Hutan Konservasi Menumbing Luluh Lantak di Hajar Penambang, 8 Mesin TI Diamankan, Penambangnya Aman


Hutan Konservasi Menumbing Luluh Lantak di Hajar Penambang,  8 Mesin TI Diamankan, Penambangnya Aman

MUNTOK - Tim gabungan yang terdiri Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Pemda Bangka Barat (Babar) dan Polhut Dinas Kehutanan Provinsi Babel menggelar razia Tambang Inkonvensional (TI) yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggungjawab di kawasan Hutan Konservasi Bukit Menumbing. 

Razia yang di gelar pada Kamis (23/8) siang tadi dilakukan atas dasar perintah Gubernur Bangka Belitung yang mendapatkan laporan bahwa adanya aktivitas penambangan di kawasan HK Menumbing. 

Atas dasar itu, sebanyak 50 orang personil Sat Pol PP Pemprov Babel yang dipimpin Kasat Pol PP Yamoa Harefa menggelar razia di kawasan HK Menumbing pada Kamis (23/8) siang. 

Setelah berkoordinasi dengan Sat Pol PP Bangka Barat dan Dinas Kehutanan, tim gabungan menemukan 8 unit mesin TI berikut peralatan lainnya di lokasi penambangan illegal yang ada di Kawasan HK Menumbing. Penambangan tersebut persis di belakang Pos 1 Bukit Menumbing yang sudah menghabiskan lahan kurang lebih seluas 2 hektar. 

Hal ini diungkapkan Kasat Pol PP Bangka Barat Sidarta Gautama saat di konfirmasi wartawan pada Kamis (23/8) petang.

"Ini adalah giat operasi gabungan antara provinsi (Sat Pol PP,red), Polhut Dishut Provinsi dan kita (Sat Pol PP..red) Babar. "Terang Sidarta Gautama. 

"Dari hasil razia tersebut, di temukan 8 unit mesin TI berukuran besar berikut peralatan tambang lainnya seperti pipa dan lain lain, "sambung Sidarta.

Lanjut, dikatakan Sidarta, untuk menempuh lokasi tim harus melewati medan berat. Pasalnya, lokasi tersebut berjarak kurang 500 meter dari Pos 1 Bukit Menumbing. Dari adanya aktivitas illegal dari oknum bertanggungjawab ini menghancurkan kawasan Konservasi Menumbing seluas 2 hektar.

"Lumayan berat medan yang kita tempuh, karena jaraknya itu kurang lebih 500 meter dari Pos 1, pada saat tiba di lokasi tidak ada aktivitas apapun kami hanya menemukan barang bukti berupa alat-alat TI, "kata dia.

"Akibat aktivitas tersebut, ada kerusakan lahan kurang lebih seluas 2 hektar, dan di pastikas rusak parah, "lanjutnya. 

Selanjutnya barang bukti yang berhasil di temukan tim gabungan 1 unit di bawah petugas sebagai barang bukti. Sedangkan, sisanya di hancurkan petugas di lokasi tersebut. 

"Karena medan yang berat, maka cuma 1 unit yang bisa di bawa ke provinsi. Sisa di hancurkan di lokasi itu lah, "pungkas Sidarta.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Mantan Bupati Babar Ditunjuk Sebagai Wakil Ketua BAP Alat Kelengkapan DPD RI 
Mantan Bupati Babar Ditunjuk Sebagai Wakil Ketua BAP Alat Kelengkapan DPD RI 
Kamis, 10 Oktober 2019 19:06 WIB
MUNTOK - Salah satu senator DPD RI dari Provinsi Bangka Belitung Ustadz H Zuhri M Syazali di percaya sebagai Wakil
Beredar Kabar Maraknya Kapal Trawl Diperairan Muntok Kapal Patroli Milik DKP dan Polair Disiagakan
Beredar Kabar Maraknya Kapal Trawl Diperairan Muntok Kapal Patroli Milik DKP dan Polair Disiagakan
Rabu, 09 Oktober 2019 19:38 WIB
MUNTOK - Kapal patroli Elang Laut milik Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung disiagakan. Hari ini saja Rabu
Luncai dan Anaknya Diamankan Karena Menambang Dilahan Yang Sudah Ditambang Sebelumnya
Luncai dan Anaknya Diamankan Karena Menambang Dilahan Yang Sudah Ditambang Sebelumnya
Selasa, 01 Oktober 2019 15:53 WIB
MUNTOK -- Ada pepatah mengatakan kita yang menanam orang lain memetik hasilnya. Kira-kira pepatah ini dirasakan oleh Koswara alias Luncai
Nelayan Muntok Keluhkan Keberadaan Kapal Trawl Yang Meresahkan
Nelayan Muntok Keluhkan Keberadaan Kapal Trawl Yang Meresahkan
Senin, 30 September 2019 19:27 WIB
MUNTOK -- Sejumlah nelayan di Muntok Bangka Barat meresahkan keberadaan kapal Trawl (pukat harimau,red) yang beroperasi di seputaran perairan laut