Ahok Segera Diberhentikan


Ahok Segera Diberhentikan

    JAKARTA - Gubernur (nonaktif) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam waktu dekat tidak lagi hanya sekadar menjalani cuti untuk melaksanakan kampanye Pilkada 2017. Ahok, panggilan calon gubernur yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat ini segera diberhentikan untuk sementara waktu. 

    Pasalnya, mantan Bupati Belitung Timur yang akrab disapa Ahok tersebut, telah berstatus terdakwa, atas dugaan penodaan agama. Seperti diketahui, sidang kasusnya mulai digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/12) kemarin. "Prinsipnya kami akan segera memproses (penonaktifan Ahok-red)," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, Rabu (14/12).

    Menurut Tjahjo, surat keputusan penonaktifan belum bisa diterbitkan, karena ?Kemendagri sampai saat ini masih menunggu nomor registrasi perkara Ahok dari pengadilan. "Nomor registrasi dari pengadilan penting sebagai dasar keputusan lebih lanjut sebagaimana ketentuan UU Pemda (UU Nomor 23/2014). Setelah ada nomor registrasi dari pengadilan, baru proses pemberhentian sementara selama proses persidangan," ucap mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini. 

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan, Ahok kini dalam posisi sulit. Selain harus cuti karena kampanye, Ahok juga harus nonaktif lantaran menyandang status terdakwa dalam perkara penondaan agama. "Nah sekarang dia benar benar sudah sangat terpojok. Sebab sesuai UU Ahok sudah jadi terdakwa maka harus diberhentikan sementara dari jabatan gubenurnya walau dalam status cuti," kata Arief.

    Selain itu, Ahok juga bakal dipolisikan terkait nota keberatannya atau eksepsi yang dianggap menghina Alquran. Sebelumnya, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) berencana melaporkan Ahok ke polisi eksepsinya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (Jakut) kembali membawa-bawa Alquran. Menurut Arief, sah saja bila ACTA melaporkan Ahok ke polisi. Namun, Arief secara pribadi menganggap hal itu tak perlu. "Tapi menurut saya tidak perlu. Itu kan dalam arena persidangan terbuka untuk umum. Biar hakim yang menilai pernyataan Ahok di muka persidangan," tambahnya.(gir/jpnn)




Banner

Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Bantuan Plossa Eucalyptus Bagi Masyarakat Untuk Menjalani New Normal
Bantuan Plossa Eucalyptus Bagi Masyarakat Untuk Menjalani New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 15:33 WIB
JAKARTA - Enesis Group selaku produsen Plossa Eucalyptus melalui Yayasan Enesis Indonesia, memberikan bantuan berupa 20.000 buah Plossa Press &
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Selasa, 02 Juni 2020 12:36 WIB
JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi memastikan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena
OTG Reaktif Covid-19 Kabur Takut Diisolasi
OTG Reaktif Covid-19 Kabur Takut Diisolasi
Senin, 01 Juni 2020 11:58 WIB
CIANJUR - Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menjalani rapid tes di RSUD Cimacan, Cianjur, dinyatakan positif dan bereaktif Covid-19.
Tiba-tiba Alissa Wahid Cerita Situasi Genting di Istana, Ada Tangisan
Tiba-tiba Alissa Wahid Cerita Situasi Genting di Istana, Ada Tangisan
Kamis, 28 Mei 2020 16:07 WIB
JAKARTA - Putri Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid, mengungkit peristiwa tentang situasi genting di