Jangan Anarkis!


Jangan Anarkis!

MENGINGAT seringnya perilaku siswa yang tidak lulus UN diluar kendali, bahkan hingga merugikan pihak lain baik itu sekolah tempat dia menuntut ilmu maupun lingkungan di sekitarnya. Hampir seluruh anggota aparat kepolisian akan dikerahkan untuk memantau hingga mengamankan jika terjadi tindakan yang tidak diinginkan.

Kapolres Bangka Selatan (Basel), AKBP Juwari menegaskan, dirinya telah memerintahkan seluruh anak buahnya tanpa terkecuali untuk memantau langsung perilaku para siswa baik dari penerimaan hasil UN hingga pulangnya. Selain itu, kapolres juga meminta agar para siswa tidak terlibat konvoi ria di jalanan dengan menggunakan sepeda motor dan lain sebagainya,” kata kapolres. 

Langkah  ini dilakukan, kata Juwari, mengingat siswa merupakan generasi penerus bangsa.  Jadi perlu lebih ditingkatkan lagi pembinaan dan pengembangan serta pembangunan yang berjiwa Pancasila.

Senada dengan Juwari, Kapolres Bangka, AKBP. Asep Ahdiatna, SIK. MH. menghimbau kepada seluruh pelajar yang mendapatkan hasil kelulusan untuk dapat terus menjaga ketertiban. Menurut kapolres, apapun hasilnya dari hasil belajar selama 3 tahun duduk di bangku SMA dengan upaya keras harus dapat disyukuri dengan rasa bangga.

“Bagi siswa - siswi yang berhasil mendapatkan nilai yang bagus untuk terus bersyukur dan menghargai teman - teman yang belum berhasil. Dan sebaliknya, apabila ada siswa - siswi yang hari ini dinyatakan belum berhasil lulus maka untuk segera membuat rencana belajar yang baru agar di tahun berikutnya dapat berhasil dengan nilai yang memuaskan,” ujar dia. 

Selain itu, ia mengharapkan agar pelajar yang mendapatkan hasil kelulusan untuk dapat menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Bahkan  ditegaskannya,  agar para siswa melakukan perbuatan yang masuk dalam kategori tindak pidana lainnya yang dapat menjerumuskan masing - masing pelaku ke dalam jalur hukum. 

"Hindari perbuatan yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. Seperti miras, narkoba, kebut - kebutan saat mengendarai kendaraan, berkelahi atau perbuatan lainnya yang mengandung unsur tindak pidana," tegas kapolres.

Dunia Belum Kiamat
Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah AKBP Kurdi, SIK juga menghimbau kepada para siswa yang merayakan kelulusan agar kiranya dapat menghindari tindakan-tindakan kriminalitas. 

"Bagi yang lulus jangan euforia-lah. Pokoknya jangan ada mabuk-mabukan, konvoi, coret-coretan, apalagi sampai seks bebas. Bagi yang tidak lulus, dunia belum kiamat karena masih ada waktu dan hari esok. Jangan sampai merasa gagal, kemudian melakukan tindakan bodoh, karena nanti malah menimbulkan masalah baru", kata kepada RB Minggu (15/5).

Ditambahkan dia, pihak polres telah menyiapkan 80 personil untuk mengamankan pengumuman kelulusan UN di 13 sekolah di Bateng. Selain itu kata dia, pihaknya juga tetap memantau titik-titik tertentu yang disinyalir sering dijadikan tempat berkumpulnya para siswa, terutama Kota Koba, seperti di Pantai Tanjung, alun-alun dan bundaran.

"Kita sudah siapkan 80 personil dengan didukung oleh kekuatan cadangan yang akan digunakan manakala ada hal-hal yang diluar batas yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Tapi mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti itulah. Sampai saat ini kita sudah lakukan upaya-upaya dan titik-titik khusus sudah menjadi perhatian kita dengan melakukan upaya preventif," ujar dia seraya mengatakan manakala ada siswa yang kedapatan melakukan tindakan diluar batas, maka akan dilakukan upaya edukatif terlebih dahulu.

