Coral Day Lestarikan Terumbu Karang Untuk Mencintai Alam


Coral Day Lestarikan Terumbu Karang Untuk Mencintai Alam

Penyelenggaraan peringatan Coral Day secara nasional di Tanjungkelayang, melibatkan 46 tenaga sukarela, yang tadinya adalah 100 tenaga sukarela yang akan berangkat dari Jakarta, namun terkendala harga tiket yang cukup tinggi dan ketersediaan peralatan selam tak mencukupi, maka hanya menjadi 46 orang saja. Para sukarelawan yang berasal dari UGM, UNPAD, Jakarta dan juga mahasiswa UBB ini akan menanam coral atau terumbu karang seluas 300 m2 dengan kedalaman 6 m untuk pelestarian terumbu karang dan mencintai alam, kata ketua panitia lokal penyelenggara peringatan Coral Day Budi.

Acara ini diadakan pada hari sabtu tanggal 30 April 2011, dimana pembukaan acara menghadirkan para pelajar Sekolah Menengah Atas yang melakukan tarian selamat datang, yang dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba melukis di atas layangan dengan tema coral day oleh para pelajar Sekolah Dasar.

Bupati Belitung H Darmansyah Husein dalam sambutannya mengatakan, "Saya sangat menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh KPLB. Dan untuk pelestarian terumbu karang ini sebenarnya sudah dimulai beberapa tahun lalu dengan menggalang kerjasama lintas negara guna menjaga kelestarian Laut Cina Selatan. Forum kerjasama ini menggelar round table meeting di China, Thailand, Philpine Indonesia dan lain lain." ujar Darmansyah dalam sambutannya.

Kemudian diadakan pelelangan terumbu karang untuk menjadi seorang adopter atau yang mengadopsi, untuk kelestarian terumbu karang tersebut. Gubernur Eko Maulana Ali dengan semangat menjadi adopter 1 set terumbu karang seharga 5 juta rupiah dan 1 sarang penyu seharga 2 juta rupiah, yang diikuti oleh para Bupati, para Kepala Dinas, dan bahkan investor dari Korea turut berpartisipasi.

Selanjutnya, Gubernur Eko Maulana Ali turut menyampaikan sambutannya, "Kita harus menjaga habitat yang ada di daerah kita ini terutama di daerah pantai. Perlu adanya konservasi di daerah terumbu karang, agar kita bisa mewarisi pantai yang indah ini ke generasi berikut," katanya.

Setelah acara pelelangan tersebut, acara dilanjutkan dengan acara pelepasan tukik (anak penyu) hasil penangkaran ke laut di pulau kepayang. Penyu-penyu ini merupakan hasil penangkaran di Pulau Kepayang oleh Kelompok Peduli Lingkungan Belitung

Pada kesempatan tersebut Budi mengungkapkan bahwa ia mengajak para wisatawan asing maupun lokal yang datang ke pulau Kepayang untuk mengetahui cara teknis pembuatan terumbu karang dari mulai proses awalnya, kemudian proses menempelkannya, sampai dengan mereka menanam dengan menggunakan nama mereka tersebut atau mereka menjadi adopter dari terumbu karang tersebut.

Menanggapi penjelasan Budi tersebut, Gubernur Eko menambahkan, "Selain berwisata, cara seperti ini dapat menumbuhkan perasaan mencintai alam," tambahnya.

Dan menurut H Darmansyah pelestarian terumbu karang ini sangat penting, karena dapat mempertahankan ekosistem dan biota-biota laut, makanya masyarakat perlu tahu cara-cara melestarikan terumbu karang ini.

"Dengan tema save coral and save island, yang artinya dengan menyelamatkan terumbu karang kita maka akan menyelamatkan pulau kita. Kemudian kita ingin merubah mind set masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari merusak jadi menjaga lingkungan," ungkap Eko.

Ia pun melanjutkan, "Dengan adanya pemerintah melestarikan potensi-potensi alamiah, tentunya akan menjadi daya tarik sendiri kepada wisatawan baik nasional maupun manca negara, hingga juga bisa mewujudkan Provinsi kita ini menjadi Blue Ocean Province, yaitu Provinsi yang ramah lingkungan." Ujarnya menutup pembicaran.



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bantuan Adem Sari Ching Ku Untuk Pejuang Corona Tiba di Babel
Bantuan Adem Sari Ching Ku Untuk Pejuang Corona Tiba di Babel
Kamis, 09 April 2020 15:10 WIB
PANGKALPINANG - Bantuan Adem Sari Ching Ku bersama Yayasan Enesis Indonesia berupa minum herbal untuk pejuang Corona atau Covid-19 telah
Disbudpar Rapat Kerja Bersama Komisi II DPRD Babel
Disbudpar Rapat Kerja Bersama Komisi II DPRD Babel
Kamis, 09 April 2020 00:54 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka mendukung sinergitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel)
Pemprov Babel Telah Rampungkan Proses Refocusing dan Realokasi Anggaran Guna Tangani Covid-19 Dikirim: 08
Pemprov Babel Telah Rampungkan Proses Refocusing dan Realokasi Anggaran Guna Tangani Covid-19 Dikirim: 08
Kamis, 09 April 2020 00:41 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung hari ini telah merampungkan proses refocusing dan realokasi anggaran guna mencegah penyebaran dan mempercepat
Realokasi dan Refocussing Anggaran, Mendagri Tito Karniavan Tekankan Tiga Hal Ini
Realokasi dan Refocussing Anggaran, Mendagri Tito Karniavan Tekankan Tiga Hal Ini
Kamis, 09 April 2020 00:36 WIB
PANGKALPINANG - Guna mengambil langkah antisipasi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang atau jasa di daerah dalam percepatan penanganan