Pangkalpinang dan Surabaya Jalin Kerjasama Sister School. Edison: Kita Harap Ada Pertukaran Pelajar


Pangkalpinang dan Surabaya Jalin Kerjasama Sister School. Edison: Kita Harap Ada Pertukaran Pelajar

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Sabtu (21/5) lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dan Pemkot Surabaya resmi menjalin kerjasama sister school antara sekolah-sekolah SMP yang ada di Surabaya dengan SMP yang ada di Pangkalpinang. Kerjasama ini ditandai penadatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Drs. H. Sahudi, M.Pd dan Kepala Dinas Pendidikan kota Pangkalpinang Drs. Edison Taher di gedung pertemuan RSBI SMPN 2 Pangkalpinang.

Usai penandatanganan, Sahudi yang ditemui Wartawan menjelaskan pihaknya melihat ada 2 hal yang menonjol dari dunia pendidikan Pangkalpinang, yaitu pendidikan character building yang cukup bagus dan tata kelola sekolah yang cukup baik.

“Saya kira ini bisa kita kembangkan karena kota Surabaya cukup besar sehingga tingkat karakternya agak sedikit diabaikan. Anak-anak di sini karakternya cukup bagus, sehingga mereka tidak terpengaruh dengan teknologi. Makanya kita akan lihat strategi apa yang digunakan dan akan kita coba di sana,” tutur Sahudi.

Dia menambahkan, hal-hal lain dalam kerjasama ini masih belum terlihat seperti tingkat pembelajaran siswa. "Selanjutnya akan dilihat lagi apakah ada hal-hal yang akan kita kembangkan lagi," ujarnya tersenyum.

Suhadi melanjutkan, program pendidikan di Surabaya cukup bervariatif karena ada beragam sekolah yang memiliki status nasional maupun internasional.

“Sekolah nasional poinnya ialah sekolah yang dibangun pemerintah dalam rangka mengikuti aturan pusat. Ada juga sekolah internasional yang dibangun oleh swasta seperti dengan Taiwan, Korea dan Jepang. Sekolah seperti ini umumnya para peserta atau siswanya ialah anak-anak orang asing," terang Sahudi.

Menanggapi kerjasama yang terjalin, Edison mengungkapkan jumlah sekolah dari Surabaya yang datang ke Pangkalpinang sebanyak 24 sekolah dari 54 sekolah negeri. Jumlah ini menurutnya disesuaikan dengan jumlah seluruh SMP/Mts negeri maupun swasta di Pangkalpinang yang juga berjumlah 24 sekolah.

“Kalau termasuk swasta, SMP mereka berjumlah 300 lebih sedangkan kita hanya 24 sekolah  SMP termasuk swasta. Makanya, MoU itu dari 24 SMP Surabaya ini ada yang dua kali MoU-nya dengan salah satu SMP kita. Semakin banyak mereka MoU akan semakin baik untuk kemajuan pendidikan kita,” ujar Edison.

Dia menuturkan, kerjasama sister school antara SMP Surabaya dan SMP Pangkalpinang juga diharapkan memunculkan pertukaran siswa maupun guru.

“Mereka adopsi yang terbaik bawa ke sini dan begitu juga sebaliknya. Kita juga harapkan adanya pertukaran pelajar. Anak-anak yang kita kirim kesana di samping belajar juga akan menguasai salah satu tari budaya daerah di sana, begitu juga mereka akan membawa budaya tarian daerah di sini,” terang Edison (ydi).


Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
Selasa, 15 September 2020 21:21 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, Universitas Bangka Belitung menyelenggarakan kuliah umum online yang mengangkat tema
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Senin, 14 September 2020 12:44 WIB
AIR ANYIR - Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan pimpinan yang ada di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dilakukan pemeriksaan
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Senin, 14 September 2020 12:42 WIB
PANGKALPINANG - Guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Minggu, 13 September 2020 16:40 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung (Kakwarda Babel), Melati Erzaldi mengatakan bahwa pusat pendidikan dan pelatihan