Tak Ada Aliran Dana Rp 5 M ke Ketua KPU


Tak Ada Aliran Dana Rp 5 M ke Ketua KPU

Sentra Gakkumdu Lakukan Klarifikasi

    PANGKALPINANG - Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Bawaslu Bangka Belitung (Babel), melakukan klarifikasi terhadap indikasi money politik yang dilakukan oleh Ketua KPUD Babel, Fahrrurozi, Rabu (8/3), petang kemarin.

    Hal ini dilakukan, setelah dalam pemeriksaan rekening bank Mandiri milik ketua KPU dan istri, oleh tim Sentra Gakkumdu pada Selasa (7/3), di bank Mandiri Cabang Pangkalpinang. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan aliran dana 5 miliar yang masuk  seperti yang diindikasikan sebelumnya.

    Koordinator Sentra Gakkumdu Babel, Zul Terry Apsupi mengatakan, hasil pemeriksaan tim Sentra Gakkumdu terhadap rekening Ketua KPU Babel, Fahrurrozi diketahui jika tidak ada aliran dana 5M seperti yang diindikasikan.  "Tidak ada aliran dana perbulan, kecuali aliran dana kehormatan yang bersangkutan dengan dana kredit beliau. Entah, kredit apa itu, nanti silakan ditanya kepada ketua KPU nya," canda  Zul Terry.

    Dari pemeriksaan rekening yang bersangkutan, Sentra Gakkumdu hanya mendapatkan bukti transfer uang kehormatan atau selain dari gaji bulanan yang bersangkutan. "Dari kredit rekening sudara Ozi masuk ke rekening istrinya itu uang kehormatan. Jadi memang tidak ada penemuan dari hasil yang kita cek di rekening koran bank Mandiri," tegas Terry.

    Menangapi hal ini, Ketua KPU Babel Fahrurrozi mengatakan jika dirinya tidak ingin berkomentar banyak, sebab yang melakukan prosedur adalah Bawaslu melalui Sentra Gakkumdu. Maka itu, dirinya meminta agar Sentra Gakkumdu dapat menyelesaikannya.

    "Saya kira semua sudah clear ya, sebenarnya saya tidak bisa berkomentar banyak karena yang melakukan prosedur itu adalah Bawaslu melalui Sentra Gakkumdu ya meng clearkannya," ujar Ozi sapaan Fahrrurozi, saat hadir di kantor Bawaslu, kemarin.

    Terkait langkah apa yang akan diambil setelah ini? dia mengangap persoalan ini merupakan resiko. "Tidak ada langkah hukum untuk itu, saya kira itu. Kami sebagai penyelengara harus berskiap dewasa, karena ini merupakan resiko penyelengara," katanya. Meski diakui Ozi, dengan adanya indikasi yang disampaikan melalui media, dirinya mengaku cukup sadis meski demikian hal itu tidak sesadis PKI. "Meskipun kita di uyel-uyel, di obok-obok tapi belum sesadis PKI. Biarlah Allah yang membalas," ujar Ozi, seraya menambahkan jika dirinya tidak tau awal mulanya tuduhan yang menimpa dirinya," Kita ngak tau, berfikir positif saja, saya tidak biasa nuduh-nuduh,"tutupnya.(wah)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Ketua LPSK Rotasi Pejabat Eselon IV
Ketua LPSK Rotasi Pejabat Eselon IV
Selasa, 31 Desember 2019 16:03 WIB
JAKARTA – Suasana hari terakhir kerja di tahun 2019 di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diwarnai dengan rotasi sejumlah
Bambang Patijaya Bersama Forkoda PP DOB Kabupaten Kepulauan Bangka Utara Hadiri RDP DPR RI
Bambang Patijaya Bersama Forkoda PP DOB Kabupaten Kepulauan Bangka Utara Hadiri RDP DPR RI
Selasa, 17 Desember 2019 16:00 WIB
JAKARTA - Semangat perjuangan terus dilakukan oleh tim Forkoda PP DOB Kabupaten Kepulauan Bangka Utara, dimotori Heru Kailani Ketua Forkoda
IMO-Indonesia Support Menteri Erick Thohir Benahi BUMN
IMO-Indonesia Support Menteri Erick Thohir Benahi BUMN
Minggu, 15 Desember 2019 20:33 WIB
JAKARTA - Pasca didaulat Presiden Joko Widodo menjadi Menteri BUMN pada 23 Oktober 2019 dalam Kabinet Kerja jilid 2 Periode
Terima Penghargaan Kabupaten Sehat, Ibnu Saleh Ingin Bateng Lebih Unggul 2020
Terima Penghargaan Kabupaten Sehat, Ibnu Saleh Ingin Bateng Lebih Unggul 2020
Selasa, 19 November 2019 18:00 WIB
BUPATI Bangka Tengah (Bateng) H Ibnu Saleh kembali berprestasi dalam Bidang kesehatan, kali ini penghargaan berupa Kabupaten sehat yang diberikan