Pemda Babar Gandeng Kepolisian


Pemda Babar Gandeng Kepolisian

  MUNTOK - Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat (Babar) melibatkan institusi penegak hukum guna mengantisipasi pendatang, pasca lebaran Idul Fitri. Hal ini diungkapkan langsung Bupati Bangka Barat H Parhan Ali usai meninjau kesiapan pelaksanaan mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Babar, pada Senin (19/6) kemarin.

    "Kedatangan pendatang pasca lebaran ini kita akan mengajak institusi Polres Babar, karena Babar memang salah satu wilayah yang dilirik oleh pendatang dari luar untuk mencari nafkah terutama di sektor pertambang," ungkap Bupati H Parhan Ali.

Selain itu, dirinya menghimbau kepada seluruh kades/lurah dan camat untuk memantau dan mengawasi warga di wilayah masing masing.

    "Para kades/luran dan camat harus pro aktif mengawasi warganya apakah ada tidak warga baru (pendatang,red) yang belum melapor. Begitu pun Sat Pol PP pengawasannya harus ditingkatkan," ucap H Parhan Ali.

    Menurutnya, Bangka Barat salah satu daerah yang menjadi para kaum urban untuk mengadu nasif. Maklum saja, Babar sendiri salah satu daerah yang kaya akan SDA seperti timah. Apalagi saat ini harga jual timah dipasaran cukup menjanjikan. Selain di sektor pertambangan, biasa pendatang bekerja sebagai pekerja di sektor perkebunan seperti kelapa sawit. Namun, dikatakannya bagi pendatang yang bekerja sebagai karyawan swasta maupun pegawai pemerintah lain nya tidak pula begitu dikhawatirkan. Tetapi, dihimbau untuk segera mengurus administrasi kependudukan yang sah.

    "Babar salah satu incaran pendatang, karena selain banyak timah di sini juga banyak perkebunan kelapa sawit. Untuk itu, diharus diawasi betul betul, jangan sampai menganggu kondusifitas daerah. Babar sudah cukup aman saat ini, jangan sampai dengan adanya pendatang yang jelas ini dapat mengganggu tingkat keamanan daerah. Selain penambang, pendatang yang bekerja sebagai karyawan swasta dan institusi pemerintah kita himbau segera urus administrasi kependudukan yang sah, kebiasaan kita itu tamu yang datang harus melapor 2x24 jam," ujar Parhan Ali.

    Disisi lain, Parhan pun menegaskan dan menginstruksikan kepada seluruh pejabat dil ingkungan Pemda Babar untuk tidak mempergunakan kendaraan dinas untuk mudik ke luar pulau. "Sudah instruksikan itu tidak boleh, kalau cuma masih di Pulau Bangka ini silakan saja, tapi kalau luar pulau tidak boleh, karena kendaraan dinas hanya dipakai urusan kedinasan saja," tegasnya.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Jum'at, 03 April 2020 16:58 WIB
MUNTOK - Polisi Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau para nelayan yang biasa beraktivitas di daerah itu tidak
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Selasa, 24 Maret 2020 17:32 WIB
MUNTOK -- Pemerintah berupaya menanggulangi penyebaran Virus Covid 19, termasuk Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Senin, 23 Maret 2020 19:35 WIB
MUNTOK -- Ditengah kekhawatiran masyarakat terkait penyebaran Virus Covid 19, muncul sebuah informasi yang beredar di Medsos menyebutkan aktivitas di
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Senin, 23 Maret 2020 18:01 WIB
MUNTOK -- Hingga kini Pemda Bangka Barat belum menyediakan anggaran untuk menangani penyebaran Virus Covid 19 di Bangka Barat.