Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini


Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini

CIANJUR - Harga bawang merah yang sempat melambung tinggi di sejumlah pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, kini mulai mengalami penurunan dari Rp60.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. 

"Minggu ini, harga sudah kembali turun menjadi Rp40.000 per kilogram, sebelumnya harga melambung sampai Rp60.000 per kilogram. Harga yang tinggi itu sudah terjadi sejak menjelang Lebaran karena minimnya stok di tingkat petani," kata pedagang bawang merah di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Nurhasanah, Minggu. 

Ia menjelaskan, kembali turunnya harga bawang merah meskipun belum mencapai harga normal, akibat sepi pembeli dan stok bawang di tingkat petani mulai melimpah seiring masuknya musim panen.

Saat ini persediaan bawang merah berangsur normal, sehingga harga kembali turun, dan diharapkan penjual mencapai harga normal, meskipun ada kekhawatiran pekan-pekan menjelang hari Raya Kurban akan kembali mengalami kenaikan. "Kemungkinan kembali stabil ke harga normal setelah Iduladha selesai. Harapan kami harga kembali normal dan tingkat pembelian kembali meningkat. Sejak satu bulan terakhir, kami hanya menghabiskan stok yang ada, tidak berani membeli banyak karena tingkat pemakaian menurun," katanya. Meskipun harga bawang merah sudah kembali turun, sebagian besar pedagang masih mengeluhkan sepinya pembeli, sehingga mereka terpaksa menjual bawang ke pedagang keliling dengan keuntungan sedikit.

"Sudah satu pekan turun, namun tingkat pembelian masih rendah, harapan kami harga kembali normal dan stok kembali aman, agar pedagang tidak merugi karena bawang tidak terjual dan membusuk. Kami siasati dengan menjual harga modal ke pedagang keliling," kata Safrudin (39) pedagang bawang merah lainnya. Ia menjelaskan, saat harga normal pedagang dapat menjual 50 kilogram bawang merah setiap harinya. Namun untuk saat ini paling banyak mereka menjual 20 kilogram per hari.

Ia mengatakan, berbagai upaya dilakukan agar tidak merugi termasuk mengolah bawang menjadi bawang goreng atau menjual dengan harga modal. (antara/jpnn)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba
Jum'at, 10 Juli 2020 22:08 WIB
JAKARTA - Dianggap ada "celah" dari sisi formalitas maupun substansinya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama sejumlah kalangan resmi
440 Ribu PNS Kehilangan Jabatan, yang Lain Tunggu Giliran
440 Ribu PNS Kehilangan Jabatan, yang Lain Tunggu Giliran
Selasa, 07 Juli 2020 11:36 WIB
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menjelaskan soal program reformasi birokrasi dengan mengalihkan jabatan
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Minggu, 28 Juni 2020 20:03 WIB
JAKARTA - Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Donut Robotics telah mengembangkan "masker
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Rabu, 24 Juni 2020 12:34 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut timah di Bangka Belitung mengandung material "rare earth"