Peserta Jambore Pemuda Terima Pembekalan. Marwan: Diikuti 24 Peserta Dari Seluruh Babel


Peserta Jambore Pemuda Terima Pembekalan. Marwan: Diikuti 24 Peserta Dari Seluruh Babel

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dalam rangka mempersiapkan pemuda pemudi Bangka Belitung (Babel - red) yang akan diberangkatkan ke luar daerah guna mengikuti kegiatan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP), Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bangka Belitung (Dispora Babel) mulai menggelar kegiatan pembekalan JPI/BPAP di Hotel Aksi, Selasa (24/5) kemarin, hingga 31 Mei mendatang.

Kegiatan tersebut menurut Kadispora Marwan Muchtar diikuti 24 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kotamadya di Babel. Dia menambahkan, setelah bersama-sama mengikuti JPI di Malang, Jawa Timur, para peserta akan dibagi masing-masing 8 orang untuk dikirim mengikuti program BPAP di Papua, Lampung dan Jawa Timur.

"Kegiatan jambore ini diikuti 33 provinsi dari 31 Mei hingga 7 Juni 2011. Selama mengikuti, para peserta akan didampingi 8 orang PPMI (Prana Prakarya Muda Indonesia). Untuk itu, lewat kegiatan ini para peserta dibekali dengan pengetahuan seni budaya hingga keahlian home industri," jelasnya kepada RB.

Sesuai dengan tema kegiatan pembekalan JPI dan BPAP 2011 yaitu "Terwujudnya Pemuda Mandiri, Kreatif dan Inovatif", Marwan berharap selain menambah wawasan nasional para peserta juga dapat menjadi duta daerah yang memperkenalkan seni budaya dan potensi Babel.

Sementara, Kabid Kewirausahaan Dispora Babel Jon Tuahdi Saragih yang mendampingi Kadispora menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan yaitu UU RI No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Babel No. 188.4/054/DISPORA/2010 Tanggal 15 Mei 2011.

"Kegiatan ini diikuti para peserta yang telah lulus seleksi berjenjang di tingkat kabupaten/kota dan telah ditetapkan tim seleksi provinsi. Pembekalan meliputi materi umum seperti akhlak, kepemimpinan, etika, moral dan budi pekerti, strategi pengembangan pemuda di Babel hingga ke-organisasian," jelasnya.

Lebih lanjut, Jon menjelaskan materi lain yang diberikan kepada peserta yaitu gambaran umum Provinsi Babel, ketrampilan usaha produktif, pemahaman budaya lokal, sistematika penyusunan laporan kegiatan serta praktek seni dan budaya. Untuk melengkapi materi yang diberikan, peserta juga dijadwalkan mengikuti penyuluhan, mengunjungi Gubernur Provinsi Babel, serta melakukan diskusi kelompok.

"Kita berharap terselenggaranya Jambore Pemuda Indonesia dan Bakti Pemuda Antar Provinsi 2011 nanti akan mempererat jalinan rasa nasionalisme antar generasi muda dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. (crn)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Harapkan Royalti Dari Pusat, Gubernur Erzaldi Dorong Ekspor Zirkon
Harapkan Royalti Dari Pusat, Gubernur Erzaldi Dorong Ekspor Zirkon
Jum'at, 23 Agustus 2019 14:15 WIB
PANGKALPINANG - Salah satu bentuk upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung dalam mengoptimalisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni dengan
Pansus RZWP3K DPRD Babel Selesaikan Penetapan Zona Wisata
Pansus RZWP3K DPRD Babel Selesaikan Penetapan Zona Wisata
Kamis, 22 Agustus 2019 22:15 WIB
PANGKALPINANG - Pansus Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat pembahasan
Keliru Input Data Perolehan Suara Sah, KPU Pangkalpinang Lakukan Perbaikan Lampiran Formulir Model E1.2
Keliru Input Data Perolehan Suara Sah, KPU Pangkalpinang Lakukan Perbaikan Lampiran Formulir Model E1.2
Kamis, 22 Agustus 2019 22:11 WIB
PANGKALPINANG - KPU Kota Pangkalpinang melakukan perbaikan keputusan tentang perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPRD Kota Pangkalpinang dalam
Tugas Berat Molen Dalam Memberantas Tambang Ilegal, Razia Cuma Amankan Ponton, Bos dan Penambang Tak Tersentuh
Tugas Berat Molen Dalam Memberantas Tambang Ilegal, Razia Cuma Amankan Ponton, Bos dan Penambang Tak Tersentuh
Kamis, 22 Agustus 2019 18:50 WIB
PANGKALPINANG - Penegakan hukum terkesan lemah membuat para penambang timah di sejumlah lokasi dalam kawasan kota Pangkalpinangpun tak akan pernah