Sudah Ilegal Bikin Ulah Lagi


Sudah Ilegal Bikin Ulah Lagi

MUNTOK -- Beberapa pekerja tambang illegal yang beraktivitas di DAS dan Hutan Mangrove Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip kembali berbuat ulah.

Pada Minggu (25/3) petang sekira pukul 16.30 WIB sekelompok pemuda yang diketahui sebagai pekerja TI Rajuk terlibat perkehalian di picu persoalan ketidak senangan atau rasa tersinggung. 

Hal ini diungkapkan langsung Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh Fitrianto mewakili Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto saat di konfirmasi harian ini pada Senin (26/3) sore.

"Sudah kita clearkan mas, masalah kecil saja semalam juga sudah kita selesaikan," ucap Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh Fitrianto. Senin (26/3) sore.

Perkehalian yang melibatkan sejumlah orang tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak Kapolsek Simpang Teritip malam itu juga. Adapun pemicu persoalan tersebut, bermula ketersinggungan antara korban yang biasa di panggil Kobra.

Pada saat itu pelaku yang bernama Gun menanyakan peralatan tambang nya yakni berupa pipa (selang,red) kepada kobra. Namun, korba merasa tidak senang dengan pertanyaan tersebut. Tadinya pipa tersebut baru saja di belikan Gun di Toko Safar namun Kobra ngotot mengklaim bahwa pipa tersebut miliknya. 

Kemudian melihat gelagat Gun bersama tiga orang rekan nya yakni Toni, Abas, dan Ahmad. Kobra bersama temannya bernama Andi langsung memukul Gun.

Selanjutnya, Gun bersama rekan nya melakukan perlawanan terhadap kubu Kobra bersama Andi, Jai, dan Feri. Perkelahian tersebut berhenti kemudian sekitar 10 menit, kubu Kobra kembali datang membawa parang panjang.

Tetapi aksi ini berhasil dihalangi oleh pemilik TI yakni Anyeng. Akan tetapi Kobra tidak menggubris dan berusaha mengejar Gun tetapi tidak berhasil didapatkan.

Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh Fefriyanto, SH seizin mengatakan bahwa Kobra mengalami luka di bagian kening dan telunjuk kiri. 

"Korban maupun pelaku sama sama mengalami luka akibat benda tumpul. Kasusnya saat ini diselesaikan secara kekeluargaan." Pungkasnya.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Jum'at, 03 April 2020 16:58 WIB
MUNTOK - Polisi Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau para nelayan yang biasa beraktivitas di daerah itu tidak
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Selasa, 24 Maret 2020 17:32 WIB
MUNTOK -- Pemerintah berupaya menanggulangi penyebaran Virus Covid 19, termasuk Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Senin, 23 Maret 2020 19:35 WIB
MUNTOK -- Ditengah kekhawatiran masyarakat terkait penyebaran Virus Covid 19, muncul sebuah informasi yang beredar di Medsos menyebutkan aktivitas di
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Senin, 23 Maret 2020 18:01 WIB
MUNTOK -- Hingga kini Pemda Bangka Barat belum menyediakan anggaran untuk menangani penyebaran Virus Covid 19 di Bangka Barat.