Dinas Pertanian Bagikan 5 Ribu Bibit Rambutan


Dinas Pertanian Bagikan 5 Ribu Bibit Rambutan

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dinas Pertanian Pangkalpinang akan membagikan 5.000 batang bibit rambutan kepada masyarakat di Kecamatan Gerunggang untuk mendukung program penghijauan kota dengan tanaman buah-buahan.
"5.000 batang bibit rambutan ini rencananya akan dibagikan pada September 2011, karena saat ini masih dalam proses pengadaan bibit tersebut," ujar Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pangkalpinang, Suharto, Selasa (12/7).
Ia mengatakan, pengadaan 5.000 batang bibit rambutan dilakukan melalui penunjukan langsung, karena sesuai besaran alokasi dana yang diperuntukan untuk pengadaan bibit tersebut.
"Alokasi dana untuk pengadaan bibit rambutan tersebut sekitar Rp 90 juta, jadi harus melalui proses penunjukan langsung karena besaran dana kurang dari Rp 100 juta," jelas Suharto.
Luas wilayah Kota Pangkalpinang 118,40 km persegi dengan jumlah penduduk lebih dari 160 juta jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan yakni Kecamatan Girimaya, Pangkalbalam, Taman Sari, Rangkui, Bukit Intan, Gabek, dan Kecamatan Gerunggang.
Menurut Suharto, dipilihnya tanaman rambutan dalam program penghijauan kota ini karena memberikan banyak keuntungan baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat di sekitar kota Pangkalpinang.
"Disamping untuk menghijaukan kota Pangkalpinang, buah rambutan bisa dinikmati dan bahkan dijual sebagai sumber penghasilan tambahan masyarakat Kota Pangkalpinang, karena buahnya bisa dijual," ujarnya.
Ia mengatakan, setiap masyarakat di Kecamatan Gerunggang akan mendapatkan satu batang hingga dua batang bibit rambutan. "Jumlah bibit rambutan yang akan dibagikan kepada masyarakat tidak merata, mulai dari satu batang hingga dua batang," ujarnya.
Pembagian bibit rambutan tersebut sebelumnya telah dilakukan di empat kecamatan yakni Kecamatan Pangkalbalam, Taman Sari, Bukit Intan dan Kecamatan Rakui.
"Total bibit rambutan yang telah dibagikan kepada masyarakat di empat kecamatan tersebut 250 ribu batang yang dimulai sejak tahun 2007," ujarnya.
Menurut Suharto, tingkat keberhasilan dari program tersebut untuk sementara telah mencapai 80 persen.
"Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan di lapangan, 80 persen tanaman rambutan tersebut sudah tumbuh subur dan bahkan rambutan yang dibagikan pada 2007 sudah ada yang berbuah," ujarnya.
Dalam program pembagian bibit rambutan ini, menurut dia, masyarakat hanya sebagai penyedia lahan di halaman depan rumah, sementara yang menanamnya petugas dari Dinas Pertanian Kota Pangkalpinang.
Untuk mencapai target Kota Pangkalpinang hijau dengan tanaman buah-buahan, menurut dia, tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam merawat tanaman tersebut.
"Kami berharap masyarakat memiliki kepedulian merawat tanaman rambutan yang telah dibagikan sehingga tumbuh subur, karena sebagus apapun program pemerintah untuk memajukan daerahnya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari masyarakat," pungkasnya. (crn)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset