Potongan Tubuh Korban Pesawat Jatuh Dibagi 7 Sampel DNA


Potongan Tubuh Korban Pesawat Jatuh Dibagi 7 Sampel DNA
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian tinjau proses pencocokan DNA korban pesawat nahas Polri. foto: batampos/jpg

NONGSA - Tim DVI Polda Kepri mengelompokan potongan-potongan tubuh korban pesawat Skytruck di Perairan Senayang menjadi tujuh bagian.

Tiap bagian tersebut, ditenggarai memiliki satu sampel DNA. Ketujuh sampel DNA itu telah dikirimkan ke Mabes Polri, guna untuk identifikasi. 

"Hari ini kami kirimkan, 3 hari lagi kemungkinan sudah keluar hasilnya," kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini.

Ia menjelaskan bahwa Mabes Polri telah memiliki sampel DNA dari seluruh korban pesawat Skytruck tersebut. Sehingga hal ini memudahkan pihak DVI mengidentifikasi potongan-potongan tubuh korban pesawat naas tersebut.

"Polri memiliki sampel DNA melalui dental gigi," tuturnya.

Sam menuturkan bahwa ada satu jenazah yang memiliki bagian tubuh cukup lengkap. Jenazah yang menggenakan seragam tersebut, dibagian dalamnya ada tulisan inisial EW. Ia menduga inisial itu merujuk pada nama salah satu korban. "Ada satu nama Erwin, tapi belum kami pastikan. Nanti tes DNA lah yang memastikannya," imbuhnya. 

Walau sudah mengelompokan dalam tujuh bagian, Sam mengatakan tak bisa memastikan itu merupakan tujuh orang dari 13 korban pesawat Sky Truk. "Belum bisa, karena itu cuman potongan-potongan saja," tuturnya. 

Ia menjelaskan potongan-potongan yang dimaksudnya yakni ada bagian kaki, tubuh, lalu beberapa potongan-potongan lainnya. "Itu hasil dari empat kantong yang kami bawa pada beberapa waktu lalu," ujarnya. 

Ia berharap pihaknya bisa segera menemukan korban yang lainnya. 

Untuk mengoptimalkan proses identifikasi, Polda Kepri mendapat bantuan dari Mabes Polri. Dimana didatangkan ahli DNA dan ahli inafis. "Dokter Agung (Ahli DNA,red) dan tim inafis dipimpin oleh Kombes Pol Adityo," ujar Sam.

Pihak Polda Kepri juga mengumpulkan potongan-potongan pesawat tersebut di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. "Barang temuan, diserahkan dari Kapal Bakamla," tuturnya. 

Barang-barang tersebut dipergunakan nantinya untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat milik Polri. Sam mengatakan pihaknya telah menemukan Red Box, sehingga dengan ini pihak yang berwenang dapat mengusut jatuhnya pesawat Sky Truck.

"Penyebab ada bagian tertentu yang menentukan," ujarnya. 

Sam pada kesempatan tersebut berterimakasih pada Bakamla, yang telah pro aktif mencari para korban pesawat nahas itu. Selain itu ia juga mengucapkan kepada setiap pihak yang telah membantu Polri dalam pencarian ini. "Saya apresiasi setiap bantuan terhadap polisi," pungkasnya. (ska/ray/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Akses Internet Desa di Babel Dipastikan Segera Merata
Akses Internet Desa di Babel Dipastikan Segera Merata
Rabu, 27 Januari 2021 00:32 WIB
JAKARTA - Bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi; Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan
Sukses Fuel Card Solar, Pemprov Babel Akan Terapkan Pada LPG 3 Kilogram
Sukses Fuel Card Solar, Pemprov Babel Akan Terapkan Pada LPG 3 Kilogram
Rabu, 27 Januari 2021 00:30 WIB
JAKARTA - Berbekal keberhasilan penerapan sistem fuel card untuk pembelian solar di Babel, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman
Gubernur Erzaldi Siapkan Strategi Pendistribusian BBM di Babel
Gubernur Erzaldi Siapkan Strategi Pendistribusian BBM di Babel
Rabu, 27 Januari 2021 00:23 WIB
JAKARTA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman membahas 7 poin pendistribusian Bahan Bakar Minyak di Bangka Belitung bersama
Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Tim Basarnas Menuju Lokasi
Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Tim Basarnas Menuju Lokasi
Sabtu, 09 Januari 2021 18:40 WIB
JAKARTA - Basarnas mengirim tim untuk menelusuri pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan kode penerbangan SJY 182 yang hilang kontak. Tim