Dinsos Langsung Cek Kondisi Retiningsih


Dinsos Langsung Cek Kondisi Retiningsih

MUNTOK - Sekda Pemkab Bangka Barat H Yunan Helmi langsung memerintahkan Dinas Sosial agar segera turun mengecek keluarga yang makan ubi di Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Muntok. "Terima kasih info e, pagi ini saya minta Dinsos langsung mengecek kondisi di lapangan," ujar Yunan kepada harian ini Rabu (20/2/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Suradi mengatakan pihaknya saat ini masih ke lapangan guna pendataan terlebih dahulu. Nanti akan dilihat apakah sudah masuk sebagai keluarga penerima bantuan atau belum."Kita akan data bantuan apa saja yang dibutuhkan, intinya segera kita tangani,"ungkapnya.

Kehidupan keluarga Retiningsih (34) warga Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat sangat miris. Tinggal dengan kondisi rumah yang jauh dari kata layak untuk di tempati, perempuan paruh baya itu harus tinggal dengan dua orang anak dan suami yang berprofesi sehari hari sebagai nelayan. 

Saat ditemui di kediamannya yang beralamat di Desa Belo Laut Dusun Terabek Kecamatan Muntok pada Selasa (19/2/2019) siang Retiningsih mengakui bahwa dirinya bersama keluarga terpaksa menjalani kehidupan dengan kondisi yang terbilang tidak memungkinkan. 

Perempuan kelahiran Blitar Jawa Timur tersebut mengaku hijrah ke Bangka Barat pada tahun 2001 silam, kemudian menjalani hidup dengan Takel seorang laki-laki yang kini menjadi pendamping hidupnya. Dari kehidupan dengan Takel mereka dikaruniai dua orang anak satu laki-laki berusia 3 tahun dan perempuan berusia kurang lebih 8 bulan. 

Suami Restiningsih berprofesi sebagai nelayan dengan pendapatan rata-rata paling tinggi Rp50 ribu. Sedangkan dirinya hanya lah sebagai ibu rumah tangga "Begini lah pak kondisi keluarga saya, tetapi saya harus bersyukur meskipun tidak ada sedikit perhatian pemerintah kita," ucap Restiningsih saat ditemui di kediamannya, Selasa (19/2/2019).

Reti menceritakan, terkadang dirinya terpaksa harus memakan ubi, karena untuk membeli beras pun dari pernghasilan suaminya tidaklah mencukupi. "Terkadang kalau tidak ada beras kami makan ubi, Bapak tau sendiri lah hasil nelayan terkadang ada terkadang tidak. Paling tinggi itu penghasilan suami saya Rp50 ribu sehari, terkadang juga Rp20 ribu ada Rp35 ribu yah gitu lah pak," ceritanya.





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Kajari Babar Hellena Hari Ini Genap Berusia 44 Tahun, Kapolres dan Dandim 0531/ Babar Beri Kejutan
Kajari Babar Hellena Hari Ini Genap Berusia 44 Tahun, Kapolres dan Dandim 0531/ Babar Beri Kejutan
Selasa, 22 Oktober 2019 15:45 WIB
MUNTOK - Kajari Bangka Barat (Babar) Hellena Octaviane hari ini, Selasa (23/10/2019), genap berusia 44 tahun. Berbagai ucapan selamat disampaikan
Kejari Babar dan Satlantas Polres Babar Terima Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 
Kejari Babar dan Satlantas Polres Babar Terima Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 
Senin, 21 Oktober 2019 16:31 WIB
MUNTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui OPD Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) memberikan penghargaan kepada instansi dan tokoh masyarakat
Tertangkap Bawa Senpi Rakitan, Berikut Pengakuan AM Nahkoda Kapal TA Aquarium III
Tertangkap Bawa Senpi Rakitan, Berikut Pengakuan AM Nahkoda Kapal TA Aquarium III
Sabtu, 19 Oktober 2019 11:58 WIB
MUNTOK - Gakkum Sat Polair mengamankan Abdul Majid (38) tahun Nakhoda kapal Tagboat Aquarium III, dikarenakan menyimpan senjata api (senpi)
Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres RI, Polres Babar Gelar Doa dan Berdzikir Bersama
Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres RI, Polres Babar Gelar Doa dan Berdzikir Bersama
Sabtu, 19 Oktober 2019 09:14 WIB
MUNTOK -- Demi kelancaran, keamanan dan ketertiban pada momentum sakral yang akan diselengarakan Republik Indonesia yakni pelantikan dan pengucapan sumpah