Kurangi Masyarakat Miskin di Babar. 35 Desa Terpadu Bakal Dibentuk


Kurangi Masyarakat Miskin di Babar. 35 Desa Terpadu Bakal Dibentuk

MUNTOK (radarbangka.co.id) -  Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan membentuk 35 unit desa terpadu untuk mempercepat pembangunan sekaligus mengurangi masyarakat miskin di pedesaan.
"Program desa terpadu melibatkan para pemangku kepentingan sehingga nantinya tidak ada lagi desa tertinggal yang masyarakatnya miskin," kata Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Sidarta Gautama, Kamis (12/5).
Ia menjelaskan, diupayakan 35 dari 60 unit desa di Bangka Barat menjadi desa terpadu hingga 2015, dengan menggali dan mengembangkan seluruh potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desa, sehingga arah pembangunan disesuaikan potensi desa.
"Tim yang anggotanya diambil dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini akan menggali seluruh potensi desa, agar program desa terpadu lebih terarah dan bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan potensi yang ada," ujarnya.
Dengan demikian, kata dia, pemerintah daerah lebih mudah memajukan dan mengembangkan desa sesuai potensinya sehingga nanti mengarah kepada pembentukan desa mandiri pangan, desa perikanan, perdagangan, pesisir dan desa mandiri lainnya.
"Anggaran pembangunan pedesaan disesuikan dengan kebutuhan dan anggaran dana tersebut disediakan dinas terkait dengan bidangnya, seperti pembangunan kesehatan tentu dilaksanakan dinas kesehatan, infrastruktur merupakan tugas dinas pekerjaan umum, demikian juga dengan bidang lainnya," ujarnya.
Dengan demikian, kata dia, dinas yang terkait dengan desa memiliki alokasi dana tersendiri untuk pembangunan desa di berbagai sektor.
"Jika potensi masing-masing desa sudah terlihat, maka kami akan membentuk desa percontohan untuk memacu semangat dan partisipasi masyarakat desa lainnya berlomba-lomba dalam membangun desanya," ujarnya.
Ia menjelaskan, Bangka Barat terdiri lima kecamatan yaitu Muntok, Jebus, Parittiga, Kelapa, Tempilang dan Simpang Tritip dan 60 desa dengan jumlah penduduk sekitar 147 ribu jiwa.
"Rata-rata masyarakat Bangka Barat bekerja di sektor pertambangan dan perkebunan, kemudian pengawai negeri sipil dan nelayan. Sebanyak 32 desa merupakan desa pesisir yang rata-rata penduduknya bekerja sebagai nelayan, " ujarnya. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
 Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Positif Covid-19, Pasien Rujukan dari Babar Meninggal Dunia di RSUD Depati Bahrin
Jum'at, 18 September 2020 19:48 WIB
MUNTOK – Warga Kabupaten Bangka Barat yang dirujuk ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungaliat, Kabupaten
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Bupati Markus Gelar Rapat Bina Pamong Bahas Investasi Pabrik Minyak Goreng
Kamis, 17 September 2020 20:52 WIB
MUNTOK – Setelah mendengarkan laporan, menyerap aspirasi dan menjawab berbagai keluhan masyarakat Kabupaten Bangka Barat khususnya warga Kecamatan Parittiga,
  “Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
“Biarkan Cinta Bicara” Promosikan Wisata Bangka Barat
Kamis, 17 September 2020 00:14 WIB
MUNTOK – Produser muda asal Jakarta, Pandi mempromosi destinasi wisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat lewat film "Biarkan Cinta Bicara".
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Tukang Koperasi 
Selasa, 15 September 2020 15:12 WIB
MUNTOK - Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh melalui Kanit Reskrim IPDA Diki Zulkarnain mengatakan, pihaknya tengah mencari pelaku pembacokan tukang harian koperasi di Dusun