Dikira Tronton, Ternyata Gempa, BMKG Minta Masyarakat Tenang


Dikira Tronton, Ternyata Gempa, BMKG Minta Masyarakat Tenang

PARITTIGA - Kabupaten Bangka Barat (Babar) kembali diguncang gempa. Getaran gempa terjadi dan dirasakan warga dibeberapa desa di Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, Selasa (30/1) malam sekitar pukul 19.27 WIB.

Aryadi Baskara, warga Parittiga yang dihubungi Radar Bangka mengaku merasakan getaran gempa tersebut. Namun ia sebelumnya tidak sada bahwa getaran itu adalah gempa. "Ku kira mobil tronton yang lewat rupe e gempa," ujarnya.

Menurut dia, getaran berlangsung sangat cepat sehingga tidak menyebabkan kerusakan. "Sangat cepat, paling sekitar hitungan detik," tambahnya. Meski begitu ia mengaku, warga Parittiga sempat keluar rumah karena getaran tersebut. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung Mikron Antariksa membenarkan jika wilayah Jebus dan sekitarnya merasakan guncangan gempa bumi.

Guncangan gempa yang dirasakan masyarakat Jebus dengan kekuatan sekitar 4.5 skala richter. "Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak BMKG, kekuatan gempa bumi yang dirasakan masyarakat sebesar 4.5 skala richter," ujarnya.

Menurut Mikron, gempa yang dirasakan masyarakat berlangsung cukup cepat. Meski begitu masyarakat yang merasakan sempat kaget akan guncangan yang dirasakan.

"Tidak lama mungkin tidak lebih dari satu menit, masyarakat yang tidak pernah merasakan mungkin kaget dengan guncangan yang dirasakan," ungkapnya. Pihaknya pun telah mempersiapkan sebanyak sebelas orang yang tergabung dalam tim penanggulangan bencana gempa untuk kapan waktu diberangkatkan ke lokasi gempa.

"Ada sebelas orang yang kita siapkan, dan ini posisinya disiapkan. Kapan dibutuhkan dan situasi memang parah maka akan kita berangkat," tukasnya.

Kabid Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr Daryono menyebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa yang terjadi memiliki kekuatan M3,7. "Episenter terletak pada koordinat 1,48 LS dan 105,58 BT tepatnya di laut lepas pantai berjarak 12 km arah utara dari Klekajebu Kabupaten Bangka Barat dengan kedalaman 10 km," jelasnya.

Ia menyampaikan, dampak gempa yang dilaporkan oleh masyarakat menunjukkan bahwa gempa ini memicu guncangan dengan skala intensitas II - III MMI.

"Gempa yang dirasakan warga ini berlangsung cepat. Meski begitu masyarakat yang merasakan sempat kaget dengan guncangan yang dirasakan," terangnya.

"Beberapa warga sempat berlarian berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.  Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan kerusakan rumah. Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa ini dipicu oleh adanya aktivitas sesar lokal," tambahnya.  

Wilayah ini, lanjut Daryono, pada tahun kemarin, tepatnya tanggal 21 Januari pada pukul 07.08 WIB juga pernah terjadi gempa dengan kekuatan M 4,1. Melihat aktivitas yang berulang ini tampaknya memang terdapat struktur sesar aktif di lepas pantai utara Kabupaten Bangka Barat.

"Gempa bumi ini cukup unik dan menarik untuk dikaji lebih lanjut karena wilayah Bangka dan sekitarnya terletak di zona dengan tingkat aktivitas seismisitas rendah. Kepada warga dihimbau untuk tetap tenang, karena gempa berkekuatan relatif kecil ini tidak berpotensi merusak," imbuhnya.(rul/cr9)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Orang Gila Masuk DPT Pemilu 2019
Orang Gila Masuk DPT Pemilu 2019
Senin, 10 Desember 2018 17:10 WIB
MUNTOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Ke-2 untuk pemilu 2019 sebanyak
Siswa SDN 17 Muntok Belajar Tanpa Bangku, Kadisdikpora Babar Terkesan Diskriminatif
Siswa SDN 17 Muntok Belajar Tanpa Bangku, Kadisdikpora Babar Terkesan Diskriminatif
Selasa, 27 November 2018 20:45 WIB
MUNTOK - Sikap diskriminatif dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora), kabupaten Bangka Barat (Babar), Ismanto kepada
Pemkab Bangka Barat Lelang 10 Mobil dan 12 Motor Dinas
Pemkab Bangka Barat Lelang 10 Mobil dan 12 Motor Dinas
Senin, 26 November 2018 19:51 WIB
MUNTOK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) Melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD), segera melakukan pelelangan barang
Catat!! Atlet Babar Peraih Mendali Emas di Porprov Babel Diganjar Bonus Rp20 Juta
Catat!! Atlet Babar Peraih Mendali Emas di Porprov Babel Diganjar Bonus Rp20 Juta
Jum'at, 23 November 2018 22:45 WIB
MUNTOK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar), menyiapkan Bonus bagi para atletnya sebesar Rp20 juta jika berhasil meraih mendali emas