KIP Beroperasi Depan KSOP Muntok


KIP Beroperasi Depan KSOP Muntok

    MUNTOK - Kepulan asap hitam membumbung tinggi. Ini berasal dari 2 unit Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di perairan Muntok, Kamis (9/3) pagi. Informasi yang diperoleh harian ini, dua KIP yang beroperasi di Perairan Tanjung, Kecamatan Muntok tersebut, yakni KIP Shanko 1 dan KIP Karya Prima.

    Sampai hari ini, Kamis (9/3) sekira pukul 10.00 WIB, tak ada upaya pencegahan dari pihak terkait.  Padahal dua KIP Shanko 1 dan KIP Karya Prima itu beroperasi hanya ratusan meter dari bibir pantai. Ironisnya lagi, 1 KIP lagi yakni KIP Shanko tersebut beroperasi persis di depan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muntok yang merupakan salah satu pihak yang mengeluarkan perizinan terkait beroperasinya KIP tersebut.

    Camat Muntok Sukandi membenarkan adanya 2 KIP yang beroperasi di perairan Muntok. Namun setahu dirinya, 1 dari nama KIP tersebut merupakan KIP Shanko. Namun informasi yang sempat diterima Sukandi, KIP Shanko menambah satu armada KIP. "Memang tadi saya lihat jarak operasinya ratusan meter dari pantai. Informasinya KIP Shanko nambah 1 lagi, tapi saya tidak tahu namanya," ujar Sukandi di kantornya, Kamis (9/3).

    Selain itu diakui Sukandi, dirinya tak tahu menahu soal perpindahan Ruang Kerja (RK) KIP Shanko 1 dan KIP Karya Prima ke perairan Tanjung, Kecamatan Muntok, persisnya di depan kantor KSOP Muntok. Sejauh ini diakui Sukandi, belum ada laporan baik dari PT Timah maupun pengelola KIP terkait adanya perpindahan RK tersebut. Informasi yang diperoleh Sukandi, kedua KIP tersebut telah hampir satu bulan beroperasi di perairan Tanjung Muntok.

    Sementara menurut pihak KSOP Muntok, sebelumya RK KIP Shanko dan KIP Karya Prima berada di perairan Belo, Kecamatan Muntok. "Belum ada laporan ke kami. Baik dari pihak PT Timah ataupun pengelola KIP. Tau-tau sudah kerja saja di perairan Tanjung. Informasinya sudah hampir sebulan ini beroperasinya," jelasnya.

    Sementara Nazirin petugas kesyahbandaraan KSOP Muntok sempat kesal saat hendak dikonfirmasi wartawan terkait beroperasi KIP tersebut. Spontan nada bicara Nazirin meninggi saat awak menanyakan keberadaan kepala KSOP Muntok Supriyono. Kala itu dirinya belum bersedia di wawancara dengan dalih masih ada tamu. "Pak Supriyono tidak ada lagi di Jakarta, nanti saja saya masih ada tamu," cetus Nazirin dengan nada tinggi.

    Nazirin mengaku, KSOP Muntok hanya mengeluarkan izin gerannya di Belo. "Kalau dia ternyata mangkir dan bekerja di tempat lain, itu bukan kewenangan kami untuk menegurnya, tapi PT Timah," kilahnya. (ray)




Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
PT Timah Dukung Lahan Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata dan Lahan Ketahanan Pangan
PT Timah Dukung Lahan Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata dan Lahan Ketahanan Pangan
Minggu, 12 Juli 2020 19:01 WIB
MUNTOK -- Kepala Bidang Sekretariat Unit Metalurgi PT Timah, Suryadi Djabar Hamid mewakili Kepala Unit Metalurgi PT Timah, Tbk saat
Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Terjunkan Kekuatan Penuh
Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Terjunkan Kekuatan Penuh
Jum'at, 10 Juli 2020 20:25 WIB
MUNTOK -- Polres Bangka Barat menerjunkan 2/3 kekuatan yang ada untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak di Kabupaten Bangka Barat.
NasDem Bangka Barat Sowan ke Tiga Partai Sekaligus
NasDem Bangka Barat Sowan ke Tiga Partai Sekaligus
Rabu, 08 Juli 2020 20:09 WIB
MUNTOK -- Jelang pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat, jajaran pengurus partai NasDem Bangka Barat menemui para pengurus
Papan Plang Larangan DLH Tak di Gubris
Papan Plang Larangan DLH Tak di Gubris
Rabu, 08 Juli 2020 19:55 WIB
MUNTOK -- Keberadaan investasi tambak udang yang ada di Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip, memicu berbagai persoalan, mulai dari hukum,