Dinkes Sayangkan Managemen RSUD Babar, SKTM Bukan Berarti Tak Berlaku


Dinkes Sayangkan Managemen RSUD Babar, SKTM Bukan Berarti Tak Berlaku

MUNTOK - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Kasnetty, menyayangkan managemen RSUD Sejiran Setason yang tidak lagi menerima pasien pengguna Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) terhitung 1 September 2017 lalu.

Sebab menurut Kasnetty, adanya surat edaran peralihan ke penggunaan Kartu Bangka Barat Sehat (KBBS) bukan berarti kartu SKTM tidak lagi berlaku. Dalam hal ini menurut Kasnetty, harus ada komunikasi antara managemen RSUD Sejiran Setason dan Dinkes Babar. Sebab bagi Kasnetty tak ada alasan managemen rumah sakit menolak pasien. Terlebih jika pasien tersebut dalam kondisi kritis.

"Peralihan dalam surat edaran kami yang meminta pasien beralih ke KBBS, bukan berarti pasien yang menggunakan SKTM tidak bisa berobat. Apalagi kalau kondisinya kritis, tidak ada alasan rumah sakit menolak. Jadi dalam hal ini harusnya mereka koordinasi ke kami kalau ada pasien yang menggunakan SKTM," kata Kasnetty di ruang kerjanya, Kamis (7/9) siang.

Kasnetty menilai penggunaan dan kepemilikan SKTM tidak tepat sasaran. Hal inilah yang menjadi alasan pihaknya, menghentikan pembuatan SKTM dan mengalihkan ke Kartu Bangka Barat Sehat (KBBS) Sebab menurut Kasnetty, menurut Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tahun 2015, jumlah masyrakat miskin di Kabupaten Bangka Barat hanya berjumlah 2.000 jiwa.

Sementara tercatat sampai saat ini, peralihan penggunaan SKTM ke KBBS mencapai 17.000 jiwa. Kasnetty mensinyalir, sejumlah masyarakat mampu juga turut mencetak KBBS. Untuk itu, kedepan pihaknya akan melakukan verifikasi dan pendataan ulang.

"Kenapa kami stop SKTM, karena kami nilai tidak tepat sasaran. Dari data BDT 2015 hanya 2.000 penduduk Babar yang dinyatakan tidak mampu. Tapi faktanya ada 17.000 yang beralih dari SKTM ke KBBS sekarang. Makanya nanti melalui Dinsos akan kami verifikasi ulang warga yang berhak memegang KKBS," tegasnya.

Menurut Kasnetty, ada beberapa kualifikasi dan kriteria pemegang kartu Bangka Barat Sehat (KBBS) berdasarkan peraturan Bupati (Perbub) tantang perubahan atas peraturan Bupati nomor 48 tahun 2016. Mereka adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai mata pencarian. Tidak mempunyai sumber mata pencarian tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan keluarga.

Selebih dari itu, menurut Kasnetty mereka tidak layak menerima dan menjadi pemegang KBBS. "Kualifikasi dan kriteria pemegang SKTM dan KBBS itu orang yang sama sekali tidak mempunyai mata pencarian. Kalau adapun mereka tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan keluarga," katanya.

Kasnetty menegaskan, bagi kategori warga mampu, agar tidak turut dan masuk program KBBS. Pasalnya, jika terbukti dari golongan mampu, pengguna KBBS terancam dikenakan sanksi sesuai peraturan Bupati (Perbub) tantang perubahan atas peraturan Bupati nomor 48 tahun 2016.

Dimana perbub tersebut berbunyi, apabila dikemudian hari terdapat pasien yang menggunakan fasilitas Jamkesda Sejiran Setason, namun tidak sesuai atau menyalahi ketentuan maka akan dikenakan sanksi, berupa pengambilan semua biaya pengobatan selama yang bersangkutan menggunakan fasilitas Jamkesda Sejiran Setason ke kas daerah ke Kabupaten Babar.

"Jadi bagi pasien pengguna KBBS yang terbukti mampu akan dikenakan sanksi  berupa pengambilan semua biaya pengobatan selama yang bersangkutan meenggunakan fasilitas jamkesda ke kas daerah," tegasnya.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Orang Gila Masuk DPT Pemilu 2019
Orang Gila Masuk DPT Pemilu 2019
Senin, 10 Desember 2018 17:10 WIB
MUNTOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Ke-2 untuk pemilu 2019 sebanyak
Siswa SDN 17 Muntok Belajar Tanpa Bangku, Kadisdikpora Babar Terkesan Diskriminatif
Siswa SDN 17 Muntok Belajar Tanpa Bangku, Kadisdikpora Babar Terkesan Diskriminatif
Selasa, 27 November 2018 20:45 WIB
MUNTOK - Sikap diskriminatif dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora), kabupaten Bangka Barat (Babar), Ismanto kepada
Pemkab Bangka Barat Lelang 10 Mobil dan 12 Motor Dinas
Pemkab Bangka Barat Lelang 10 Mobil dan 12 Motor Dinas
Senin, 26 November 2018 19:51 WIB
MUNTOK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) Melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD), segera melakukan pelelangan barang
Catat!! Atlet Babar Peraih Mendali Emas di Porprov Babel Diganjar Bonus Rp20 Juta
Catat!! Atlet Babar Peraih Mendali Emas di Porprov Babel Diganjar Bonus Rp20 Juta
Jum'at, 23 November 2018 22:45 WIB
MUNTOK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar), menyiapkan Bonus bagi para atletnya sebesar Rp20 juta jika berhasil meraih mendali emas