Evaluasi JSA, Dewan Panggil Dishub


Evaluasi JSA, Dewan Panggil Dishub

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Untuk menentukan dilanjutkan atau ditundanya penerapan Jalan Satu Arah (JSA) yang sudah diujicobakan Pemkot Pangkalpinang selama 3 bulan, DPRD Pangkalpinang akan memanggil dinas terkait untuk mengevaluasi hasil uji coba JSA tersebut.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi A, M Rusdi, ketika dikonfirmasi RB Senin (4/6) kemarin. Menurutnya, tanpa adanya evaluasi, baik DPRD maupun Pemkot tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

"Sesuai kesepakatan Pemkot dengan DPRD, kita harus memanggil kembali pihak terkait terutama Dishubkominfo terkait hasil evaluasi terhadap uji coba tahap I. Setelah ada evaluasi, baru bisa dilanjutkan atau ditunda jika ada masalah atau kelemahan. Pemanggilan akan kita jadwalkan secepat mungkin untuk memanggil pihak terkait, termasuk tidak menutup kemungkinan dari pihak kepolisian dan pihak lainnya," jelas Rusdi.

Menurutnya, saat ini kondisi Pangkalpinang sudah semrawut baik arus kendaraan maupun parkir. Hal ini terjadi karena pihak pengusaha tidak menyiapkan areal parkir yang mencukupi, sehingga jalan menjadi sempit akibat mobil maupun sepeda motor parkir di badan jalan.

"Kondisi terkini Pangkalpinang semrawut dan parkir amburadul. Sampai kapanpun Pangkalpinang pasti macet jika tidak ada pengelolaan dengan baik. Kuantitas kendaraan yang masuk di siang hari memang banyak sehingga lalu lintas macet. Ditambah parkir yang tidak tertata dan tidak adanya areal parkir inilah yang menyebabkan Pangkalpinang mengalami kemacetan," papar Rusdi.

Mengenai penilaian DPRD terhadap JSA, Rusdi mengakui jika masyarakat sudah mulai terbiasa dengan JSA, namun dia belum bisa memastikan apakah JSA tersebut dikembalikan lagi menjadi jalan dua arah atau diteruskan.

"Kita belum tahu ini mau dilanjutkan atau dipermanenkan, karena belum ada evaluasi dari penerapan. Pemerintah jangan mengambil sikap sendiri dan tidak pernah bekerjasama dengan kita jalan mana saja yang diujicobakan. Menurut Walikota ada tahap kedua, jika ini dijadikan alternatif baru pertanyaannya apakah jalan-jalan tersebut memungkinkan. Sebab, saat ini saja kondisi jalan alternatif itu sudah macet apalagi jika nanti JSA tahap dua diberlakukan. Saya khawatir bagaimana kondisi jalan di simpang Walikota (dekat kantor Pemkot-red) jika tahap II diberlakukan," pungkasnya. (rja)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
M Alfan Budiman Terpilih Jadi Komisaris Utama PT Timah Tbk
Senin, 10 Februari 2020 14:07 WIB
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Luar Biasa (LB) PT Timah TBK (TINS) melakukan perombakan jajaran Komisaris dan
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Klarifikasi dan Hak Jawab Pemberitaan Judul
Kamis, 30 Januari 2020 23:30 WIB
PANGKALPINANG - Dalam hal ini kami yang bertindak selaku kuasa hukum dari Lina Wen menyampaikan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan