Lantaran Disebut Kerja Tak Becus Hingga Persoalan Pribadi Tisen Habisi Nyawa Taufik


Lantaran Disebut Kerja Tak Becus Hingga Persoalan Pribadi Tisen Habisi Nyawa Taufik

KOBA -- Kejadian pembunuhan di Desa Belilik Kecamatan Namang Bangka Tengah, pada tanggal 7 Mei 2020 lalu, menyisakan duka mendalam bagi pihak korban.

Dari hasil penyidikan, pihak Satreskrim Polres Bangka Tengah, pembunuhan sadis yang terjadi pada korban Taufik (33) warga Desa Namang Rt 002 Kecamatan Namang, di sebabkan pelaku merasa tersinggung terhadap korban, yang dianggapnya telah menyinggung persoalan pribadinya.

Diketahui, pelaku pembunuhan yakni, Edo alias Hidol alias Tisen (30) Warga Jalan raya Koba Km 27, RT 005 RW 001 Desa Belilik Kecamatan Namang.

"Jadi motifnya adalah pelaku merasa tersinggung terhadap beberapa ucapan korban, karena pelaku menganggap sudah diremehkan oleh korban. Bahkan, apapun yang di kerjakan oleh pelaku, tak ada satu pun yang becus menurut korban." Ungkap Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo saat menggelar konfrensi pers, pada Senin (11/5) pagi.

Lanjut, dikatakan kapolres, dari beberapa ucapan yang dianggap oleh pelaku sudah meremehkan diri, di perparah lagi, dengan ucapan korban yang menyudutkan pelaku. Bahwa anak pelaku yang ada saat ini, bukan anak dari pelaku. Dan, korban juga menyebutkan ada kewajaran, bahwa pelaku saat ini yang sudah berpisah dengan istrinya, dikarenakan ketidakbecusan pelaku menurut korban.

"Selain dari itu, korban juga sudah menyudutkan pribadi, mulai soal anak hingga soal istrinya. "Dari beberapa ucapan korban ini, akhirnya pelaku naik pitam dan menghabisi nyawa korban." Lanjutnya. 

Sementara, pelaku Tisen (30) berhasil diamankan  setelah satu hari ia membunuh korban. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Bangka Tengah, berikut baran bukti seperti sebilah senjata tajam (pisau) dengan panjang kurang lebih 26 Cm, dua bilah parang berukuran 57 Cm dan 47 Cm. 

"Pelaku berikut BB (Barang Bukti), sudah kita amankan, pelaku diancam dengan pasal 338 KUHP, Jo pasal 351 ayat 3 KUHP ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujar Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo. (Rb)




Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
Kabar Baik, Satu Pasien Positif Covid-19 Bateng Dinyatakan Sembuh
Kabar Baik, Satu Pasien Positif Covid-19 Bateng Dinyatakan Sembuh
Kamis, 04 Juni 2020 21:20 WIB
KOBA - Kabar baik datang dari Kabupaten Bangka Tengah, satu warga Kabupaten Bangka Tengah yang sebelumnya menjalani perawatan akibat terjangkit
Pasien Positif Covid-19 di Bangka Tengah Bertambah 1 Orang, Total 4 Terkonfirmasi Positif
Pasien Positif Covid-19 di Bangka Tengah Bertambah 1 Orang, Total 4 Terkonfirmasi Positif
Kamis, 04 Juni 2020 18:29 WIB
KOBA-- Pasien positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung sejak dinyatakan positif Rabu (2/6) kemarin bertambah
Kapolsek Lubuk Besar Bersyukur, Hasil Rapid Test 25 Personil Non Reaktif
Kapolsek Lubuk Besar Bersyukur, Hasil Rapid Test 25 Personil Non Reaktif
Rabu, 03 Juni 2020 21:19 WIB
KOBA - 25 personel Polsek Lubuk Besar dan pekerja harian lepas di Polsek setempat menggelar rapid test, Rabu (03/06/2020). Rapid
Jadi Sekolah Percontohan, SMKN 2 Koba Terapkan Protokol Kesehatan
Jadi Sekolah Percontohan, SMKN 2 Koba Terapkan Protokol Kesehatan
Selasa, 02 Juni 2020 19:13 WIB
KOBA - SMK Negeri 2 Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (02/06/2020) mulai melaksanakan kegiatan