Sehari Sidang Isbat Nikah, Pemda Bateng Targetkan 100 Pasang Pengantin


Sehari Sidang Isbat Nikah, Pemda Bateng Targetkan 100 Pasang Pengantin

KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Bangka Belitung (Babel), melihat dan mempelajari secara proses pelaksanaan Sidang Isbat Nikah di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Senin (4/11). Untuk selanjutnya, proses tersebut siap diterapkan di Bateng. 

Untuk diketahui, Sidang Isbat Nikah di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel yang sudah berjalan sejak empat tahun terakhir ini diikuti peserta 100 pasang pengantin. Kemudian, oleh Kemenag setempat buku nikah selesai dicetak di hari yang sama dan langsung diberikan langsung kepada peserta sidang isbat yang antuasias sukseskan program itu.

Sementara itu, Bupati Bateng DR Ir H Ibnu Saleh MM kepada awak media, Selasa (5/11), mengatakan, jika program sidang isbat nikah seperti yang diterapkan di Bumi Secaram Seguguk Kabupaten Ogan Ilir tersebut merupakan hal positif dan luarbiasa dengan melibatkan tiga instansi vertikal dan daerah secara bersamaan yakni Disdukcapil, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama. 

"Sidang Isbat Nikah di Ogan Ilir yang diikuti 100 pasangan pengantin ini, program luar biasa. Pemkab Bateng dengan melibatkan Disdukcapil pun sudah melakukan study, saya juga sudah melihat langsung bagaimana prosesnya. Kita juga siap mengadopsi bagaimana formula dalam program di Ogan Ilir tersebut, untuk diterapkan di Bumi Selawang Segantang Kabupaten Bateng kedepan," kata Bupati Ibnu Saleh.

Lanjutnya, sejak tiga tahun terakhir, Kabupaten Bateng juga menyelenggarakan Sidang Isbat Nikah, hanya saja peserta pertahunnya paling banyak 60 pasang saja tak sebanyak di Kabupaten Ogan Ilir.


"Buku nikah, bagian dari dokumen kependudukan yang harus dimiliki masyarakat. Kita ingin mengUnggulkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) di Kabupaten Bateng," tandasnya. 

Dari study dipelajari di Kabupaten Ogan Ilir, suksesnya Sidang Isbat Nikah disana juga didukung dengan anggaran. Hal inilah yang akan dibahas bersama pihak legislatif, sehingga kebutuhan akan dokumen kependudukan khususnya buku nikah terpenuhi.

Ia mencontohkan, dalam panitia terpadu di Ogan Ilir, semua yang terlibat mulai dari operator hingga hakim dibuatkan Surat Tugas sidang Isbat, kemudian diberikan honorium bersumber dari APBD. 

"Selama ini, dalam gelaran sidang isbat nikah di Bateng tidak ada Honorarium karena tidak dianggarkan, penganggaran hanya untuk biaya administrasi sidang isbat di Pengadilan Agama, kemudian selama 3 tahun belakang program tersebut berjalan di Bateng, Pemkab hanya memfasilitasi tempat sidang isbat saja, pasca sidang isbat, beberapa minggu kemudian buku nikah dicetak.

"Melalui study di Kabupaten Ogan Ilir ini, semogab kita bisa melaksanakan sidang isbat untuk 100 pasang pengantin dalam sehari," pungkas Bupati Ibnu Saleh. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Pemda Bangka Tengah Sampaikan Propemperda 2020
Pemda Bangka Tengah Sampaikan Propemperda 2020
Rabu, 13 November 2019 14:00 WIB
KOBA - Setelah Raperda Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tahun anggaran 2019 disampaikan, dalam Paripurna bertempat di gedung DPRD Bateng, Rabu
Pemda Bangka Tengah Sampaikan Dua Raperda 2019
Pemda Bangka Tengah Sampaikan Dua Raperda 2019
Rabu, 13 November 2019 14:18 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) DR Ir H Ibnu Saleh MM melalui Wabup Yulianto Satin, menyampaikan dua Rancangan Peraturan
MUI Bateng Gelar Pembinaan Ibadah Syariah
MUI Bateng Gelar Pembinaan Ibadah Syariah
Selasa, 12 November 2019 12:00 WIB
KOBA - Sebanyak 220 peserta terdiri dari Pengurus Masjid, Petugas Pengurus Jenazah Desa, Penghulu Desa, Pengurus MUI, Ikatan Remaja Masjid
Bupati Ibnu Harap Lulusan CPNS 2019 Putra Daerah Mendominasi
Bupati Ibnu Harap Lulusan CPNS 2019 Putra Daerah Mendominasi
Selasa, 12 November 2019 14:30 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Dr Ir H Ibnu Saleh MM menyampaikan harapannya, agar tes CPNS pada awal 2020