"Mengapa Ahok Menggunakan Alquran Demi Kepentingan Politiknya?"


"Mengapa Ahok Menggunakan Alquran Demi Kepentingan Politiknya?"

JAKARTA – Ratusan massa dari beberapa organisasi Islam berkumpul di depan gedung lama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Selasa (13/12).

Mereka meminta pengadilan menjatuhkan vonis bersalah kepada terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Salah satu orator perempuan merintih saat menyampaikan keluh kesahnya di depan massa.

"Saya cuma rakyat miskin di kampung yang sering mengaji. Alquran setiap hari, saya baca dan pahami. Saya tidak peduli dengan politik. Tapi mengapa Ahok menggunakan Alquran demi kepentingan politiknya?" kata wanita berhijab itu sambil menahan isak tangis.

Dia berharap, pengadilan memberikan hukuman setimpal terhadap Ahok.

Menurutnya, membawa suatu pedoman agama orang lain kepada khalayak tidak etis.

"Saya berharap 20 tahun penjara. Sekarang ini adalah pelajaran umat muslim. Saya berharap jangan menafsirkan agama lain," tandas dia. (Mg4/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Banjir Jakarta Pagi Ini: Sejumlah Jalan Masih Terendam
Banjir Jakarta Pagi Ini: Sejumlah Jalan Masih Terendam
Rabu, 26 Februari 2020 08:03 WIB
JAKARTA - Banjir di Kota Jakarta pada 25 Februari 2020 sebagian besar sudah surut. Namun, beberapa ruas jalan dilaporkan masih
Kabar Baik dari Pak Bima untuk Honorer K2 Tenaga Teknis
Kabar Baik dari Pak Bima untuk Honorer K2 Tenaga Teknis
Jum'at, 21 Februari 2020 11:02 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi honorer K2 tenaga teknis dalam rekrutmen CPNS maupun PPPK (pegawai pemerintah dengan
Polisi Amankan Satu Kendaraan Honda CRV Milik Tersangka Penipu Putri Arab
Polisi Amankan Satu Kendaraan Honda CRV Milik Tersangka Penipu Putri Arab
Jum'at, 21 Februari 2020 10:14 WIB
JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyita satu kendaraan Honda CRV nopol N 3 KA milik Evie
Joki Tes CPNS Ditangkap
Joki Tes CPNS Ditangkap
Jum'at, 21 Februari 2020 10:11 WIB
JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara masih menemukan praktik perjokian dalam penyelenggaraan seleksi kompetisi dasar CPNS formasi 2019 yang digelar sejak