Gaji 13 Tunggu Menkeu


   PANGKALPINANG  Harapan PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkunngan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) untuk segera menerima gaji 13 sepertinya harus bersabar dulu. Sebab, hingga saat ini gaji 13 tersebut belum dapat dicairkan karena belum keluarnya surat edaran dari Menkeu (Menteri Keuangan).
    Menurut Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemprov Babel, Drs. Iskandar Zulkarnain, hingga Rabu kemarin (11/5) pihaknya belu mendapat surat edaran tersebut dari Menkeu. Oleh sebab itu, gaji 13 atau gaji yang dibayarkan pemerintah tiap tahun diluar gaji rutin per bulan belum mendapat kepastian.
    "Kita sudah siapkan dananya dari APBD (Anggrana Pendapatan Belanja Daerah-red) 2011. Tapi, Kita belum menerima surat perintah untuk mengeluarkannya. Kita masih menunggu surat edaran Menteri Keuangan sampai dengan hari ini (Kemarin-red)," kata Iskandarkepada RB (Radar Bangka) di ruang kerjanya Rabu kemarin (11/5).
    Iskandar menyebutkan, dana untuk pembayaran gaji 13 yang sudah disiapkan senilai Rp 8,19 milyar. Total dana untuk seluruh pegawai tersebut, lanjut Iskandar, sama seperti jumlah gaji pegawai bulan Mei lalu.
    "Kalau jumlah dananya sama seperti gaji Mei lalu, yaitu Rp 8,19 milyar," ungkap Iskandar.
    Menurut Iskandar, bukan hanya Babel yang tengah menunggu surat edaran tersebut, melainkan seluruh provinsi, kota, dan kabupaten diseluruh Indonesia. "Bukan hanya Babel, karena provinsi, kota, dan kabupaten lain juga pasti menunggu surat edaran itu. Mudah-mudahan besok, atau lusa kalau kita terima, langsung kita bayarkan ke SKPD (satuan Perangkat Kerja Daerah-red) masing-masing," ujar Iskandar.
    Meski demikian, Iskandar menegaskan bahwa dirinya tidak dapat memastikan kapan surat edaran tersebut dikeluarkan.  Walaupun, pembayaran gaji 13 sebelum-sebelumnya rutin dibayarkan pada bulan Juni.
    "Ya...Tidak dapat dipastikan memang. Tapi biasanya Juni. Karena pada bulan itu memasuki tahun ajaran baru. Jadi pegawai yang mendapatkan gaji 13 dapat menggunakan dana tersebut untuk keperluan rutin lainnya, seperti anak sekolah," jelas Iskandar.
    Lebih lanjut dia menambahkan, gaji 13 berbeda dengan gaji yang diterima PNS ataupun CPNS. Selain dijadikan bonus, gaji 13 yang tidak memiliki potongan tersebut bisa dijadikan perangsang untuk meningkatkan produktivitas kerja para pegawai. Meskipun pada gaji per bulannya, para pegawai sudah mendapatkan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP).
    "Gaji 13 itu tidak ada potongan. Kalau gaji biasa kan dipotong oleh iuran wajib pegawai, tabungan perumahan, dan yang lain-lain. Jadi pegawai mendapatkan gaji lebih besar melalui gaji 13 ketimbang gaji rutin yang mereka terima tiap bulannya. Gaji 13 juga bisa dijadikan perangsang, walaupun pegawai sudah menerima TTP tiap bulannya. Tergantung pada mereka yang menerima. Bahkan tidak hanya PNS dan CPNS yang mendapatkan gaji 13. Untuk honorer, ada juga Honorer 13 yang dianggarkan dalam APBD, tapi dibayarkan saat menjelang hari raya Idul Fitri," terang Iskandar.    
    Sementara, PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) rencananya akan menerima gaji ke-13 awal Juni mendatang.
    “Seperti tahun-tahun sebelumnya gaji ke-13 diberikan awal Juni,” ujar Seketaris DPPKAD Basel, Niraidi.
