Motorcross Tampung 100 Ribu Penonton, Pemkot Terus Geber Persiapan


Motorcross Tampung 100 Ribu Penonton, Pemkot Terus Geber Persiapan

    JAKARTA - Empat puluh lima hari jelang event, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menggeber kesiapannya menjadi tuan rumah seri motorcross paling bergengsi di dunia, 4-5 Maret mendatang. Walikota Pangkalpinang non aktif, Muhammad Irwansyah menjelaskan, saat ini pihaknya terus mempersiapkan diri dimulai dari koordinasi masing-masing elemen hingga pembangunan sirkuit yang direncanakan kelar pertengahan Februari.

    "Sirkuit masih on proses pembangunan. Kami usahakan dua pekan lagi jadi. Sebab, pembangunan sendiri yang mendesain dari pihak Youthstream selaku promotor event. Jadi bukan orang lokal. Tentu mereka memakai standar luar negeri karena ini event internasional," kata Irwansyah dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Rabu (18/1). Hal senada juga diungkapkan Ketua IMI DKI Jakarta, A.Yudiarto, yang juga Direktur Event Organizer Lightning Production, salah satu EO lokal MXGP. 

    "Saat ini sirkuit sudah terbentuk saya harap pertengahan Februari sudah jadi. Konsepnya akan dibuat tertutup karena ini rekomendasi dari Youthsteram dan termasuk berbahaya, jadi keamanannya harus terjaga baik itu penonton, pebalap, maupun krunya," kata Yudiarto. Menurut Yudi, sirkuit akan memiliki panjang lintasan sirkuit akan dibuat sepanjang 1.500-1.600 meter persegi, dengan minimal 16 rintangan, dan lebar start adalah 48 meter. Di sirkuit itu juga akan menampung 100 ribu penonton, yang terbagi dalam kelas festival, superfestival, VIP, dan VVIP. 

    Tak cukup sampai di sana, sirkuit yang disebut-sebut mirip dengan sirkuit di Swiss ini akan menjadi yang pertama keberadaan paddocknya di dalam Stadion Sahabudin. "Swiss itu adalah dekat pantai juga, kita juga. Sirkuit berpasir dan fasilitasnnya tidak kalah dengan Swiss karena kita menangnya ada stadion yang dijadikan paddock. Ini luar biasa karena baru kali ini penyelenggaraan MXGP paddock ada di dalam gedung stadion Sahabuddin. Kelebihan lain, satu kilometer dari airport," ungkapnya.

    Sementara, Menpora Imam Nahrawi mengapresiasi sekaligus melakukan hitung mundur untuk pelaksanaan acara tersebut, yang tepat tersisa 45 hari lagi. "Kami bersyukur sekaligus menata harapan dengan cita-cita bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motorcross di Pangkal Pinang. Dalam rentan 20 tahun kita baru bisa melaksanakan event ini kembali. Tentu ini menjadi kepercayaan yang luar biasa untuk kita semua," kata Imam. Menurut Menpora, selain menjadi event olahraga otomotif berskala internasional, Kejuaraan Motocross MXGP menjadi salah satu ajang promosi wisata Pangkalpinang, karena Pangkalpinang memiliki banyak sekali tempat pariwisata, terutama wisata pantai, yang menjadi kebanggaan Indonesia.

    "Kejuaraan motocross dunia yang tergabung dalam MXGP adalah kejuaraan resmi yang diakui oleh FIM (Federation International MOTORCYCLE). Kejuaraan ini adalah kejuaraan Motocross tertinggi di dunia. Atau dengan kata lain, MXGP adalah MotoGP-nya di kejuaraan dunia motocross, Ini adalah peluang sekaligus tantangan bagi kita semua" jelas Imam lagi.
 
    Dijelaskannya lagi, Indonesia tak cuma jadi tuan rumah. Croser-croser terbaik dalam negeri akan unjuk gigi di event tersebut. Kemenpora kata dia juga telah membentuk Tim Merah Putih yang terdiri dari 10 crosser terbaik Indonesia. Crosser Indonesia akan tergabung dalam Tim Merah Putih terdiri sejumlah daerah seperti, Sulawesi Utara, Papua, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur.  Di sektor putra diisi, Andre Sondakh (Sulawesi Utara), Mario Salontahe (Sulawesi Utara), Yosua Pattipi (Papua), M Arjun Wicaksono (Jawa Tengah), Ivan Harry Nugroho (Jawa Tengah), Asep Lukman (Jawa Tengah), Rizky Haka (Jawa Tengah), dan Aldi Lazaroni (DIY).

    Sementara dua lainnya adalah 2 crosser wanita yang akan menjadi Duta Women MXGP of Indonesia adalah Sheva Anella Ardiansyah (DIY) dan Suci Mulyani (Jawa Timur). "10 crosser terbaik itu akan tampil di MXGP Pangkalpinang melalui jalur wild card. Mereka akan menjadi local hero, apalagi selain kejuaraan dunia motocross MXGP juga berlangsung MXGP Women seri pertama. Maka kami akan mensupport para crosser ini dari segi pendanaan, agar bisa tampil maksimal," jelas Menpora. di Jakarta, Rabu (18/1/2017).

    Salah satu yang menarik dari kejuaraan MXGP ini dimana kelas yang dilombakan tak hanya untuk laki-laki saja. Namun MXGP juga memberi kesempatan pada crosser wanita yang ingin ambil bagian dengan dibukanya kelas khusus wanita yang diberi nama WMX (Women's Motocross Championship).(mcy/din)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
38 WNI di Depo Imigrasi Malaysia Positif COVID-19
38 WNI di Depo Imigrasi Malaysia Positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 05:14 WIB
KUALA LUMPUR - Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan sebanyak 38 warga negara Indonesia (WNI) dari 227 warga negara asing yang
Gugus Tugas: Warga Dituntut Beradaptasi Karena COVID-19 Belum Berakhir
Gugus Tugas: Warga Dituntut Beradaptasi Karena COVID-19 Belum Berakhir
Selasa, 26 Mei 2020 05:12 WIB
JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan seluruh masyarakat dituntut untuk mampu beradaptasi karena pandemi COVID-19
Pak Jokowi Ucapkan Selamat Idulfitri, Mohon Maaf Lebaran dalam Kondisi Berat Ini
Pak Jokowi Ucapkan Selamat Idulfitri, Mohon Maaf Lebaran dalam Kondisi Berat Ini
Sabtu, 23 Mei 2020 17:34 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat hari raya Idulfitri 1441 Hijriah melalui sebuah video.
dr Tirta: Enjoy Bosku, Rekor Sehari Tambah 900, Kasih Selamat Buat Teman Kalian yang Mudik
dr Tirta: Enjoy Bosku, Rekor Sehari Tambah 900, Kasih Selamat Buat Teman Kalian yang Mudik
Jum'at, 22 Mei 2020 22:34 WIB
JAKARTA - Dr Tirta menyindir para warga yang masih nekat mudik di tengah pandemi corona. Pasalnya saat ini aktivitas mudik