BPS Gelar Sosialisasi PPLS 2011


BPS Gelar Sosialisasi PPLS 2011

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Menengah ke Bawah

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dalam rangka menanggulangi naiknya angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung (Babel) kelas menengah ke bawah, Pemerintah Daerah (Pemda) Babel melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, menggelar sosialisasi Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, Senin (11/7) kemarin, di ruang pertemuan Kantor Gubernur Babel.

Hadir dalam sosialiasi, Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS-RI Dr. Hamonangan Ritonga, Kepala Bappeda dan Statistik Babel Nazalyus, Kepala BPS Babel Yomin Tofri, serta Sekda Imam Mardi Nugroho yang mewakili Gubernur Babel membuka kegiatan tersebut.

Dr. Hamonangan menjelaskan, PPLS 2011 merupakan pendataan yang dilakukan dengan sasaran rumah tangga menengah ke bawah untuk menghasilkan basis data terpadu nasional. Data itu digunakan seluruh instansi di pusat maupun daerah terkait berbagai program perlindungan sosial bagi rumah tangga menengah ke bawah yang dilaksanakan pada 15 Juli - 14 Agustus 2011.

"Penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan pemerintah 2009-2014. Target angka kemiskinan nasional 2014 yaitu 8 hingga 10%. Kondisi tahun 2011 untuk skala nasional sekitar 12,49% sebanyak 30,02 juta orang dengan terdata garis kemiskinan nasional Rp 233.6380 per kapita per bulan. Sedangkan untuk Babel terdata 5,75% sebanyak 72,1 ribu orang dengan terdata garis kemiskinan Babel Rp 323.638 per kapita per bulan atau Rp 1,618,190 untuk keluarga dengan 5 anggota keluarga," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk mencapai target tersebut BPS-RI telah membentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang langsung dipimpin oleh Wapres RI, Boediono. Salah satu prioritas tim ini adalah merealisasikan sistem penargetan program perlindungan sosial dengan menggunakan basis data yang sama melalui PPLS 2011.

"TNP2K telah dibentuk dan dipimpin langsung oleh Wapres RI, tidak lain untuk mencapai target tersebut menggunakan basis data melalui PPLS," tambah Hamonangan.

Lebih lanjut, Nazalyus menjelaskan, "Intinya sosialisasi tersebut membahas dan melihat angka kemiskinan yang ada di Babel. Data 2011 sudah ada, yang berdampak adanya penurunan dari tahun 2010 sekitar 6,51% untuk tahun 2011 sekitar 5,75%."

Ia melanjutkan, data ini membuktikan program-program yang dilaksanakan sudah tepat dengan tujuan mendata rumah tangga secara utuh.

"Jelas program yang dijalankan dinilai sudah tepat. Kalau tidak tepat, jelas tidak ada dampaknya", pungkasnya. (cr35)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bantu Ringankan Masyarakat, Polda Babel Bagikan 300 Sembako
Bantu Ringankan Masyarakat, Polda Babel Bagikan 300 Sembako
Kamis, 09 April 2020 19:18 WIB
PANGKALPINANG - Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa membagikan 300 paket sembako gratis ke pengemudi ojek, tukang
Bantuan Adem Sari Ching Ku Untuk Pejuang Corona Tiba di Babel
Bantuan Adem Sari Ching Ku Untuk Pejuang Corona Tiba di Babel
Kamis, 09 April 2020 15:10 WIB
PANGKALPINANG - Bantuan Adem Sari Ching Ku bersama Yayasan Enesis Indonesia berupa minum herbal untuk pejuang Corona atau Covid-19 telah
Disbudpar Rapat Kerja Bersama Komisi II DPRD Babel
Disbudpar Rapat Kerja Bersama Komisi II DPRD Babel
Kamis, 09 April 2020 00:54 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka mendukung sinergitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel)
Pemprov Babel Telah Rampungkan Proses Refocusing dan Realokasi Anggaran Guna Tangani Covid-19
Pemprov Babel Telah Rampungkan Proses Refocusing dan Realokasi Anggaran Guna Tangani Covid-19
Kamis, 09 April 2020 00:41 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung hari ini telah merampungkan proses refocusing dan realokasi anggaran guna mencegah penyebaran dan mempercepat