Cucu Durhaka Pembawa Petaka, Bunuh Nenek Curi Harta


Cucu Durhaka Pembawa Petaka, Bunuh Nenek Curi Harta

// Pelaku Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
// Uang dan Emas Korban Disembunyikan Dalam Teko

SIMPANGKATIS - Tragedi penganiayaan yang berujung tewasnya nenek Nur warga Desa Celuak Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang menghebohkan warga pada Minggu (28/7) dini hari itu, menyisakan kisah panjang mulai dari sejumlah uang dan perhiasan korban yang dicuri oleh Welly Romadhan (18) yang tak lain adalah cucu dari korban, hingga pelaku meminta maaf dan ampun di pusara sang nenek.

Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Edison LB Sitanggang dalam konfrensi persnya di Mapolres Bateng, Kamis (1/8) siang, mengatakan setelah pelaku Welly (18) melakukan penganiayaan hingga berujung tewasnya nenek Nur (60) yang merupakan neneknya sendiri ini, Kemudian pelaku mengacak-acak seisi rumah. 

Kemudian, nenek Nur yang diduga tewas akibat pukulan keras di bagian mata dan pelipis kanannya itu, mulutnya dilakban dan tangannya diikat oleh pelaku. Kemudian pelaku, mengambil uang senilai Rp.37.471.000,-, pasca kejadian puluhan juta itu sempat disembunyikan Welly ke dalam gulungan tikar, sebagian lagi di dalam teko air minum bersamaan dengan dompet dan perhiasan emas totalnya 300 mata terdiri dari sebuah gelang berbentuk rantai, enam buah cincin, sebuah kalung berbentuk rantai berikut dengan liontin berbentuk lambang hati.

"Barang bukti uang dan perhiasan tersebut, baru diketahui setelah Welly ditangkap oleh timgab Polres Bateng dan Polsek Simpangkatis dan mengakui perbuatannya. Ternyata kesemua barang bukti hasil kejahatannya masih disimpan di dalam rumahnya. Saat ini, tersangka dan kesemua barang bukti mulai dari uang, perhiasan, sebilah pisau, satu stel pakaian korban, satu buah celana tersangka dan sehelai seprai terdapat bercak darah telah diamankan di Mapolres Bateng," ungkap Kapolres Edison.

Kendati pelaku serapih mungkin menutupi aksinya dengan rapih, namun akhirnya tetap terungkap juga karena dari hasil olah TKP di rumah korban ditemukan banyak sidik jari pelaku Welly Romadhan.

"Pihak Kepolisian menjeratnya dengan pasal 351 KUHP tentang tindak penganiayaan menyebabkan orang lain meninggal dunia, dengan tuntutan kurangan penjara diatas 5 tahun," tegas Kapolres Edison.

///Keluarga Berterimakasih Kepada Kepolisian

Sementara itu, Ruslan yang merupakan menantu nenek Nur mewakili pihak keluarga mengungkapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian karena telah mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkam orang lain meninggal dunia ini.

"Kami ucapkan terima kasih atas kinerja kepolisian yang telah mengungkap kasus tewasnya ibu kami ini, hanya saja keluarga besar sangat kaget dan tak menyangka sama sekali jika pelakunya adalah Welly yang tak lain adalah keponakan kami atau cucu nenek Nur sendiri," kata Ruslan seraya menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.

///Pelaku Bersimpuh di Pusara Nenek Nur Dengan Pengawalan Kepolisian

Setelah ditangkap dan diamankan pihak kepolisian, Welly sempat memohon minta hantarkan ke makam nenek Nur di TPU Desa Celuak pada Rabu (31/7) malam. Dengan pengawalan ketat pihak kepolisian, Welly bersimpuh sembari mencium pusara sembari meminta maaf dan ampunan.

"Semalam (Rabu malam, red), Welly sempat ke makam neneknya dengan dikawal ketat pihak kepolisian, Welly meminta maaf dan ampun diatas pusara neneknya. Welly juga menunjukkan dan menyerahkan barang bukti yang sempat disimpannya kepada petugas, berupa perhiasan emas nenek Nur totalnya 300 mata juga uang Rp.37jutaan," ungkap Ruslan menantu dari Almarhumah Nenek Nur. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Bupati Bateng Menghadiri Perayaan Tjhit Ngiat Pan
Bupati Bateng Menghadiri Perayaan Tjhit Ngiat Pan
Senin, 19 Agustus 2019 06:33 WIB
PANGKALANBARU – Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh menghadiri acara Perayaan Tjhit Ngiat Pan (Sembayang Rebut) di Desa Benteng, Batu Belubang
Lomba Kicau Mania Bupati Bangka Tengah Cup Diikuti Ratusan Peserta
Lomba Kicau Mania Bupati Bangka Tengah Cup Diikuti Ratusan Peserta
Senin, 19 Agustus 2019 06:32 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) DR Ir H Ibnu Saleh MM menghadiri lomba kicau mania yang dilaksanakan dalam rangka
Bupati Ibnu "Kick Off" di Turnamen Sepak Bola Antar RT
Bupati Ibnu "Kick Off" di Turnamen Sepak Bola Antar RT
Senin, 19 Agustus 2019 06:30 WIB
NAMANG - Tendangan Pertama Bupati Bangka Tengah DR Ir H Ibnu Saleh MM sebagai tanda dimulainya final Turnamen Sepak Bola
Bupati Ibnu Letakkan Batu Pertama Masjid Uswatun Hasanah Jelutung
Bupati Ibnu Letakkan Batu Pertama Masjid Uswatun Hasanah Jelutung
Senin, 19 Agustus 2019 06:29 WIB
NAMANG - Bupati Bangka Tengah DR Ir H Ibnu Saleh MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Uswatun Hasanah Desa