KPK Lelang Tanah dan Apartemen Djoko Susilo


KPK Lelang Tanah dan Apartemen Djoko Susilo

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melelang sejumlah aset milik mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Djoko Susilo. Aset-aset itu di antaranya 17 bidang tanah dan 1 unit apartemen dengan total limit mencapai Rp179,6 miliar.

"Aset yang dilelang dari perkara dengan tersangka atas nama Irjen Djoko Susilo," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Selasa (27/11).

Djoko merupakan terpidana kasus proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) roda dua dan roda empat serta melakukan tindak pidana pencucian uang. Pria yang terakhir berpangkat jenderal polisi bintang dua itu divonis 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar serta uang pengganti Rp32 miliar.

Febri mengatakan lelang dilakukan secara terbuka pada Kamis 6 Desember 2018. Untuk mengikuti lelang, kata Febri, warga yang berminat bisa mengakses www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id. Informasi lebih lengkap juga dapat diakses pada laman khusus di situs KPK.

Lokasi Tanah dan Apartemen Rampasan dari Djoko Susilo
Sejumlah tanah dan bangunan milik Djoko yang dilelang KPK itu tersebar di beberapa wilayah. Beberapa di antaranya di Jakarta Selatan yakni di Kelurahan Tanjung Barat, Kelurahan Jatipadang, Kelurahan Jagakarsa, Kelurahan Pulo, dan Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan. Juga ada tanah yang berada di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara.

Kemudian satu unit apartemen milik Djoko berada di The Peak A Beaufort Residence At Sudirman, Tower Regis Lantai 25, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Febri menerangkan KPK melelang aset rampasan dari Djoko itu berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 537 K/Pid.Sus/2014 tanggal 4 Juni 2014 atas nama Djoko Susilo, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.

Sebelumnya, KPK sudah menghibahkan rumah milik Djoko kepada Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah. Rumah itu kemudian digunakan untuk Museum Batik, di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 70, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah.

Selain itu, lembaga antirasuah juga menghibahkan 1 unit Toyota Fortuner 2.5 GAT tahun 2013, 1 unit Toyota Kijang Innova V XW43 Tahun 2007, dan 1 unit Isuzu Tahun 1996. Ketiga unit kendaraan itu akan dihibahkan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Kejaksaan Negeri Magetan, Jawa Timur.(fra/kid)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Garda Pemuda NasDem Sepakati Lima Resolusi Menuju Pemilu 2019
Garda Pemuda NasDem Sepakati Lima Resolusi Menuju Pemilu 2019
Selasa, 15 Januari 2019 22:30 WIB
JAKARTA - DPP Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) mengeluarkan lima poin resolusi sebagai hasil dari Rapat Pimpinan Nasional GP NasDem
Raih Adipura Kedua, Justiar Minta Semua Pihak Peduli Kebersihan Lingkungan
Raih Adipura Kedua, Justiar Minta Semua Pihak Peduli Kebersihan Lingkungan
Senin, 14 Januari 2019 20:08 WIB
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) memberikan prestasi yang luar biasa bagi masyarakatnya. Daerah yang dipimpin H Justiar
Prabowo tegaskan Tionghoa miliki hak yang sama
Prabowo tegaskan Tionghoa miliki hak yang sama
Sabtu, 08 Desember 2018 14:09 WIB
JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan, etnis Tionghoa sebagai warga negara memiliki hak yang sama dengan
Kehadiran TNI-Polri masih ditolak sebagian warga Nduga
Kehadiran TNI-Polri masih ditolak sebagian warga Nduga
Jum'at, 07 Desember 2018 12:16 WIB
TIMIKA - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Martuani Sormin mengatakan Nduga merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua yang sebagian