Facebook Tertibkan Pengemis Like, Komentar, dan Share


Facebook Tertibkan Pengemis Like, Komentar, dan Share

Ada banyak trik pemasaran lewat media sosial. Yang kadang menjengkelkan adalah saat sebuah halaman di Facebook meminta pengikutnya memberikan like, komentar, atau membagikan sebuah unggahan untuk mendapatkan gimmick tertentu. Mulai pekan ini, Facebook memerangi itu.

Facebook bakal mencopot posting-an yang meminta umpan balik dari pengikut suatu akun. Permintaan umpan balik tersebut bisa berupa like, komentar, maupun share. Permintaan umpan balik biasanya tidak hanya dilakukan perusahaan, tetapi juga oleh pribadi maupun entitas lain.

Pada perusahaan, jika makin banyak reaksi berupa like, komentar, dan share dari pengikut sebuah akun maupun fan page Facebook, makin tersebarlah posting-an tersebut.

Dari sisi perusahaan, unggahan seperti itu akan membuat produk, iklan, maupun brand awareness perusahaan tersebut lebih kuat karena dilihat banyak pengguna Facebook. Namun, halaman news feed para pengguna Facebook menjadi tidak user-friendly.

Sebab, news feed para pengguna Facebook dipenuhi unggahan yang belum tentu benar-benar menarik dan bermanfaat.

’’Untuk membantu kami mengembangkan keterlibatan yang lebih otentik, tim Facebook telah meninjau dan mengategorikan ratusan ribu post untuk menginformasikan model pembelajaran mesin yang dapat mendeteksi berbagai jenis umpan,’’ ujar Operations Integrity Specialist Facebook Henry Silverman.

Dengan pola baru, posting-an yang meminta like, komentar, dan share dari pengikutnya justru bakal tampil lebih sedikit di halaman news feed.

Langkah itu mirip dengan perubahan algoritma yang dilakukan Google pada hasil pencariannya untuk menghapus situs web dan halaman web yang hanya membuat pengguna mengeklik dan tidak benar-benar memberikan konten yang bermanfaat (clickbait).

Ke depan, Facebook menerapkan sistem penurunan peringkat yang lebih ketat pada halaman yang mengabaikan reaksi pengikutnya serta terus mengirimkan permintaan like, komentar, dan share.

Namun, Facebook tetap memberikan ruang pada unggahan dengan tujuan tertentu yang diyakini tidak mengganggu para penggunanya.

Misalnya, posting-an terkait dengan penggalangan dana, orang-orang yang meminta tip perjalanan, atau unggahan yang mengedarkan laporan kehilangan anak dan meminta pertolongan. Unggahan tersebut tidak akan dicopot dari news feed. (jpg)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Mentan, Gubernur dan Bupati Basel Panen Raya di SP-B Desa Rias
Mentan, Gubernur dan Bupati Basel Panen Raya di SP-B Desa Rias
Jum'at, 07 Agustus 2020 21:10 WIB
TOBOALI - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau panen raya di SP-B Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Jumat
Presiden RI Pilih Babel Jadi Perwakilan Wilayah Sumatera Untuk Penanaman Mangrove
Presiden RI Pilih Babel Jadi Perwakilan Wilayah Sumatera Untuk Penanaman Mangrove
Selasa, 28 Juli 2020 12:54 WIB
KURAU - Gubernur Erzaldi Rosman mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar meninjau Mangrove Munjang Kurau
Gubernur Erzaldi Mengudara Lewat Radio MNC Trijaya FM
Gubernur Erzaldi Mengudara Lewat Radio MNC Trijaya FM
Rabu, 22 Juli 2020 09:16 WIB
JAKARTA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam kunjungannya ke MNC group, menyempatkan diri melakukan dialog interaktif yang
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba
Jum'at, 10 Juli 2020 22:08 WIB
JAKARTA - Dianggap ada "celah" dari sisi formalitas maupun substansinya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama sejumlah kalangan resmi