    Dijelaskan dia, total anggaran yang disediakan untuk gaji ke 13 tersebut  tahun ini bekisar Rp 7,7 milyar.  Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar Rp 6 milyar.  
    Namun, kata Niriadi saat ini belum ada petunjuk kapan gaji ke-13 tersebut keluar, karena masih menunggu surat edaran dari Perbendaharaan Negara Kementrian Keuangan Republik Indonesia sebagai petunjuk teknis (juknis).
    “Biasanya seminggu setelah juknisnya keluar baru bisa ditindaklanjuti oleh bendahara,” ujar Niraidi.
     Niraidi menjelaskan, setiap tahun gaji ke-13 memang dianggarkan dari APBD dan Dana Alokasi Umum (DAU). Hanya saja belum  bisa dipastikan kapan gaji ke-13 tersebut akan turun.
    "Argumen pemberian gaji ke-13 adalah dalam rangka membantu keuangan PNS guna membiayai kebutuhan pendidikan dan sekolah anak-anaknya serta meningkatkan kinerja pegawai untuk melayani publik," ujar dia.
    Menanggapi gaji 13 yang akan dibayarkan kepada PNS tersebut Ketua DPRD Babel, Ismiryadi mengungkapkan, bahwa gaji 13 merupakan hak dari seluruh PNS. Dimana kebijakan tersebut adalah kebijakan pemerintah pusat yang kemudian diteruskan ke pemerintah provinsi, dan dilanjutkan lagi ke pemerintah kabupaten/kota.
    "Itu adalah kebijakan nasional, dari pusat ke daerah. dan perlu diketahui juga bahwa gaji ke-13 wajib diberikan kepada seluruh PNS se Indonesia, bukan hanya Babel," jelas Ismiryadi.
    Lebih lanjut Ismiryadi mengatakan bahwa, dengan direalisasikannya gaji ke-13 nanti kiranya kinerja para PNS dapat lebih ditingkatkan. Karena gaji ke-13 diberikan untuk lebih memacu semangat kerja para PNS.
    "Gaji ke-13 tidak sama dengan bonus. Namun kiranya ada atau tidak gaji ke-13 tiap individu PNS harus sadar kalau mereka adalah abdi negara yang tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sekuat-kuatnya kepala satker atau kepala dinas untuk memacu semangat kerja staf ataupun anggotanya, kalau mentalnya pemalas ya tetap saja pemalas," ucap Ismiryadi.(cr32/cr30/rja)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
55 Orang di Basel Rapid Test, 1 Positif
55 Orang di Basel Rapid Test, 1 Positif
Rabu, 01 April 2020 20:54 WIB
PANGKALPINANG – Komandan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan dai 55 orang di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menjalani
Imbas Corona, Penerbangan di Babel Di Batasi 1 Kali Penerbangan Saja
Imbas Corona, Penerbangan di Babel Di Batasi 1 Kali Penerbangan Saja
Minggu, 29 Maret 2020 13:07 WIB
PANGKALPINANG – Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Babel, Naziarto menyampaikan terhitung mulai Senin 30 Maret
PT Timah Salurkan 30 Alat Semprot dan 1.000 Liter Disinfektan
PT Timah Salurkan 30 Alat Semprot dan 1.000 Liter Disinfektan
Senin, 23 Maret 2020 19:00 WIB
PANGKALPINANG - PT Timah Tbk menyalurkan bantuan 30 unit alat semprot dan 1.000 liter disinfektan kepada Satgas Pencegahan COVID-19 Provinsi
PT Timah Serahkan 10.000 Masker ke Satgas COVID-19 Babel
PT Timah Serahkan 10.000 Masker ke Satgas COVID-19 Babel
Senin, 23 Maret 2020 18:57 WIB
PANGKALPINANG - PT Timah Tbk menyerahkan bantuan 10.000 masker dan peralatan untuk mencegah virus corona kepada Tim Gugus Tugas (Satgas)