SPP Satu Tahap Didemo Mahasiswa


SPP Satu Tahap Didemo Mahasiswa

Rektor: Akan Kita Bahas Lagi

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Protes para mahasiswa atas kebijakan pembayaran SPP (Sumbangan Pokok Pendidikan) Universitas Bangka Belitung (UBB) sekali bayar berlanjut ke aksi demo. Selasa (12/7) kemarin, puluhan mahasiswa UBB menggelar aksi di depan Rektorat UBB di Jalan Merdeka No. 4 Pangkalpinang.  
Aksi yang diikuti sekitar 30 lebih mahasiswa dari berbagai fakultas ini digelar di depan gerbang rektorat. Dalam aksinya, mahasiswa dari berbagai fakultas ini meneriakan aspirasinya dan mengecam kebijakan universitas yang dinilai komersil dalam kebijakan SPP satu tahap tanpa ada penurunan meski sudah menjadi negeri, yang bersamaan dengan pembayaran biaya KKN (Kuliah Kerja Nyata). 
"Kami berdiri disini (mahasiswa.red), mengecam atas semua kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat-penjabat rektorat UBB yang memberatkan bagi mahasiswa, khususnya orang tua mahasiswa, dan kami menuntut kebijakan tersebut ditarik kembali", jelas Topan Mandela, koordinator lapangan dalam orasinya.
Jhohan Adhi Ferdian menambahkan dalam orasinya, aksi yang dilakukan sekarang merupakan bentuk kepedulian dari mahasiswa terhadap universitas. Mahasiswa berharap, kebijakan yang dikeluarkan oleh universitas jangan mengandung unsur kapitalisme dalam dunia pendidikan yang melanggar hak-hak dalam konstitusi.
"Kapitalisme, apalagi komersialiasme dalam dunia pendidikan adalah suatu pelanggaran hak-hak konstitusi. Kami mencintai UBB, namun jangan tindas kami dengan kebijakan. Untuk itu, UBB sudah negeri turunkan SPP dan kembalikan pembayaran SPP 2 tahap," pungkas Jhohan.
Mahasiswa juga mendesak Rektor UBB, Dr. Bustami Rahcman bersedia menemui mereka untuk berunding terkait permasalahan tersebut. "Kami ingin rektor menemui kami untuk berunding, membahas serta meminta kejelasan dari alasan kebijakan tersebut," ujar korlap yang sekaligus mahasiswa semester 6 faklutas hukum UBB.
Aksi dari luar pagar yang memakan badan jalan tersebut sempat menimbulkan aksi dorong antar pihak kepolisian yang mengamankan aksi dengan para mahasiswa. Untungnya aksi berlangsung damai setelah Rektor UBB menemui para mahasiswa.
Di hadapan mahasiswa yang melakukan aksi, Bustami yang didampingi Wakil Rektor I UBB, Dedih Sabjah menjelaskan, keluarnya kebijakan pembayaran SPP satu tahap tersebut, sebelumnya telah diinformasikan sesuai dengan arahannya kepada para staf di rektorat. Namun diakuinya, ketidaktahuan mahasiswa mengenai informasi ini merupakan kesalahan dari para staf rektorat beserta masing-masing dekan pada fakultas. "Para staf di rektorat dan dekan fakultas sebelumnya telah diarahkan untuk menginformasikan terkait kebijakan ini, agar transparans," terang Bustami.
Alasan dasar kebijakan pembayaran SPP satu tahap tersebut menurut Bustami, karena kebanyakan mahasiswa membayar SPP satu tahap. "Mahasiswa tersebut terbilang mampu, dan semua telah disosialisasikan. Selain itu juga, bila benar mahasiswa keberatan dengan kebijakan tersebut karena tidak mampu, universitas pun menganjurkan kepada mahasiswa untuk mengajukan sendiri ketidakmampuannya kepada universitas. Karena universitas telah menyediakan beasiswa bidik misi bagi mahasiswa 20 persen, sesuai intrusi Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti-red)," jelasnya.
Namun demikian, rektor berjanji akan menampung dan membahas aspirasi dan tuntutan para mahasiswa dalam aksi ini. "Apa yang dituntut oleh mahasiswa pada hari ini (kemarin.red) akan diperbincangkan lagi oleh pihak universitas dengan para dekan-dekan fakultas," janjinya di hadapan para mahasiswa. (cr35)


Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Aplikasi Si Peri Terbang Milik Babel Masuk Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik
Aplikasi Si Peri Terbang Milik Babel Masuk Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik
Kamis, 09 Juli 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi menerima laporan Tim Inovasi Pelayanan Publik Si Peri Terbang (Sistem Informasi Pengiriman Terpadu Bahan Tambang), Kamis
Bersama Gubernur Erzaldi, Webinar Babel Economic Forum Bahas Peluang dan Tantangan Penguatan Ekonomi Babel
Bersama Gubernur Erzaldi, Webinar Babel Economic Forum Bahas Peluang dan Tantangan Penguatan Ekonomi Babel
Rabu, 08 Juli 2020 20:24 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi narasumber pada webinar "Babel Economic Forum" dengan tema “New Normal
Gubernur Erzaldi Samakan Persepsi Guna Sambut Tahun Ajaran Baru Era New Normal
Gubernur Erzaldi Samakan Persepsi Guna Sambut Tahun Ajaran Baru Era New Normal
Rabu, 08 Juli 2020 20:21 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman memberikan arahan kepada kepala sekolah SMA, SMK, SLB se-Babel yang berlangsung di Ruang Rapat Pasir
Nota Kesepakatan Pendampingan Dana Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona Ditandatangani
Nota Kesepakatan Pendampingan Dana Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona Ditandatangani
Rabu, 08 Juli 2020 09:59 WIB
PANGKALPINANG - Penanganan Covid-19 belum lah selesai, dengan masih terjadinya naik turun kasus orang-orang yang terpapar di Babel, maka Pemprov.