Dispora Seleksi Atlet Olahraga Tradisional


Dispora Seleksi Atlet Olahraga Tradisional


PANGKALPINANG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bangka Balitung (Babel) akan menggelar seleksi atlet olahraga tradisional untuk mewakili daerah pada ajang Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Nasional pada 1 sampai 4 Juli 2011 di Pangkalpinang.
"Seleksi empat cabang olahraga tradisional meliputi engrang, bakiak panjang, dagongan dan hadang. Dilaksanakan 26 Mei 2011 di kawasan Pantai Pasir Padi," ujar Kabid Olahraga Masyarakat dan Rekreasi Dispora Babel, Zuardi, Kamis (12/5) kemarin.
Dia menjelaskan, dalam ajang seleksi tingkat provinsi tersebut tiap kabupaten/kota hanya berhak mengirimkan satu regu dalam setiap cabang olahraga yang meliputi engrang khusus peserta putra, dagongan peserta putra dan putri, bakiak khusus putra, dan hadang khusus putri.
"Seleksi tersebut dilaksanakan untuk memilih sekitar 20 atlet dan ofisial yang dipersiapkan untuk mewakili Babel berlaga pada invitasi olahraga tradisional tingkat nasional yang diikuti perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia," jelasnya.
Mengenai ketentuan peserta, Zuardi menuturkan peserta berumur antara 18 sampai 35 tahun. Namun, jumlah peserta belum bisa dipastikan karena masih menunggu pendaftar wakil kabupaten/kota.
"Pendaftaran terakhir akan ditutup 24 Mei 2011. Setelah diketahui jumlah peserta seleksi yang mendaftar, selanjutnya dilakukan proses undian untuk menentukan jadwal pertandingan," katanya.
Ia menambahkan, invitasi olahraga tradisional ini merupakan agenda kegiatan tahunan Kemenpora dan diharapkan partisipasi dan dukungan masyarakat untuk menyukseskan acara tersebut. Selain untuk melestarikan olahraga tradisional warisan budaya Indonesia yang mulai tersisih, lewat olahraga tersebut diharapkan juga terpupuk rasa persaudaraan antar peserta.
"Olahraga tradisional ini sangat populer pada jaman dulu, tapi sekarang makin sedikit peminatnya. Oleh karena itu, Kemenpora merasa perlu untuk melestarikan olahraga tersebut," ujar Zuardi.
Dia mengatakan, olahraga tradisional tersebut merupakan warisan para nenek moyang, oleh sebab itu wajib untuk terus dilestarikan untuk mengangkat citra budaya dan pariwisata daerah.
"Kita tidak memaksakan olahraga ini selalu dimainkan masyarakat pada saat ini. Tapi tidak ada salahnya dikenalkan kembali, agar masyarakat memahami nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga rakyat tersebut," pungkasnya. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
Selasa, 15 September 2020 21:21 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, Universitas Bangka Belitung menyelenggarakan kuliah umum online yang mengangkat tema
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Senin, 14 September 2020 12:44 WIB
AIR ANYIR - Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan pimpinan yang ada di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dilakukan pemeriksaan
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Senin, 14 September 2020 12:42 WIB
PANGKALPINANG - Guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Minggu, 13 September 2020 16:40 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung (Kakwarda Babel), Melati Erzaldi mengatakan bahwa pusat pendidikan dan pelatihan