Acara Habib Rizieq Diteror Ledakan Mobil


Acara Habib Rizieq Diteror Ledakan Mobil

    JAKARTA - Aksi teror terjadi dalam acara tablig akbar isra mikraj yang dihadiri oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab beserta ribuan jemaahnya di markas DPD FPI DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (16/4). Aksi teror yaitu dengan cara membakar mobil yang parkir di sekitar acara dan diluncurkan ke arah jemaah. Slamet Maarif selaku juru bicara FPI membenarkannya. Kejadian berlangsung pada Minggu (16/4) dini hari.

    "Kuat dugaan sementara ini aksi teror dari musuh Islam yang benci dengan acara tersebut dan Habib Rizieq," kata Slamet dalam keterangan yang diterima, Minggu (16/4). Dia menjelaskan, awalnya ada satu unit mobil Avanza datang ke arah jemaah dalam keadaan terbakar. Setelah itu, mobil tersebut meledak. Setelah ledakan itu, beberapa anggota FPI melakukan penyisiran. Ditemukan dua unit mobil yaitu Kijang kapsul nopol B 7208 EQ dan Kijang Grand nopol B 1552 AH. "Masing-masing mobil kami menemukan empat jeriken," kata dia.

    Saat aksi teror tersebut, kata Slamet, pihaknya tidak melihat ada satu pun polisi yang berjaga. Menurutnya, hal ini aneh mengingat biasanya polisi selalu ada dalam acara yang digelar FPI apalagi dihadiri ribuan massa. "Dugaan kejadian ini sudah di-setting dan ingin mencelakai Imam Besar FPI dan umat Islam yang hadir," tandas dia. Menanggapi itu, Mabes Polri menyebutkan FPI salah dalam menilai ledakan mobil tersebut. Menurut kepolisian, itu hanya ledakan mobil biasa yang kebetulan berada persis di dekat kegiatan FPI.

    "Itu mobil terbakar, tidak ada kaitan sama istighosah (tablig akbar). Infonya konsleting," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli. Meski begitu, Boy mengaku, polisi akan menyelidiki hal tersebut. Namun, Boy menilai insiden mobil meledak itu sengaja didesain untuk ditanggapi sebagai serangan terhadap acara isra mikraj FPI. "Sedang kami dalami. Ada yang coba mengkaitkan dengan yang lain," tutur Boy.

    Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan aksi teror itu. Sebab, menurutnya, aksi serangan mobil yang dibakar orang tak dikenal itu, tidak berbuntut pada ledakan seperti yang dirilis FPI. "Bukan ledakan cuma terbakar aja. Jangan dibesarkan-besarkan," ujar Andry. Andry juga mengklaim anggotanya mengawal kegiatan tersebut. Tidak seperti yang disebutkan oleh FPI bahwa tidak ada polisi yang menjaga kegiatan tersebut.

    "Ada Kapolsek Kramat Jati lagi ngamanin tawuran juga dekat situ. Lagian juga kan deket Polsek Jatinegara juga itu. Adalah (anggota) yang di sana," tuturnya. Andry mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mendalami penyebab terbakarnya mobil tersebut. "Kami belum bisa pastikan sekarang karena masih didalami," tandas dia.

    Sementara, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengimbau umat Islam untuk tidak terpancing dan tidak terprovokasi. "(Habib Rizieq) menyerukan pada umat Islam agar tetap tenang serta tidak terprovokasi. Sehingga tetap fokus pada kemenangan calon gubernur Islam," papar Habib Muchsin.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa FPI mengutuk perbuatan peledakan mobil yang diarahkan kepada umat muslim juga Habib Rizieq. FPI mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut.

    "Kami juga mendesak Polri dan TNI untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut dengan memburu para teroris, tokoh intelektualnya dan penyandang dananya," pungkas Habib Muchsin.(mg4/jpnn)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Bantuan Plossa Eucalyptus Bagi Masyarakat Untuk Menjalani New Normal
Bantuan Plossa Eucalyptus Bagi Masyarakat Untuk Menjalani New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 15:33 WIB
JAKARTA - Enesis Group selaku produsen Plossa Eucalyptus melalui Yayasan Enesis Indonesia, memberikan bantuan berupa 20.000 buah Plossa Press &
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Selasa, 02 Juni 2020 12:36 WIB
JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi memastikan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena
OTG Reaktif Covid-19 Kabur Takut Diisolasi
OTG Reaktif Covid-19 Kabur Takut Diisolasi
Senin, 01 Juni 2020 11:58 WIB
CIANJUR - Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menjalani rapid tes di RSUD Cimacan, Cianjur, dinyatakan positif dan bereaktif Covid-19.
Tiba-tiba Alissa Wahid Cerita Situasi Genting di Istana, Ada Tangisan
Tiba-tiba Alissa Wahid Cerita Situasi Genting di Istana, Ada Tangisan
Kamis, 28 Mei 2020 16:07 WIB
JAKARTA - Putri Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid, mengungkit peristiwa tentang situasi genting di