DKP Babel Gelar Pelatihan SKK untuk Nelayan


DKP Babel Gelar Pelatihan SKK untuk Nelayan

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Belitung (DKP Babel), Oktober nanti menggelar pelatihan surat kecakapan kepelautan (SKK) untuk meningkatkan kemampuan nelayan mengoperasikan kapal dan memperbanyak hasil tangkapannya.

"Pelatihan SKK dilakukan bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Medan, Provinsi Sumatera Utara," ujar Kepala DKP Babel, Sugianto, Senin (16/5) lalu.

Untuk tahap pertama, katanya, akan dilatih 20 orang nelayan Babel yang tempatnya diusulkan di BP3 Medan, sedangkan pelatihan berikutnya dilaksanakan 2012 yang jadwalnya belum ditetapkan.

Pada 2013 ditargetkan seluruh nelayan yang memiliki kapal berkapasitas 10 GT ke atas sudah memiliki sertifikasi SKK, sehingga mereka bebas menangkap ikan di kawasan perairan Indonesia.

Pelatihan SKK diisi dengan materi tentang perikanan dan penangkapan, sehingga pelatihan ini memberikan pemahaman tentang bagaimana penangkapan ikan yang baik dan teknis lainnya.

Pelatihan SKK sebagai bagian dari program mensertifikasi kemampuan nelayan dalam mengemudikan kapal, sehingga layak mengantongi sertifikasi SKK sebagai izin penangkapan di laut yang fungsinya hampir mirip dengan surat izin mengemudi (SIM) kendaraan.

"Melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan dalam penguasaan sarana teknologi dan informasi terampil dan berdisiplin, terutama dalam hal kecakapan pengoperasian kapal merupakan kebutuhan mutlak," ujar Sugianto.

Dia menjelaskan, jumlah kapal penangkap ikan di Babel mencapai 10.332 unit dengan rincian kapal berkapasitas satu hingga lima GT 9.357 unit, lima hingga 10 GT 850 unit, 10 hingga 20 GT 89 unit, 20 hingga 30 GT 22 unit dan kapal berkapasitas 30 hingga 50 GT sebanyak 14 unit.

Sementara, jumlah nelayan yang tinggal di wilayah pesisir Babel sebanyak 40.272 orang dengan rincian nelayan penuh sebanyak 28.956 orang, nelayan sambilan utama 9.178 orang dan nelayan sambilan tambahan 2.138 orang.

"Rata-rata nelayan hanya beraktivitas menangkap ikan di wilayah perairan Babel karena mereka belum mengantongi sertifikat SKK sehingga nelayan sulit meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan keluarga mereka," ujarnya.

Untuk itu, kata Sugianto, lewat digelarnya pelatihan SKK ini diharapkan nelayan sudah bisa beraktivitas menangkap ikan di perairan daerah lainnya.

"Kami harapkan pelatihan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, dengan harapan dapat dirasakan manfaatnya ke depan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan keluarga nelayan," ujarnya. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Covid-19 Tak Surutkan Semangat Berkurban
Covid-19 Tak Surutkan Semangat Berkurban
Senin, 03 Agustus 2020 16:14 WIB
PANGKALPINANG – Tatanan kehidupan baru akibat pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat berkurban bagi para pegawai di lingkungan Pemprov. Kepulauan Bangka
Hasil Pemotongan Kurban Jadi Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu dan Disabilitas
Hasil Pemotongan Kurban Jadi Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu dan Disabilitas
Senin, 03 Agustus 2020 16:13 WIB
PANGKALPINANG - Keluarga besar Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan pemotongan hewan kurban dengan jumlah empat ekor sapi dan
Pemprov Babel Fasilitasi Pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah Babel
Pemprov Babel Fasilitasi Pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah Babel
Senin, 03 Agustus 2020 16:12 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung melalui Biro Kesra Setda. Prov. Kepulauan Babel memfasilitasi kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW)
Gubernur Erzaldi Sambut Kunjungan Tim Pengkajian Lemhanas RI
Gubernur Erzaldi Sambut Kunjungan Tim Pengkajian Lemhanas RI
Senin, 03 Agustus 2020 16:08 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung menyambut kehadiran rombongan Tim Pengkajian Lembaga