Masa Kuliah S1 sampai S3 Dipangkas Dua Tahun


Masa Kuliah S1 sampai S3 Dipangkas Dua Tahun

JAKARTA - Masa pendidikan program S1 hingga S3 bagi mahasiswa punya kemampuan di atas rata-rata, akan dipersingkat. Bila selama ini memakan waktu sembilan tahun, mulai sekarang dipangkas dua tahun.

Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengungkapkan, normalnya pendidikan S1 delapan semester. Namun ada mahasiswa yang ternyata bisa menyelesaikan pendidikan S1-nya dalam waktu tiga tahun. Kemudian lanjut S2 empat semester, dan S3 enam semester.

Itu sebabnya Nasir mengaku, tercetus ide untuk mempersingkat waktu kuliah bagi mahasiswa-mahasiswi dengan kemampuan akademik di atas rata-rata.

"Khusus mahasiswa yang nilai akademisnya tinggi bisa mengikuti program pendidikan S1-S3 tujuh tahun," ujarnya di Jakarta, Kamis (16/11). Dimulai dari mahasiwa semester tujuh, bisa kuliah S2 semester 1. Semester delapan S1, kuliah semester II S2. Semester I S2 kuliah semester III S2, semester II S2 kuliah semester IV.

Semester III S2 kuliah semester I S3, semeater III S2 kuliah semester II S3 dan seterusnya. "Jadi nanti S1 hanya tiga tahun, S2 satu tahun, dan S3 tiga tahun. Kalau ini jalan, perguruan tinggi bisa punya doktor-doktor muda, karena dalam usia 23-24 tahun sudah menyelesaikan program doktoral," terangnya. (esy/jpnn)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini
Ibu-ibu Pasti Senang Membaca Berita Ini
Minggu, 28 Juni 2020 20:09 WIB
CIANJUR - Harga bawang merah yang sempat melambung tinggi di sejumlah pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, kini mulai mengalami
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Startup Jepang Ciptakan "Masker Cerdas" Terkoneksi Internet
Minggu, 28 Juni 2020 20:03 WIB
JAKARTA - Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Donut Robotics telah mengembangkan "masker
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Luhut: Timah Bangka Belitung Jadi Incaran Dunia
Rabu, 24 Juni 2020 12:34 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut timah di Bangka Belitung mengandung material "rare earth"
Para PNS dan PPPK, Simak Baik-baik Pernyataan MenPAN-RB Ini
Para PNS dan PPPK, Simak Baik-baik Pernyataan MenPAN-RB Ini
Senin, 22 Juni 2020 13:26 WIB
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun