Harga Lada Pangkalpinang Naik


Harga Lada Pangkalpinang Naik

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Harga lada putih di Pangkalpinang, sejak Senin (16/5) lalu naik menjadi Rp 65 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 63 ribu per kilogram.

"Harga komoditas lada naik karena permintaan lada tinggi sementara pasokan dari para petani terbatas, seiring sekarang ini belum memasuki musim panen lada" ujar Elan, salah seorang pedagang pengumpul lada di Pasar Pembangunan, Selasa (17/5) kemarin.

Melihat permintaan pasar yang besar dengan meningkatnya kegiatan ekspor lada ke Eropa, Jepang dan Amerika Serikat, diperkirakan harga lada tetap tinggi pada musim panen yang berlangsung Juli sampai Agustus 2011.

Menurut Elan, transaksi lada sekarang ini rata rata-rata 150 sampai 200 kilogram per hari dan pada musim panen nanti diperkirakan meningkat dua kali lipat antara 300 sampai 400 kg per hari. Lada putih Bangka atau lebih dikenal di pasar internasional dengan sebutan Muntok White Pepper sangat diminati konsumen internasional karena cita rasa dan aromanya yang khas.

"Namun permintaan pasar tersebut tidak diiringi peningkatan produksi lada yang justru terus menurun karena minat petani berkebun lada berkurang," ujarnya.

Data dari Badan Pengelolaan, Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Babel menyebutkan jumlah ekspor lada pada 2010 hanya 450 ton mengalami penurunan jika dibandingkan ekspor 2009 mencapai 580 ton.

Sementara, luas areal perkebunan lada selama periode 2000 hingga 2010 terus berkurang hingga 70 persen. Luas perkebunan lada pada 2000 mencapai 80.000 hektar, namun pada 2010 menurun menjadi 35.824 hektar. Padahal, komoditas lada banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan yaitu masakan, minuman, aneka produk industri rumah tangga seperti permen, kue, getas, kopi dan minuman teh.

Selanjutnya, Elan menjelaskan, "Saat ini hanya sedikit petani yang masih berkebun lada dan biasanya mereka berdomisili di perkampungan dengan lahan terbatas. Petani enggan menanam lada seiring tingginya biaya pemeliaraan dan sulit mendapatkan bibit berkualitas."

Menurut dia, para petani juga tidak serius menekuni pekerjaannya menanam lada dan memilih meninggalkan kebunnya saat harga timah tinggi.

"Saat ini, petani banyak beralih profesi menjadi penambang timah dengan meninggalkan atau mengalihfungsikan lahan pertanian mereka menjadi tambang timah karena lebih cepat menghasilkan uang, apalagi di saat harga bijih timah tinggi mencapai Rp 165 ribu per kilogram," ujarnya.

Menurut dia, keberadaan tambang timah cukup memengaruhi tingkat produksi dan kualitas lada yang dihasilkan petani, karena areal perkebunan lada dijadikan tambang timah dan limbahnya mencemari air sungai yang menjadi tempat pencucian lada.

Dia menjelaskan, air sungai sebagai tempat pencucian biji lada menjadi keruh, berminyak dan berbau, sehingga otomatis biji lada yang direndam dan dicuci di aliran sungai yang tercemar itu menjadi kurang kualitasnya seperti warnanya kecoklatan karena air pencucian tidak bersih.

"Petani kesulitan mencari air bersih untuk mencuci biji lada agar warnanya putih, karena limbah pertambangan yang mengeruhkan air sungai tetap menempel pada biji lada, sehingga setelah dicuci lada tetap tidak bisa bersih berwarna putih tetapi berubah warna menjadi kecoklatan dengan bau yang kurang bagus," tandasnya. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Covid-19 Tak Surutkan Semangat Berkurban
Covid-19 Tak Surutkan Semangat Berkurban
Senin, 03 Agustus 2020 16:14 WIB
PANGKALPINANG – Tatanan kehidupan baru akibat pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat berkurban bagi para pegawai di lingkungan Pemprov. Kepulauan Bangka
Hasil Pemotongan Kurban Jadi Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu dan Disabilitas
Hasil Pemotongan Kurban Jadi Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu dan Disabilitas
Senin, 03 Agustus 2020 16:13 WIB
PANGKALPINANG - Keluarga besar Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan pemotongan hewan kurban dengan jumlah empat ekor sapi dan
Pemprov Babel Fasilitasi Pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah Babel
Pemprov Babel Fasilitasi Pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah Babel
Senin, 03 Agustus 2020 16:12 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung melalui Biro Kesra Setda. Prov. Kepulauan Babel memfasilitasi kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW)
Gubernur Erzaldi Sambut Kunjungan Tim Pengkajian Lemhanas RI
Gubernur Erzaldi Sambut Kunjungan Tim Pengkajian Lemhanas RI
Senin, 03 Agustus 2020 16:08 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung menyambut kehadiran rombongan Tim Pengkajian Lembaga