Kasubsi Keimigrasian Pangkalpinang; Kedua Yachtres Singgah Miliki Dokumen Lengkap


Kasubsi Keimigrasian Pangkalpinang; Kedua Yachtres Singgah Miliki Dokumen Lengkap

KOBA - Terkait dua orang pelayar asing (Yachtres) yakni Erienne Pierre Jackue alias Ethan (33) asal Pancis dan Carl Johan Anders alias Charlie (37) asal Swedia yang terdapar sejak Jumat (22/11) pekan lalu hingga Selasa (26/11) siang, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Keimigrasian Pangkalpinang didampingi instansi terkait mulai dari Kepolisian, Kesbangpol, Satpolpp Bangka Tengah hingga Camat Koba, dinyatakan keseluruhan dokumen dimiliki kedua Yachtres tersebut lengkap tak bermasalah.

Kasubsi Keimigrasian Pangkalpinang, Riski Haris didampingi Kasubsi Intelijen, Juli Purbono saat dikonfirmasi awak media seusai melakukan pengecekan dokumen perjalanan kedua Yachtres di pantai Airbatu di pantai Komplek Kobatin, Selasa (26/11) siang, mengatakan, pihaknya didampingi instansi terkait dari Pemda Bateng hingga kepolisian telah memeriksa langsung kelengkapan dokumen kapal dan perjalanan kedua Yachtres tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan dokumen keduanya tadi, semuanya lengkap tak ada masalah, sehingga keduanya diperbolehkan melanjutkan pelayarannya," ungkap Riski Haris.

Dikatakan Riski, berdasarkan keterangan dari kedua Yachtres, sebelumnya mereka berlayar masuk dari perairan Lombok, kemudian lanjut ke Bali, kemudian sebuah pulau kecil yang tak diketahui namanya dan terkahir terdampar di perairan Bangka, tepatnya di pantai Airbatu Padangmulia, Koba tepatnya di pantai komplek Eks Kobatin ini pada Jumat (22/11) lalu.

"Sebelumnya mereka mengalami beberapa kendala, mulai dari masalah mesin hingga kehabisan bahan bakar. Setelah semua selesai diperbaiki, termasuk suplay bahan bakar. Siang ini, kedua Yachtres ini akan melanjutkan perjalanan ke Batam, kemudian ke Malaysia," ungkapnya.

Diakui Riski, kedua Yachtres ini juga sudah mengerti aturan berlaku di Keimigrasian Indonesia, terkait kelengkapan dokumen, visa perjalan dan lainnya. "Visa kunjungan sebagai turis milik keduanya, masih panjang dan dokumen-dokumen lainnya tak ada masalah, sehingga mereka diperbolehkan melanjutkan pelayaran," katanya. 

Sedangkan Yanto, nelayan yang pertamakali menolong kedua Yachtres itu, kepada awak media mengungkapkan, sehabis Jumatan (22/11) pekan lalu, kedua Yachtres ini merapat ke pantai, minta dihantarkan membeli bahan bakar dan ke ATM terdekat juga minta anter beli paket kartu internet. 

"Saya bantu hantarkan keduanya beli solar, ke ATM hingga beli paket data, kemudian menghantarkan solar ke Yacht yang berlabuh jangkar kurang lebih sekitar 1 mil itu. Kemudian, keduanya balik lagi ke darat katanya mau ke mini market, selepas itu saya tidak tahu lagi," pungkas Yanto. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Disperindagkop UKM Bateng Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur
Jum'at, 20 Desember 2019 19:15 WIB
KOBA - Di penghujung tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) kembali meraih penghargaan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi,
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Dinas Perikanan Bateng Sampaikan Program Unggulan ke Kementerian Kelautan Perikanan
Rabu, 18 Desember 2019 15:05 WIB
KOBA - Guna menyampaikan beberapa program unggulan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), maka Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bateng, Taufik bersama beberapa
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Kontraktor Siap Bertanggungjawab Perbaiki Pasar Rakyat Koba
Rabu, 18 Desember 2019 17:30 WIB
KOBA - Pihak Kontraktor Pembangunan Pasar Rakyat Koba tahun 2017, melalui pengawas lapangan yakni Iwang mengaku pihaknya siap bertanggungjawab memperbaiki
Hj Iriani Ibnu Hadiri Lomba Masak di Desa Tanjungpura
Hj Iriani Ibnu Hadiri Lomba Masak di Desa Tanjungpura
Rabu, 18 Desember 2019 17:00 WIB
SUNGAISELAN - Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Hj Iriani Melita Ibnu Saleh, menghadiri acara lomba memasak nasi goreng