Anggaran 2018 Babar Defisit


Anggaran 2018 Babar Defisit

    MUNTOK - Anggaran belanja daerah Kabupaten Bangka Barat (Babar) tahun 2018 defisit sebesar RP 27.600.363.686. Hal ini diungkapkan langsung Bupati Bangka Barat H Parhan Ali pada saat sidang rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2018 kepada DPRD Babar pada Rabu (14/6) kemarin.

    "Agenda pembangunan tahun 2018 mendatang yaitu pembangunan ekonomi masyarakat wilayah pedesaan dan pengembangan kapasitas serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pertanian dan pariwisara. Sasaran utamanya wilayah pedesaan. Untuk itu, kita sudah menyusun sebuah kebijakan anggaran untuk mencapai target tersebut dimana pendapatan diprediksikan sebesar Rp 860.620.630.400, anggaran belanja diprediksikan sebesar Rp 918.022.965.086. Dengan demikian terjadi depisit anggaran sebesar Rp 27.600.363.686. Insyaallah defisit ini akan kita tutupi melalui pendapatan yang sah sebesar Rp 57.600.383.686," ujar H Parhan Ali dalam sambutannya dihadapan para unsur pimpinan dan anggota DPRD Babar serta para tamu undangan lainnya, Rabu (14/6) kemarin.

    Menurut Parhan, berdasarkan pelaksanaan agenda kegiatan pembangunan tahun 2016, mengalami perkembangan pembangunan yang diharapkan pada tahun 2017. Oleh karena itu, sasaran utama di tahun 2018 adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang ditunjukkan dengan membaiknya indikator pembangunan pada indikator makro, dengan sasaran pembangunan sebagai berikut pertumbuhan ekonomi sebesar 4,88%, indek pembangunan manusia menjadi 99,75, menurunkan angka kemiskinan sebesar 3%, menekan angkat tingkat penggangguran terbuka sebesar 5,8% dan peningkatan pendapatan perkapita sebesar Rp 663.000.

    "Untuk itu, atas nama Pemda Babar sekaligus bupati menaruh harapan agar rencana KUA dan PPAS  dapat dibahas dengan badan anggaran DPRD untuk menyempurnakan kekurangan yang ada agar menjadi lebih sempurna demi kemajuan negeri Sejiran Setason," imbuhnya.

Rapat paripurna penyampaian KUA PPAS Tahun 2018 tersebut dihadiri pula Ketua dan Wakil Ketua DPRD Babar, Unsur Muspida Kabupaten Babar, Anggota DPRD Babar, Sekda, staf ahli bupati, asisten serta dan para kepala OPD dilingkungan Pemda Babar. Selain itu, turuy hadir pada rapat tersebut unsur BUMN/BUMD, dan beberapa unsur swasta lain yang ada di Kabupaten Babar.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Polres Babar Imbau Nelayan Tidak Buka Jasa Penyeberangan
Jum'at, 03 April 2020 16:58 WIB
MUNTOK - Polisi Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau para nelayan yang biasa beraktivitas di daerah itu tidak
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pelaksanaan Pilkades di Babar Sementara Waktu Ditunda
Selasa, 24 Maret 2020 17:32 WIB
MUNTOK -- Pemerintah berupaya menanggulangi penyebaran Virus Covid 19, termasuk Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Bikin resah, Beredar kabar Pasar Muntok tutup selama 3 Hari, M Zakaria : Informasi tidak benar alias HOAX
Senin, 23 Maret 2020 19:35 WIB
MUNTOK -- Ditengah kekhawatiran masyarakat terkait penyebaran Virus Covid 19, muncul sebuah informasi yang beredar di Medsos menyebutkan aktivitas di
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Pemkab Babar Belum Siapkan Anggaran Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Bangka Barat
Senin, 23 Maret 2020 18:01 WIB
MUNTOK -- Hingga kini Pemda Bangka Barat belum menyediakan anggaran untuk menangani penyebaran Virus Covid 19 di Bangka Barat.