Mendikbud ; Menpan-RB Akan Rekrut 155.000 CP3K Khusus Untuk Tenaga Honorer


Mendikbud ; Menpan-RB Akan Rekrut 155.000 CP3K Khusus Untuk Tenaga Honorer

MUNTOK - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ( Mendikbud RI), Muhadjir Effendy mengatakan guna mengatasi penumpukan Guru honorer di sekolah negeri yang saat ini berjumlah 736.000 (tujuh ratus tiga puluh enam ribu) akan ada penerimaan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK atau CP3K) khusus untuk honorer K2.

Selain itu Mendikbud juga menyinggung guru honorer harus berusaha keras agar lulus tets, menurutnya penerimaan kali ini sudah sangat sepesial. 

"Itu sudah disiapkan untuk CPPPK yang honorer k2  dengan jumlah 155.000 kira-kira, kalau sudah dilindungi seperti itu juga nggak lulus, sudah kebangetan, sudah tidak cocok jadi guru, tidak boleh demo lagi" kata Muhadjir Effendy pada acara peresmian Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung. Kamis (31/1/2019) siang.

Dirinya mengatakan saat ini Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Kemenpan-RB) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang membicarakan hal tersebut, dan penerimaan direncanakan akan di buka Februari atau Maret 2019.

"Insyaallah pada Februari Maret nanti akan ada penerimaan calon PPPK, baik dari guru dan selain guru, tapi yang paling banyak Guru, sekarang ini sudah kita persiapkan oleh Kemenpan RB, nanti akan ada pendaftaran. Siapa yang ikut?? Ini diikuti untuk sementara ini khusus honorer, tidak untuk umum. kenapa? kalau dibuka untuk umum nanti takutnya yang honorer ini kalah dengan yang baru lulus sekolah" ucapnya

Selanjutnya Mendikbud RI ini mengatakan pihaknya menargetkan tahun 2023 tidak ada lagi guru-guru honorer disekolah, karena menurutnya Guru honorer itu adalah guru yang seharusnya mengantikan guru yang sudah pensiun atau meningal dunia juga yang mengundurkan diri. Dan ia meminta pemerintah tidak lagi merekrut guru honorer baru.

"Permasalah honorer yang berjumlah 736.000 ini akan diselesaikan sampai tahun 2023, dengan cara mengikuti UU ASN yang ada dua tipe pegawai yaitu PNS dan PPPK. Untuk guru honorer bisa menempuh dua jalur itu dengan mengikuti tes" ujarnya.

"Sekali lagi saya mohon, pemerintah kabupaten/kota dan provinsi tidak mengangkat guru honorer lagi, setelah permasalahan guru honorer ini selesai, rekrutmen guru harus dengan cara yang normal, yaitu kompetisi terbuka jadi siapa yang memang berkualitas bisa jadi guru dan dengan itulah akan terrekrut guru-guru yang berkualitas" tambahnya.(oma)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Sat Res Narkoba Polres Babar Amankan Sopir Truk  Membawa 139 Butir  Pil Ekstasi
Sat Res Narkoba Polres Babar Amankan Sopir Truk Membawa 139 Butir Pil Ekstasi
Jum'at, 18 Oktober 2019 12:18 WIB
MUNTOK - Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat (Babar) berhasil mengamankan AS (24) warga Pal 2 Kampung Senang Hati,
Ratusan Peserta Ikuti Permainan Tradisional Bangka Barat, Lomba Gasing
Ratusan Peserta Ikuti Permainan Tradisional Bangka Barat, Lomba Gasing
Kamis, 17 Oktober 2019 11:26 WIB
MUNTOK -- Sebagai rumpun melayu, Kabupaten Bangka Barat terus melestarikan budaya untuk mencirikan adat istiadat tanah melayu. Salah satunya, dengan
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Tradisional Gasing
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Tradisional Gasing
Kamis, 17 Oktober 2019 10:41 WIB
MUNTOK - Sebagai rumpun melayu, Kabupaten Bangka Barat terus melestarikan budaya untuk mencirikan adat istiadat tanah melayu. Salah satunya, dengan
Melalui "NGOPI" Senator Ustadz Zuhri Serap Aspirasi Millenial Pangkalpinang
Melalui "NGOPI" Senator Ustadz Zuhri Serap Aspirasi Millenial Pangkalpinang
Rabu, 16 Oktober 2019 16:13 WIB
MUNTOK -- Anggota DPD RI sekaligus Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI Ustadz H Zuhri M Syazali melakukan