Butuh Peran Aktif Orang Tua 
Himbauan juga disampaikan Wakil Bupati Bangka Tengah Ir. H. Patrianusa Sjahrun. Wabup menghimbau selain pihak sekolah agar para orang tua kiranya dapat mengingatkan anak-anaknya agar tidak melakukan euforia kelulusan yang berlebihan.

"Disini kita harapkan peran sekolah dan orang tua. Sekolah kita harapkan dapat memberikan himbauan dan memantau para siswanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Lebih baik do’a bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan setelah itu berdiam dirilah di rumah, daripada nanti menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan. Kepada orang tua yang anak-anaknya belum berhasil, kita sarankan untuk tidak memarahi atas ketidakberhasilan tersebut. Lebih baik diberikan motivas dan semangat agar dia dapat bangkit kembali, karena ini bukan semata-mata kegagalannya secara pribadi", harap Wabup seraya mengucapkan selamat bagi yang telah berhasil dan kepada seluruh stakeholder yang ada karena persentase keulusan di Bateng pada tahun ini mengalami peningkatan.

Sementara itu, menurut pantauan RB Minggu (15/5) di beberapa sekolah di Kota Koba tampak sibuk menyiapkan acara pengumuman kelulusan yang akan dilangsungkan pada hari ini (Senin). Seperti yang terlihat di SMK IDSA Koba tampak kesibukan disana-sini, karena di sekolah tersebut kegiatan perpisahan dan pengumuman kelulusan dijadikan dalam satu perayaan. 

Pembina OSIS SMK IDSA Koba Yulita, SE. mengaku sekolahnya sengaja menyatukan kegiatan perpisahan dan pengumuman kelulusan guna menghindari euforia yang tidak terkontrol para siswa dalam kelulusan. 

"Setiap tahunnya kita selalu seperti ini. Dengan kita satukan begini, justru kita bisa lebih memantau para siswa kita dan menghindari mereka dari hal-hal diluar batas yang tidak kita inginkan. Karena kan diacara ini tentunya ada serangkaian acara perpisahan, jadi nanti para siswa pasti terfokus pada acara yang diselenggarakan oleh sekolah. Sehingga mereka pun tidak bisa pulang dulu sebelum acara ini selesai," ujar dia. (cr 30/rif/fer) 
 


Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
Mahasiswa UBB Beri Edukasi Pengolahan Sampah Plastik di Desa Padang Baru
Mahasiswa UBB Beri Edukasi Pengolahan Sampah Plastik di Desa Padang Baru
Jum'at, 25 September 2020 21:54 WIB
KOBA – Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB) di Desa Padang Baru, Kabupaten Bangka Tengah membuat berbagai kegiatan
Didit : Nomor 1 Atau 2 Sama Saja, Jangan Mau Diadu Domba
Didit : Nomor 1 Atau 2 Sama Saja, Jangan Mau Diadu Domba
Kamis, 24 September 2020 20:38 WIB
KOBA – Calon Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Didit Sri Gusjaya tak mempersoalkan nomor urut yang akan didapatkan Didit-Korari “BERDIKARI”.
Dapat Nomor Urut 1, H Ibnu Saleh Sebut Barokah dan Unggul
Dapat Nomor Urut 1, H Ibnu Saleh Sebut Barokah dan Unggul
Kamis, 24 September 2020 19:46 WIB
KOBA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah menetapkan nomor urut masing-masing paslon yang bertarung di Pilkada
Pilkada Bateng, Paslon BERIMAN Nomor Urut 1, Nomor 2 BERDIKARI
Pilkada Bateng, Paslon BERIMAN Nomor Urut 1, Nomor 2 BERDIKARI
Kamis, 24 September 2020 16:22 WIB
KOBA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar tahapan pengundian nomor pasangan calon (paslon) Bupati dan