Kantor Lurah Sungai Daeng Tak Layak Huni


Kantor Lurah Sungai Daeng Tak Layak Huni

MUNTOK -- Lurah Sungai Daeng Febri mengungkapkan kondisi kantornya saat ini sangat tidak layak lagi.

Pasalnya, sejak kantor tersebut di dirikan belum sekali pun mendapatkan perawatan (renovasi,red), mengingat dana/anggaran yang belum bisa di sediakan oleh Pemda Bangka Barat.

Hal ini diungkapkan Febri selaku Lurah Sungai Daeng di sela-sela acara reses yang dilakukan oleh tiga orang anggota DPRD Bangka Belitung yakni Mansah, Bong Ming-Ming dan Mardan di Kampung Kebun Nanas Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok Bangka Barat, pada Kamis (25/1) malam.

"Jujur saja pak, bahwa Kantor Lurah Sungai Daeng itu sudah tidak layak lagi untuk ditempati. Karena hingga sekarang ini, anggaran untuk merenovasi nya tidak tersedia." Ungkap Febri. Kamis (25/1) malam.

Ia mengungkapkan, besaran anggaran yang disediakan oleh Pemda Babar untuk Kelurahan Sungai Daeng setiap tahun nya hanya lah sebesar 150 juta rupiah.

Anggaran tersebut, seluruhnya dipakai untuk membiayai operasional kantor kelurahan Sungai Daeng selama satu tahun anggaran.

"Setau saya, dari Ayah saya menjabat menjadi lurah di situ (Sungai Daeng,red) sampai ke saya, kantor tersebut belum pernah di renovasi. Kendala nya, tak lain yakni anggaran nya yang memang tidak disediakan. Setiap tahun anggaran yang diberikan oleh pemda melalui Kantor Camat Muntok cuma 150 juta per tahun. Dana ini seluruh nya untuk membiayai operasional sehari-hari yang ada di Kelurahan Sungai Daeng untuk selama 1 tahun," ungkap dia.

Keluhan Lurah Sungai Daeng ini pun dibenarkang pula warga Kebun Nanas Kelurahan Sungai Daeng yakni Nurhayati. Dirinya mengatakan bahwa selain di jadikan tempat pelayanan pemerintah kepada masyarakat Kantor Kelurahan Sungai Daeng juga sering kali dijadikan wadah oleh warga terutama kaum perempuan seperti latihan rabbana dan beberapa kegiatan lain nya.

"Tadi, apa yang disampaikan pak Lurah kami itu memang betul, dan memang demikian adanya kondisi kantor kelurahan kami itu pak. Kami, terutama ibu-ibu warga sini menjadikan kantor lurah itu sebagai tempat kami melakukan berbagai aktivitas warga seperi latihan rabbana dan lain sebagainya. Jadi, kalau bisa, kami minta bapak-bapak ini dapat sedikit memperhatikan kondisi kantor lurah kami ini supaya sedikit layak untuk ditempati," ujar Nurhayati warga Kebun Nanas Kelurahan Sungai Daeng. Kamis (25/1) malam.

Keluhan lurah dan warga Sungai Daeng ini pun langsung di tanggapi anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Mansah.

Mansah pun menyesalkan minimnya anggaran yang disediakan oleh Pemda Bangka Barat untuk setiap kelurahan yang ada.

"Anggaran 150 juta jauh dari cukup untuk membiayai pelayanan yang disediakan oleh aparatur kelurahan. Bagaimana bisa pelayanan bisa maksimal, anggaran nya minim." Ujar Mansah. Kamis (25/1) malam.

Mansah pun mengajak kedua koleganya yakni Ming-Ming dan Mardan setelah melakukan reses ini bersama-sama mengecek langsung kondisi Kantor Kelurahan tersebut.

"Nanti, kami bertiga langsung meninjau kondisi kantornya. Sebetulnya. Kantor pelayanan ke masyarakat seharusnya layak dulu baru bisa menciptakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujar politisi Partai Nasdem tersebut.(Ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Selamat Jalan AKBP Firman, Selamat Datang AKBP M Adenan
Selamat Jalan AKBP Firman, Selamat Datang AKBP M Adenan
Selasa, 17 September 2019 10:17 WIB
MUNTOK - Tampuk pimpinan dijajaran Polres Bangka Barat kembali mengalami pergantian, sebelumnya tongkat komando tersebut dipegang oleh AKBP Firman Andreanto
Warga Enam Desa Minta Blok B 10 Perkebunan Kelapa Sawit PT Sawindo Kencana Dibebaskan Untuk Tambang Rakyat
Warga Enam Desa Minta Blok B 10 Perkebunan Kelapa Sawit PT Sawindo Kencana Dibebaskan Untuk Tambang Rakyat
Selasa, 10 September 2019 10:53 WIB
TEMPILANG- Masyarakat dari enam desa di Kecamatan Tempilang meminta PT Timah, Tbk, untuk mengeluarkan izin pertambangan yang dilakukan oleh
Operasi Patuh Menumbing 2019, 225 Tilang Dikeluarkan Selama Lima Hari
Operasi Patuh Menumbing 2019, 225 Tilang Dikeluarkan Selama Lima Hari
Kamis, 05 September 2019 11:25 WIB
MUNTOK -- Selama lima hari pelaksanaan Operasi Patuh Menumbing 2019 di Bangka Barat, sudah ada 225 sanksi tilang yang dikeluarkan
Sumber Air Baku Menipis, PDAM Babar Terapkan Sistem Ganjil Genap
Sumber Air Baku Menipis, PDAM Babar Terapkan Sistem Ganjil Genap
Kamis, 05 September 2019 11:23 WIB
MUNTOK -- Sumber air baku PDAM Sejiran Setason berasal dari Kolong Babi sudah mulai menipis, bahkan dikhawatirkan akan kering dalam