1.235 Orang Melamar CPNS Bangka Barat


1.235 Orang Melamar CPNS Bangka Barat

MUNTOK - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bangka Barat Heru Warsito mengatakan, sebanyak 1.235 orang sudah melamar untuk ikut CPNS tahun 2018, Kamis (18/10).

Warsito mengungkapkan setelah ditutup pendaftaran pada Senin (15/10), tahun ini paling banyak pelamar di bidang tenaga pendidik dengan jumlah 689 orang, disusul kesehatan 314, dan teknis 232.

"Tenaga pendidik paling banyak, untuk TMS kami belum bisa memastikan, karena belum selesai seleksi administrasi," ungkapnya

Dirinya menjelaksan untuk penerimaan CPNS diwilayahnya tahun ini meliputi tenaga kesehatan sebanyak 60 orang, pendidikan 184, teknis 18 dan K2 1. Namun ada formasi yang tidak ada pelamar yakni dokter spesialis anastesi dan bedah masing-masing satu formasi juga disabilitas.

"Yang tidak ada pelamarnya dua formasi dokter dan disabilitas itu saja, selebihnya ada," terangnya. (cr14)






Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
PT Timah Dukung Lahan Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata dan Lahan Ketahanan Pangan
PT Timah Dukung Lahan Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata dan Lahan Ketahanan Pangan
Minggu, 12 Juli 2020 19:01 WIB
MUNTOK -- Kepala Bidang Sekretariat Unit Metalurgi PT Timah, Suryadi Djabar Hamid mewakili Kepala Unit Metalurgi PT Timah, Tbk saat
Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Terjunkan Kekuatan Penuh
Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Terjunkan Kekuatan Penuh
Jum'at, 10 Juli 2020 20:25 WIB
MUNTOK -- Polres Bangka Barat menerjunkan 2/3 kekuatan yang ada untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak di Kabupaten Bangka Barat.
NasDem Bangka Barat Sowan ke Tiga Partai Sekaligus
NasDem Bangka Barat Sowan ke Tiga Partai Sekaligus
Rabu, 08 Juli 2020 20:09 WIB
MUNTOK -- Jelang pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat, jajaran pengurus partai NasDem Bangka Barat menemui para pengurus
Papan Plang Larangan DLH Tak di Gubris
Papan Plang Larangan DLH Tak di Gubris
Rabu, 08 Juli 2020 19:55 WIB
MUNTOK -- Keberadaan investasi tambak udang yang ada di Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip, memicu berbagai persoalan, mulai dari hukum,