Inspektorat Akan Periksa Laporan Keuangan Desa Sungkap Bangka Tengah


Inspektorat Akan Periksa Laporan Keuangan Desa Sungkap Bangka Tengah

KOBA - Inspektorat Kabupaten Bangka Tengah akan memeriksa laporan keuangan Pemerintah Desa Sungkap, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hal ini dilakukan merespons aksi demonstrasi besar-besaran ratusan warga yang meminta kepala Desa (kades) Sungkap transparansi penggunaan dana Desa dan dianggap sewenang-wenang menjalankan jabatan selama dua Tahun menjadi kades, sehingga berapa hari lalu warga berbondong bondong mendatangi kantor Desa Sungkap dan menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Desa, Jumat (7/08/2020).

"Terkait hal ini akan kita sampaikan kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan pihak Inspektorat Bangka Tengah untuk melakukan pemeriksaan sesuai dengan prosedur," kata Camat Simpangkatis, Roy Haris di Simpangkatis (7/8).

Hal itu dikemukakannya menyikapi dan menindaklanjuti aksi unjukrasa ratusan warga Desa Sungkap yang mendesak kepala desa setempat untuk mundur dari jabatan karena dinilai tidak transparan dalam melaporkan keuangan desa dan penyaluran dana BLT jauh dari azas keadilan dan kepatutan.


"Reaksi amarah warga dalam unjukrasa tentu bisa dimaklumi dalam kehidupan berdemokrasi, namun terkait tuntutan warga tentu kami sikapi lebih mendalam lagi untuk pembuktian," terangnya.

Roy mengatakan, apabila dari hasil pemeriksaan nanti ditemukan ada kesalahan fatal yang dilakukan kepala desa maka yang bersangkutan langsung diminta membuat surat pengunduran diri.

"Namun demikian, untuk memberhentikan kepala desa tentu ada proses dan mekanisme yang harus dijalankan sesuai aturan," ujarnya.

Sekitar 200 warga mendatangi kantor Desa Sungkap dan menyampaikan beberapa aspirasi di antaranya terkait penyaluran BLT yang belum tepat sasaran, penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat yang dinilai tidak tepat sasaran dan terkait kerjasama pihak desa dengan pabrik ayam potong di desa itu.

"Intinya kedatangan warga berunjukrasa karena menilai ada kejanggalan dan praktik tidak benar dalam penggunaan dana desa, maka kita tunggu hasil pemeriksaan Inspektorat," jelas Roy.(cr01)




Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
 Angin Kencang, Kanopi Pasar Rakyat Koba Ambruk
Angin Kencang, Kanopi Pasar Rakyat Koba Ambruk
Senin, 21 September 2020 17:08 WIB
KOBA – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Minggu (20/09/2020) dini hari mengakibatkan kanopi pasar rakyat Koba yang berlokasi
23 September Penetapan Paslon, KPU Bateng Ingatkan Paslon Batasi Masa
23 September Penetapan Paslon, KPU Bateng Ingatkan Paslon Batasi Masa
Jum'at, 18 September 2020 19:15 WIB
KOBA - Masih di tengah pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), memastikan akan membatasi jumlah pendukung
Kecamatan Pangkalan Baru Juara Umum Popda Bateng 2020
Kecamatan Pangkalan Baru Juara Umum Popda Bateng 2020
Kamis, 17 September 2020 21:20 WIB
KOBA – Kecamatan Pangkalan Baru meraih Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Bangka Tengah (Bateng)
Pemkab Bateng Gelar Rapat Tentang Keputusan Bersama MenpanRB, Mendagri, BKN, KASN dan Bawaslu Terkait Netralitas Pilkada 2020
Pemkab Bateng Gelar Rapat Tentang Keputusan Bersama MenpanRB, Mendagri, BKN, KASN dan Bawaslu Terkait Netralitas Pilkada 2020
Kamis, 17 September 2020 16:41 WIB
KOBA – Dalam upaya menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada Serentak tahun 2020. Pemkab Bangka Tengah (Bateng), Kamis