Harga Lada Putih Naik Tipis


Harga Lada Putih Naik Tipis

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Harga lada putih di tingkat pedagang pengumpul di Pangkalpinang, naik tipis karena pasokan kurang dan permintaan pasar meningkat.
"Harga lada putih naik menjadi Rp 66.500/kg dari sebelumnya Rp 66 ribu/kg," jelas Edi Supratman, salah seorang pedagang pengumpul di Pangkalpinang, Selasa (12/7) kemarin.
Dia mengatakan, naiknya harga lada putih karena pasokan dari petani terbatas seiring berkurangnya hasil panen lada tahun ini karena pengaruh cuaca yang tidak menentu.
"Cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrim mengakibatkan banyak pohon lada tumbang dan mati karena angin kencang. Buah lada mengalami penurunan produksi karena bunga lada tersebut banyak berguguran karena cuaca tidak menentu, seperti panas terik tiba-tiba saja hujan turun yang mempengaruhi pertumbuhan dan buah lada," kata Edi.
Dalam sepekan terakhir, menurut dia, pasokan lada putih hanya 50 hingga 80 kilogram saja dari biasanya yang mencapai 200 kg/hari.
"Saat ini, sebagian besar petani lada yang tersebar di Balun Ijuk, Sungailiat, Tempilang, Tua Tunu dan daerah lainnya masih melakukan panen lada. Diperkirakan puncak panen lada pada akhir Juli hingga Agustus 2011. Hasil panen lada tahun ini kurang optimal karena tanaman lada banyak yang diserang hama penyakit kuning dan berkurangnya lahan perkebunan lada seiring maraknya perkebunan sawit dan tambang bijih timah sehingga produksi lada menurun drastis," urainya.
Edi melanjutkan, kenaikan harga lada putih dipengaruhi oleh permintaan pasar dan eksportir.
"Biasanya harga lada putih menjelang puasa Ramadhan turun karena petani lada ramai menjual hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan membeli beras, minyak goreng dan kebutuhan sembako lainnya yang harga mulai merangkak naik," lanjutnya.
Sementara, Ellan, pedagang pengumpul lainnya mengatakan, naiknya harga lada putih diharapkan meningkatkan pasokan lada dari petani. Dengan demikian, pasokan petani dapat memenuhi permintaan pasar dan eksportir yang terus meningkat.
"Dengan naiknya harga lada putih, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk menjual ladanya karena harga saat ini cukup tinggi jika dibandingkan harga pada awal Juni 2011 yang hanya Rp 57 hingga Rp 58 ribu per kilogram," ujarnya. (ant)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Semarakkan Hari Juang TNI AD, Korem 045/Gaya Gelar Syukuran dan Jalan Santai
Semarakkan Hari Juang TNI AD, Korem 045/Gaya Gelar Syukuran dan Jalan Santai
Minggu, 15 Desember 2019 12:00 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Juang TNI AD 2019, maka Korem 045 Garuda Jaya (Gaya) menggelar syukuran
Sepanjang 2019, BNNP Babel Berhasil Mengamankan 31 Kg Sabu dan 10.000 Pil Ekstasi
Sepanjang 2019, BNNP Babel Berhasil Mengamankan 31 Kg Sabu dan 10.000 Pil Ekstasi
Jum'at, 13 Desember 2019 19:05 WIB
PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung sepanjang tahun 2019, telah berhasil mengamankan sebanyak 31 Kg lebih sabu-sabu
UKW Tetap Jalan
UKW Tetap Jalan
Kamis, 12 Desember 2019 00:20 WIB
PANGKALPINANG - Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan instrumen penting yang harus ditempuh wartawan. Salah satunya agar pemberitaan yang dibuat lebih
Imam Arifin : Realisasi Penerimaan Pajak di Babel Over Target
Imam Arifin : Realisasi Penerimaan Pajak di Babel Over Target
Rabu, 11 Desember 2019 19:22 WIB
PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DPJ) Sumsel Babel menyebutkan realisasi penerimaan pajak di Provinsi Bangka Belitung (Babel)