Kaji Kembali Direktur RSUD SS


Kaji Kembali Direktur RSUD SS

    MUNTOK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sejiran Setason (SS) Bangka Barat (Babar) kembali disidak. Jika sebelumnya oleh Wakil Bupati Babar Markus.,SH. Kini giliran dua anggota DPRD Babar dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dua politisi tersebut yaitu Wakil Ketua Komisi A, Dafitri dan Adi Sucipto Atmo anggota Komisi C DPRD Kabupaten Babar.

    Sidak yang dilakukan kedua anggota DPRD Babar tersebut menyusul adanya laporan masyarakat terkait beberapa keluhan pelayanan yang ada di RSUD itu sendiri. Wakil Ketua Komisi A DPRD Babar Dafitri menegaskan, pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati agar dapat mengkaji kembali dalam hal penempatan pejabat esselon khususnya di RSUD SS Babar. Pasalnya, direktur RSUD SS dr Nurjanah, M.Sc, S.PPK gagal menjadi top manager RSUD SS. Sehingga fungsi pelayanan tidak berjalan optimal dan terlalu banyak keluhan dari warga masyarakat Babar.

    "Kita minta kepada Pemda untuk mengkaji penempatan pejabat yang dipercaya menduduki jabatan direktur RSUD ini. Karena direktur sekarang ini kita anggap gagal menjadi top manager di RSUD ini. Buktinya dari dari hasil sidak kita ini pelayanan di RSUD ini jauh dari kata baik dan bisa memuaskan. Padalah, tidak sedikit anggaran APBD yang dikucurkan setiap tahunnya ke RSUD SS untuk memberikan pelayanan yang kita harapkan menjadi lebih baik lagi," tegas Dafitri saat menghubungi harian ini, kemarin (20/10).

    Dari hasil sidaknya bersama Adi Sucipto, ada beberapa temuan fasilitas yang dinilai tidak layak dan sepatutnya disediakan oleh pihak RSUD seperti Ruang UGD tidak ada kipas angin, AC yang tersedia tidak dapat difungsikan lagi, ruang IV kelas tiga tidak ada fasilitas AC maupun kipas angin, 2 ruang tertulis dalam perbaikan tapi tidak ada aktifitas perbaikan, kelas 1 dan II kelas 3 tidak ada AC maupun kipas angin, kelas 3 ruang pasca bersalin tidak ada ac maupun kipas angin dan lainnya. "Seharusnya jaman sekarang ini tidak ada lagi cerita setiap ruang pelayanan publik itu yang tidak memilik pendingin minimal kipas angin. Apalagi sekelas ruang perawatan orang sakit,"s esalnya.

    Masih dikatakan Dafitri, bahwa kedepan dirinya akan terus saja melakukan pengawasan terhadap kinerja SKPD. Dikatakannya, hal ini ia lakukan karena visi misi Pemkab Babar sudah jelas yaitu untuk mewujudkan Babar Hebat 2021. "Tidak hanya pada RSUD saja, tapi semua SKPD akan kita awasi, pejabat yang sudah diberikan kepercayaan oleh pak bupati harus betul betul kompeten, buka sekedar ABS (asal bapak senang,red). Karena lima tahun ke depan Pemkab Babar memiliki visi misi yang sangat besar yaitu mewujudkan Babar Hebat," pungkasnya.

    Sementara, RSUD SS dalam rilis yang disampaikan ke Radar Bangka menjelaskan, beberapa ruangan sebagaimana yang dimaksud anggota DPRD yang belum tersedia pendingin ruangan direncanakan tahun 2017 karena sesuai dengan aturan untuk yang ber AC adalah kelas I dan kelas II, sedangkan sebagian kecil kipas angin yang bermasalah saat ini karena memang sedang mengalami kendala seperti mati lampu dan lainnya.
 
    "Progres belanja pemeliharaan dan lainnya di Sapras terlambat lantaran masih di birokrasi dari meja ke meja, karena disitu ada pejabat pengadaan, pihak ketiga, pemeriksa barang dan persetujuan direktur sesuai dengan prosedur yang berlaku," tulisnya. 

    Terkait dengan kepuasan. Berdasarkan Indeks kepuasan masyarakat (IKM) di lingkungan RSUD Sejiran Setason oleh responden secara berbeda selama 2 tahun sekali dari keluarga pasien yang dirawat jalan dan rawat inap yang meliputi 14 prosedur adalah bernilai 74 persen kategorinya B (baik). "Artinya ada sekitar 26 persen tidak puas, namun kami akan terus mengupayakan perbaikan pelayanan baik medis maupun non medis," janji pihak RSUD. (ray)




Banner

Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Kejari Babar Tulis Buku Berjudul "Kawal Keuangan Negara Penanganan Covid-19"
Kejari Babar Tulis Buku Berjudul "Kawal Keuangan Negara Penanganan Covid-19"
Selasa, 30 Juni 2020 14:55 WIB
MUNTOK -- Hampir semua orang menerima kondisi pandemi covid-19, adalah suatu hal yang membawa dampak negatif dari semua lini kehidupan,
Kapolri Cabut Maklumat Tentang Kerumunan, Ketua KPU Babar : Aturan Kampanye Pilkada Masih Menunggu PKPU
Kapolri Cabut Maklumat Tentang Kerumunan, Ketua KPU Babar : Aturan Kampanye Pilkada Masih Menunggu PKPU
Senin, 29 Juni 2020 16:24 WIB
MUNTOK -- Penyelenggaraan pilkada serentak yang akan di laksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, menyisakan berbagai dilema bagi penyelenggara
Pemkab Bangka Barat Bantu Sembako Melalui Kegiatan Pasar Murah
Pemkab Bangka Barat Bantu Sembako Melalui Kegiatan Pasar Murah
Minggu, 28 Juni 2020 20:02 WIB
MUNTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan bahan pangan pokok kepada warga membutuhkan dan terdampak
Akhiri Kegiatan di Bangka Barat, Gubernur Erzaldi Lakukan Rapat Persiapan Geopark Bangka
Akhiri Kegiatan di Bangka Barat, Gubernur Erzaldi Lakukan Rapat Persiapan Geopark Bangka
Sabtu, 27 Juni 2020 20:44 WIB
BAKIT - Mengakhiri serangkaian kegiatan di Bangka Barat, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Babel melakukan rapat dengan