Sosok H Parhan Ali dan Hendra Dimata Gubernur Erzaldi


Sosok H Parhan Ali dan Hendra Dimata Gubernur Erzaldi

MUNTOK - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan beserta istrinya, dan rombongan walikota Pangkalpinang datang melayat ke Bangka Barat, Jumat (1/2) malam.

Rombongan tersebut pertama tiba dirumah duka almarhum Parhan Ali sekira pukul 21.50 WIB dan tak lama berbincang Rombongan Erzaldi pindah ke rumah duka almarhum Hendra Kurniady. 

Saat Berada dirumah duka Ketua DPRD Babar, Erzaldi mengungcapkan  sangat berduka atas kepergian dua orang pemimpin Bangka Barat.

"Kita kehilangan sekaligus dua putra terbaik Bangka Barat dan Prov Babel. Saya atas nama Pemprov Babel dan atas nama keluarga mengucapkan rasa duka yang amat mendalam semoga Allah dapat menerima kedua almarhum ini dengan sebaik - baiknya ditempat yang terbaik" tutur Erzaldi saat temui sejumlah awak media, Jumat (1/2) malam pukul 23.05 wib.

Selanjutnya Erzaldi juga meminta kepada masyarakat Bangka Barat untuk ikut mendoakan. " Kepada masyarakat Babar kami minta ikut mendoakan. Semoga apa yang terjadi ini kita ambil hikmahnya dan saya yakin Allah selalu memberkati kita untuk yang baik - baik" ucap Gubernur Babel.

Erzaldi juga mengatakan kedekatannya dengan almarhum Parhan Ali, dan almarhum Hendra Kurniady dimatanya adalah sosok yang patuh aturan.

"Baik Pak Parhan maupun Pak Hendra ini, saya kalau dengan Pak Parhan kebetulan Pak Parhan ini adalah teman sejawat mertua saya. Jadi kami berdua ini kalau Pak Parhan dengan Bu Parhan itu kalau diluar tugas kami manggilnya Om, jadi sangat dekat sekali dan beliau dalam tugas kesehari - harian dengan kami lancar saja dalam berkoordinasi dan kesan saya dia orang yang cepat dalam bekerja, melayani dan pekerja keras" ungkapnya. 

"Begitu juga dengan Pak Hendra, keras, tata aturan, sekalipun berselisih pendapat tapi beliau intinya patuh dengan aturan dan cepet cairnya kalau ada sesuatu hal yang bersinggungan. Ya begitulah kehidupan, yang penting kita saling memaafkan" tambah Erzaldi.

Gubernur Babel ini juga membeberkan pertemuan terakhirnya dengan almarhum Parhan Ali, ia mengatakan saat itu Alm Parhan sempat minta di Plt kan.

"Terakhir ketemu Pak Parhan kemarin malam ( Kamis 31/1-red) jadi waktu beliau di rumah sakit itu ketika ada rencana mau di bawa ke Jakarta kan waktu saya dengan Pak Menteri kesini, rombongan beliau ketemu di ujung kota Muntok, sorenya ternyata masih di RS Siloam, saya menjenguk beliau dan beliau masih sadar ketemu saya pegang saya dan sempat terucap sama beliau minta di Plt kan" Beber Erzaldi.

"Saya bilang tunggu saja, nanti mudah - midahan selesai dengan baik. Dan beliau sempat memperkenalkan saya dengan putranya yang bernama Reza, memang belum pernah ketemu saya. Tapi saya nggak mau lama - lama karena kasian beliau karena terlalu terpaksa kalau ngomong dengan kita" tambahnya.

Erzaldi juga mengungkapkan almarhum Parhan sempat mau dirujuk ke Jakarta, namun dirinya merekomendasikan untuk ke RSUP Ir. Soekarno dan Almarhum Parhan juga sempat membaik.

"Atas saran kita dan saya minta rembuk keluarga tadinya tetap mau di bawa ke Jakarta, saya sarankan coba kerumah sakit Sokarno saja karena RS Soekarno kan sudah sangat lengkap alatnya dan kita juga sudah ada kerjasama dengan RSCM, dokter dari RSCM nanti yang akan datang. Direktur Rs selalu kontak sama saya kondisi beliau dan sempet membaik dan sempet bercanda lah sama keluarga sampai tunjuk jempol segala macam. Tapi jam tiga tadi Pak Dokter telepon saya secara khusus kindisi beliau menurun, besok rencananya ada dokter yang akan datang dari RSCM. Tapi Allah berkehendak lain ya" ungkapnya.

Disamping itu Walikota Pangkalpinang juga mengucapkan duka yang mendalam atas kepergian dua pemimpin Bangka Barat ini. "Kami mewakili masyarakat Pangkalpinang turut berduka cita meninggalnya dua putra terbaik dari Babar ini. Semoga keduanya arwahnya  diterima disisi Allah" ucapnya.(oma)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Mayat Mr X Ditemukan Dibawah Lapak Pasar Ikan
Mayat Mr X Ditemukan Dibawah Lapak Pasar Ikan
Rabu, 17 April 2019 15:42 WIB
MUNTOK- Mr X (52) ditemukan tewas dengan kondisi tergeletak di bawah lapak Pasar Ikan lama Kelurahan Tanjung Kecamayan Muntok, Bangka
Anak "TERAS" Galang Dana Untuk Korban Bencana
Anak "TERAS" Galang Dana Untuk Korban Bencana
Minggu, 17 Maret 2019 19:22 WIB
MUNTOK - Sekelompok pelajar yang tergabung di komunitas yang dinamakan Anaka "TERAS" melakukan penggalangan dana untuk korban bencana yang akhir
Mencuri Gitar SDN 12 Jebus, DI Harus Berurusan Dengan Polisi
Mencuri Gitar SDN 12 Jebus, DI Harus Berurusan Dengan Polisi
Minggu, 17 Maret 2019 15:25 WIB
MUNTOK-- DI (23) Warga Desa Ranggi Asem, Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat (Babar) diringkus unit Reskrim Polsek Jebus, di kediamannya
14 Anak Terindikasi Stunting di Desa Air Putih Akan Didampingi IIKT Unmet Muntok
14 Anak Terindikasi Stunting di Desa Air Putih Akan Didampingi IIKT Unmet Muntok
Kamis, 14 Maret 2019 17:29 WIB
MUNTOK -- Ikatan Istri Karyawan Timah (IIKT) Unit Metalurgi (Unmet) Muntok Kabupaten Bangka Barat, akan mendampingi sebanyak 14 anak yang