Hmmm... Presiden Jokowi Soroti Efektivitas Penggunaan Dana Desa


Hmmm... Presiden Jokowi Soroti Efektivitas Penggunaan Dana Desa

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Eko Putro Sandjojo ke Istana Kenegaraan Jakarta, Senin (7/8). Menurut Eko, pertemuannya dengan Presiden Jokowi untuk membahas dana desa.

“Bapak Presiden menanyakan apakah dana desa ini efektif atau enggak. Saya bilang mayoritas dana desa penggunaannya masih baik. Masyarakat desa juga belajar dengan cepat," ucap Eko usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (7/8).

Kepada presiden, Eko menjelaskan bahwa penggunaan dana desa berjalan baik. Sebagai contoh, penyerapan dana desa pada 2015 hanya sekitar 82 persen. Tapi, pada 2016 bisa meningkat jadi 93 persen.

"Jadi kenaikannya signifikan. Masyarakat desa secara administratif mampu," tegasnya.

Selain itu, katanya, besaran dana untuk setiap desa juga naik. Dari sekitar Rp 600 jutaan pada 2016 menjadi Rp 800 jutaan. Penggunaannya antara lain untuk membangun jalan, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), hingga sarana air bersih. 

"Memang kecil-kecil, karena di level desa dan memang uangnya kecil. Tapi jumlahnya kan banyak. Ada 74.754 desa tahun lalu, sekarang 74.910 desa," jelas dia.

Jika ditotal, tambah Eko, semua desa telah membangun lebih dari 66 ribu kilometer jalan menggunakan dana desa, serta 38 ribu unit penahan tanah longsor dan infrastruktur desa lainnya. Dana desa juga untuk membangun sarana mandi cuci kakus (MCK) ataupun pos pelayanan terpadu (posyandu) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Namun demikian, Eko juga mengungkapkan bahwa presiden meminta agar ada survei tentang efektivitas dana desa. Untuk itu, Kemendes akan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kami akan survei segera. BPS nanti pada bulan September juga akan mengadakan survei potensi desa. Jadi nanti kita lihat, saya yakin akan ada peningkatan dengan adanya dana desa, akan ada pertumbuhan di desa-desa," tandas menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.(fat/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
PWI Berikan Anugerah Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia Kepada B.J Habibie 
PWI Berikan Anugerah Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia Kepada B.J Habibie 
Selasa, 17 September 2019 05:47 WIB
JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menganugerahi gelar kepada Presiden ketiga RI sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia atas kebijakannya yang
Atlet Cabor Balap Motor Malut Melaju ke PON XX Papua
Atlet Cabor Balap Motor Malut Melaju ke PON XX Papua
Jum'at, 13 September 2019 14:43 WIB
JAKARTA - Tim Cabang Olahraga Balap Motor Maluku Utara (Malut) lolos diajang pra PON sirkuit Sentul Carting Internasional (SCI), Bogor
LPSK Bantah Pernah Ada Rapat Fiktif
LPSK Bantah Pernah Ada Rapat Fiktif
Jum'at, 13 September 2019 14:03 WIB
JAKARTA - Merespon pertanyaan anggota Komisi III Hasan Husairi, kepada calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar di
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Rabu, 11 September 2019 19:42 WIB
JAKARTA - Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto,