Dinkessos Rumuskan Gender Budgeting Statement 2011


Dinkessos Rumuskan Gender Budgeting Statement 2011

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada 6-7 Juli lalu menggelar Perumusan Gender Budgeting Statement Bidang Kesejahteraan Sosial di Hotel Aston Soll Marina.

Kegiatan yang diikuti 35 peserta dari Dinkessos Provinsi dan 7 peserta dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota se-Babel, menghadirkan narasumber Biro Perencanaan Departemen Sosial (Depsos) RI serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Statistik Babel.

Kabid Perencanaan Program Dinkessos Babel, M. Kucin, menjelaskan upaya memerhatikan gender dalam berbagai sektor kehidupan mempunyai pengaruh terhadap penurunan kesenjangan partisipasi perempuan dan laki-laki.

Namun, hal ini memerlukan dukungan kebijakan program dan kegiatan yang terintegrasi dengan pengalaman, aspirasi dan kebutuhan keduanya. Proses perbaikan tersebut dapat dilakukan dalam tataran perencanaan, pelaksanaan pemantauan maupun evaluasi.

“Gender bukan semata-mata perbedaan biologis antara perempuan dan laki-laki yang bersifat kodrati dan universal, tetapi lebih merujuk pada arti sosial bagaimana menjadi perempuan atau laki-laki dalam berperilaku,” jelas Kucin.

Dia menambahkan, tujuan perumusan Gender Budgeting Statement untuk meningkatkan pemahaman para perencana program tentang pentingnya integrasi isu gender ke dalam kebijakan perencanaan dan anggaran bidang sosial. Upaya perbaikan pencapaian kesetaraan gender dalam bidang pembangunan tersebut dilandasi berbagai kesepakatan baik di tingkat internasional maupun nasional.

Mengingat sumber dana program ini berdasarkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Dinkessos Babel kode satker 300022 No.SP:0390/027-01/IX/2011 tanggal 31 Desember 2011, maka anggaran responsif gender merupakan anggaran yang mengakomodasi dua hal yakni keadilan bagi perempuan/laki-laki dalam memperoleh akses baik manfaat dan partisipasi dalam pengambilan keputusan pada sumber-sumber daya, selanjutnya kesetaraan bagi perempuan/laki-laki dalam memilih dan menikmati peluang hasil pembangunan.

“Anggaran Responsif Gender (ARG) bukanlah suatu pendekatan yang berfokus pada klasifikasi anggaran. ARG lebih menekankan pada masalah kesetaraan dalam penganggaran yang berupa proses dampak alokasi anggaran kegiatan yang bertujuan menurunkan kesenjangan gender. ARG melekat pada struktur program yang ada dalam RKA-KL, hanya saja muatan tersebut dilihat dari sudut pandang gender,” pungkas Kucin. (cr35) 



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset