Bantuan Motor Sampah " Eko Wijaya " Menuai Sorotan


Bantuan Motor Sampah " Eko Wijaya "  Menuai Sorotan

MUNTOK - Forum Kibar Pemuda Merah Putih (FKPMP) kabupaten Bangka Barat (Babar) melaporkan Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPR RI, Eko Wijaya kepada Panwas Parittiga, terkait bantuan motor sampah dengan tulisan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) Tahun 2018 ( Eko Wijaya), di Desa Puput.

Ketua FKPMP Babar, Ali Hartono mengatakan, bantuan motor sampah dari Kementerian LHK RI, pada hari kamis dikirim kekantor Desa Puput. Dia mempertanyakan, keberadaan tulisan  mengungkapkan Pasalnya tulisan kementerian LHK tahun 2018 itu berdampingan dengan nama salah satu caleg DPR RI.

"Ada tutup kurung buka kurung Eko Wijaya itu tempelan, kayak stikerlah, nama dia itu seperti ditempel stiker," ujar ketua FKPMP.

"Kalo misalkan bantuannya pribadi tidak jadi masalah, sedangkan Eko Wijaya itu kan calon legislatif DPR RI dari Babel, artinya jangan sampai mendompleng fasilitas negara digunakan untuk pribadi itu dugaan kita kan" tambah Ali.

Ali meminta Bawaslu menindaklanjuti laporan itu secepatnya dan mereka akan menunggu konfirmasi dari Bawaslu Kabupaten.

Diki selaku Ketua Panwascam Parittiga saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan pelanggaran itu dan sekarang sedang dalam tahap proses laporan.

"Jumat orang ngelapor jam 2. Bawaslu Kabupaten yang ambil alih masalah ini. Itu, masih di investigasi Bawaslu," ujarnya.

Sementara itu Kades Puput, Thomas menegaskan, bahwa motor sampah itu diberikan karena Eko Wijaya sebagai Anggota DPR RI dan permohonan bantuan itu sudah lama.

"Tanggapan saya ya wajar wajar sajalah pak, kalau dia itu Eko Wijaya itu, berartikan mungkin dia sebagai Anggota DPR RI gitu loh pak, dia  mungkin memperjuangkan motor sampah itu," pungkas Kades.

"Kecuali motor sampah itu ada tulis coblos atau apa segala macam kan tidak ada pak," terangnya.

Kades mengakui bukan hanya desanya saja yang menerima bantuan itu, dan membantah bahwa hal ini melibatkannya pada politik praktis.

"Karena bukan motor sampah kita yang ada nama dia kan semuanya ada pak, setelah itu kami kan selaku penerima, kami tidak ada tidak lebih untuk tulisan itu," tambahnya. (oma)

 





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Tiga Tantangan Berat KPU Babar Mengahadapi Pilkada 2020, Apa Itu ?
Tiga Tantangan Berat KPU Babar Mengahadapi Pilkada 2020, Apa Itu ?
Kamis, 12 Desember 2019 00:05 WIB
MUNTOK - Setidaknya ada tiga tantangan besar lembaga penyelenggara pemilu dalam menghadapi Pilkada 2020 di Kabupaten Bangka Barat.
Markus: Aset Daerah Sumber Ekonomi Harus Dikelola Optimal
Markus: Aset Daerah Sumber Ekonomi Harus Dikelola Optimal
Rabu, 11 Desember 2019 18:51 WIB
MUNTOK - Bupati Bangka Barat Markus SH didampingi Plt Sekda M. Effendi turut hadir dalam sosialisasi Jaksa Peduli Piutang dan
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bangka Barat Bagikan Stiker dan Sosialisasi Anti Korupsi
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bangka Barat Bagikan Stiker dan Sosialisasi Anti Korupsi
Selasa, 10 Desember 2019 19:14 WIB
MUNTOK - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia ( Harkorda), Kejari Bangka Barat (Babar) mengadakan bagi bagi stiker kepada
Markus Penuhi Undangan KPK, Bangka Barat Salah satu Daerah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi di Babel
Markus Penuhi Undangan KPK, Bangka Barat Salah satu Daerah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi di Babel
Selasa, 10 Desember 2019 08:49 WIB
JAKARTA- Bupati Bangka Barat, Markus SH, mendapat kehormatan menghadiri acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tingkat nasional yang dipusatkan