Kelulusan UN SMA 99,22 %, SMK 99,51 %


Kelulusan UN SMA 99,22 %, SMK 99,51 %

Angka Kelulusan, NTT Terburuk Bali Terbaik
Lima Sekolah Tidak Lulus 100 Persen

JAKARTA - Kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) SMA/MA Tahun Ajaran 2010/2011 mencapai 99,22 persen. Dari 1.461.941 peserta UN SMA/MA, jumlah peserta yang lulus sebanyak 1.450.498. Sisanya, yang tidak lulus 11.443 peserta atau 0,78 persen.

Sementara jumlah kelulusan peserta UN SMK mencapai 99,51 persen. Dari total 8.074 sekolah negeri dan swasta dan 942.698 peserta, dinyatakan lulus 938.043 peserta. Sekolah yang angka kelulusannya 100 persen sebanyak 768.854 siswa atau 81,48 persen. 

Dibandingkan angka kelulusan tahun 2009/2010 ada kenaikan jumlah kelulusan. Angka kelulusan UN tahun lalu, gabungan ujian utama dan ujian ulang, sebanyak 99,04 persen.  

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menyampaikan, data awal jumlah peserta yang mendaftar UN ada 1.476.575 peserta, tetapi dalam perjalanan, sekolah yang memasukkan nilai sekolah sebanyak 1.467.058 (99,36 persen).

"Ada 9.517 (0,64 persen) tidak memasukkan nilai sekolah. Hal ini karena bisa jadi di tengah jalan ada yang drop out atau bekerja. Selanjutnya, dari sebanyak 1.467.058 siswa tersebut yang tidak mengikuti UN sebanyak 5.117 (0,35 persen). " terang Nuh saat konferensi pers penjelasan hasil UN SMA/SMK/MA di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Jumat (13/5) sore.

Untuk provinsi yang paling banyak tidak lulus dari sisi persentase adalah NTT. Sedangkan paling banyak lulus adalah Bali. 
Mantan Menkominfo ini menyebutkan, ada 14.131 sekolah yang siswanya 100 persen lulus dan lima sekolah yang semua siswanya tidak lulus dengan jumlah siswa 147. Ia merinci, sekolah yang kelulusannya nol persen yaitu di DKI Jakarta ada 7 siswa, Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam 26 siswa, Jambi dua siswa, Kian Darat, Maluku 48 siswa, dan Urei Fasei Papua 64 siswa.

"Di SMK tidak ada sekolah yang kelulusannya nol persen," kata Nuh.

Nuh menambahkan, hasil UN ini disamping untuk menentukan kelulusan, juga akan digunakan untuk pemetaan. Dicontohkan, lima sekolah yang 100 persen siswanya tidak lulus dapat langsung dipetakan. "Tujuannya untuk perbaikan, seperti tahun lalu kami melakukan intervensi di Nusa Tenggara Timur. Target berikutnya dipakai untuk masuk ke perguruan tinggi," ujarnya. (cha/jpnn)



Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Akses Internet Desa di Babel Dipastikan Segera Merata
Akses Internet Desa di Babel Dipastikan Segera Merata
Rabu, 27 Januari 2021 00:32 WIB
JAKARTA - Bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi; Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan
Sukses Fuel Card Solar, Pemprov Babel Akan Terapkan Pada LPG 3 Kilogram
Sukses Fuel Card Solar, Pemprov Babel Akan Terapkan Pada LPG 3 Kilogram
Rabu, 27 Januari 2021 00:30 WIB
JAKARTA - Berbekal keberhasilan penerapan sistem fuel card untuk pembelian solar di Babel, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman
Gubernur Erzaldi Siapkan Strategi Pendistribusian BBM di Babel
Gubernur Erzaldi Siapkan Strategi Pendistribusian BBM di Babel
Rabu, 27 Januari 2021 00:23 WIB
JAKARTA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman membahas 7 poin pendistribusian Bahan Bakar Minyak di Bangka Belitung bersama
Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Tim Basarnas Menuju Lokasi
Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Tim Basarnas Menuju Lokasi
Sabtu, 09 Januari 2021 18:40 WIB
JAKARTA - Basarnas mengirim tim untuk menelusuri pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan kode penerbangan SJY 182 yang hilang kontak. Tim