BST Pemprov Babel Tak Kunjung Cair, Markus : Pemprov Babel Jangan Banyak Alasan


BST Pemprov Babel Tak Kunjung Cair, Markus : Pemprov Babel Jangan Banyak Alasan

MUNTOK -- Hingga kini Bantuan Sosial Tunai (BST) yang semula di janjikan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, belum juga di dapatkan masyarakat.

Dengan demikian, BST ini menjadi pemicu konflik ditengah-tengah masyarakat terutama masyarakat di Bangka Barat.

Menanggapi kondisi ini, Bupati Bangka Barat Markus pun angkat bicara. Bahkan dirinya menegaskan,  Pemprov Bangka Belitung jangan banyak alasan. Karena menurur Markus, sangat lah tak masuk akal apabila pengajuan usulan nama-nama BST itu sendiri ditetapkan oleh Bupati/walikota.

Sedangkan, anggaran BST itu sendiri bersumber dari Pemprov Babel. Dengan rincian 600 ribu rupiah selama tiga bulan yang di janjikan akan di bagikan kepasa 50 Kepala Keluarga per desa. 

"Secara aturan kita sangat paham bahwa Bupati tidak bisa secara tiba-tiba mengelurkan SK, sementara anggarannya bukan dari kabupaten. Saya khawatir, kita disuruh keluarkan SK penetapan, nanti kabupaten pula yang disuruh bayar," ujar Markus, dikutip dari beberapa media cetak maupun elektronik. Rabu (24/6) siang.

"Oleh karena itu, sebaiknya Pemprov Babel jangan terlalu banyak alasan, karena untuk menetapkan penerima BST oleh Bupati, sangat janggal dan tak masuk akal," sambungnya.

Selain itu, ia juga menegaskan tidak akan menandatangani SK yang diminta Gubernur Erzaldi sebelum mendapatkan petunjuk teknis (Juknis).

"Saya akan segera menyurati Gubernur untuk meminta petunjuk teknis, Pergub-nya seperti apa terkait BST provinsi ini. Jangan hanya bicara. Mana mungkin bantuan itu dari provinsi tapi kabupaten yang bikin SK penetapan, lalu pa dasarnya? Anggaran provinsi kok bupati yang SK-kan kenapa bukan gubernur," tegas Markus dengan nada sedikit meninggi.

Senada, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( APDESI ) Kabupaten Bangka Barat, Beni Asbandi menyebutkan, berdasarkan informasi yang ia terima, memang anggaran BST provinsi belum ada kesepakatan.

"Saya dapat kabar dari kawan-kawan, sebetulnya dana BST yang dijanjikan provinsi faktanya hingga hari ini belum deal. Sekarang saya sudah lebih mengerti bahwa dari BST Provinsi yang dijanjikan untuk 50 KK/desa ini memang belum jelas. Kalau pun Bupati harus meng-SK-kan, mana dasarnya minimal petujuk teknisnya seperti apa." Ujar Beni Asbandi yang juga selaku Kepala Desa Air Belo. (Rb)




Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
 Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Jum'at, 18 September 2020 19:48 WIB
MUNTOK – Warga Kabupaten Bangka Barat yang dirujuk ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungaliat, Kabupaten
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Kamis, 17 September 2020 20:52 WIB
MUNTOK – Setelah mendengarkan laporan, menyerap aspirasi dan menjawab berbagai keluhan masyarakat Kabupaten Bangka Barat khususnya warga Kecamatan Parittiga,
  “Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
“Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
Kamis, 17 September 2020 00:14 WIB
MUNTOK – Produser muda asal Jakarta, Pandi mempromosi destinasi wisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat lewat film "Biarkan Cinta Bicara".
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Selasa, 15 September 2020 15:12 WIB
MUNTOK - Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh melalui Kanit Reskrim IPDA Diki Zulkarnain mengatakan, pihaknya tengah mencari pelaku pembacokan tukang harian koperasi di Dusun