43 Gram Sabu Tak Dihadirkan


43 Gram Sabu Tak Dihadirkan

    MUNTOK - Sebanyak 43 gram barang bukti narkotika jenis sabu tidak bisa dihadirkan aparat kepolisian Polres Bangka Barat (Babar), pada saat jumpa pers dihadapan wartawan, kemarin (14/3). Menurut  Wakapolres Kompol Chandra Kurnia Setiawan, S.Ik, 43 gram sabu tersebut sudah dikirim ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk dilakukan uji laboratorium.

    "Total barang bukti yang disita adalah 73 gram sabu dan 18 butir ekstasi. Ini dipasok dari wilayah Sumatera Selatan melalui jalur Pelabuhan penyebarangan Muntok-Palembang, kata Kompol Chandra. Menurut dia, pada kasus yang melibatkan empat pelaku tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 40 paket sabu-sabu beragam ukuran, 18 butir inex dan uang tunai sebesar Rp5.000.000.

    Sebanyak empat pelaku, masing-masing Santra alias Aak diamankan polisi pada Rabu (22/2) silam, dan Irfan alias Iip, Amir Paisal alias Igo dan Salim alias Oga ketiganya diamankan pada tanggal 10 Maret 2017. "Kasus yang ditangani sekitar satu bulan ini merupakan cukup menonjol di wilayah hukum Polres Bangka Barat," katanya. Wakapolres melanjutkan, Santra Alias Aak ditangkap di satu rumah makan padang Pal 4 Muntok.

    "Tersangka Santra ini merupakan salah satu TO polisi, bertempat disalah satu rumah makan padang yang ada di Jalan Jenderal Sudirman Muntok Babar, tersangka kita amankan. Dari situ, tersangka digeledah dan ditemukan barang bukti dari kantong celana sebelah kanan 5 bungkus plastik berisi kristal yang diduga sabu sabu. Barang bukti tersebut dibungkus oleh tersangka dengan plastik bening berlakban cokelat dan dimasukkannya ke dalam amplop kertas putih dan dibungkus lagi dengan plastik hitam," bebernya. 

    Sementara tersangka lain seperti Irfan dan Amir, diamankan di kontrakannya di Kampung Sawah Kelurahan Tanjung Muntok Babar pada hari Kamis (9/3) malam sekira pukul 22.00 WIB. Dari hasil penyelidikan terhadap keduanya, polisi juga mengamankan tersangka Salim alias Oga dikontrakan miliknya jalan Kampung Air Samak, Kelurahan Tanjung Muntok, Babar pada keesokan harinya.

    Menurut Chandra, ketiganya merupakan bandar narkoba jenis sabu sabu dan inex, dari tangan tersangka Irfan dan Amir ditemukan barang bukti 31 bungkus plastik bening berisi kristal yang diduga sabu sabu dengan berat 29,41 gram dan 18 butir inex berwarna cokelat. Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan barang haram tersebut sebesar 1.350.000 rupiah dan 3.195.000 rupiah, 1 unit HP berikut sim card dan beberapa barang bukti lainnya.

    "Jadi dari 3 tersangka ini satu kita lumpuhkan dengan timah panas, karena pada saat kita amankan tersangka Salim alias Oga ini melawan anggota. Dari tangan tersangka Salim ditemukan juga barang bukti empat bungkus plastik bening berisikan sabu sabu dengan berat 0,5 gram, satu buah jaket, satu lembar kertas aluminium poil dan 2 bungkus plastik bening kosong," ujar Chandra.

    Ia menjelaskan, para pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena menguasai dan mengedarkan barang haram itu. "Dalam kasus ini kami juga masih mencari satu orang pelaku yang diduga berkomplot dan saat ini sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang," kata dia.

Penangkapan terhadap para pelaku, kata dia, berawal dari informasi yang didapatkan dari warga terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di daerah itu.

    Mendapatkan informasi itu, polisi yang dipimpin Kepala Satnarkoba AKP Indra Eko langsung memberi respons dengan melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus satu orang anggota kelompok yang dimaksud.

"Dari penangkapan itu, kami mendapatkan informasi pelaku secara bersama-sama mengedarkan narkoba dan kami pun segera melakukan penangkapan kepada tiga orang lainnya yang diduga sebagai pelaku.

    Saat ini para pelaku masih meringkuk di ruang tahanan Mapolres Bangka Barat untuk proses hukum selanjutnya. "Kasus ini sudah kami serahkan ke penyidik kalau BAP sudah lengkap langsung dikirim ke Kejaksaan untuk disidangkan," katanya. 

       Melalui pengungkapan kasus ini, pihaknya berharap masyarakat bisa melakukan antisipasi dini sehingga tidak terjerumus pada kasus yang sama.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Selain Melibatkan Tenaga Lokal PT Timah Juga Menggandeng UMKM Bangka Barat Untuk Pembangunan Smelter Ausmelt
Selain Melibatkan Tenaga Lokal PT Timah Juga Menggandeng UMKM Bangka Barat Untuk Pembangunan Smelter Ausmelt
Kamis, 30 Januari 2020 20:25 WIB
MUNTOK -- Smelter yang akan menggunakan teknologi ausmelt berkapasitas 40.000 per tahun akan di bangun di Bangka Barat.
Tahun 2019,  Angka Kriminalitas di Babar Menurun
Tahun 2019, Angka Kriminalitas di Babar Menurun
Selasa, 31 Desember 2019 16:11 WIB
MUNTOK - Tahun 2019 angka kriminilitas di wilayah hukum Polres Bangka Barat mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Kapolres Bangka Barat
Bunda PAUD Babel Bagikan 7.500 Eksamplar Majalah MAUDI ke Bangka Barat
Bunda PAUD Babel Bagikan 7.500 Eksamplar Majalah MAUDI ke Bangka Barat
Senin, 23 Desember 2019 22:41 WIB
MUNTOK - Bunda PAUD Bangka Belitung, Hj Melati Erzaldi membagikan sebanyak 7.500 eksamplar Majalah Anak Usia Dini (Maudi) kepada Bunda
Tanaman Pangan Penopang Hidup Petani Bangka Barat
Tanaman Pangan Penopang Hidup Petani Bangka Barat
Selasa, 17 Desember 2019 19:05 WIB
MUNTOK - Dinas Pertanian dan Pangan Pemda Bangka Barat menggelar promosi tanaman pangan dan hortikultura yang berlangsung di halaman Dinas