Misteri Kasus Pembunuhan Nek Nur Terungkap, Pelaku Pembunuhan Ternyata Welly Cucu Korban


Misteri Kasus Pembunuhan Nek Nur Terungkap, Pelaku Pembunuhan Ternyata Welly Cucu Korban

SIMPANGKATIS - Kasus pembunuhan sadis Nenek Nur atau Nor (60) yang menggegerkan warga Desa Celuak, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada Minggu (28/7) dini hari akhirnya bisa diungkapkan oleh timgab Polres Bangka Tengah (Bateng) dan Polsek Simpangkatis. Pelaku adalah Welly Romadhan (18) yang tak lain merupakan cucu korban sendiri, berhasil dibekuk petugas pada Selasa (30/7) malam.

Dari informasi dihimpun Radar Bangka, kasus ini terkuak setelah petugas tim gabungan Polres Bateng dan Polsek Simpangkatis melakukan pengembangan dari hasil pemeriksaan para saksi dan informasi diperoleh sebelumnya.

Setelah kesimpulan dari hasil pemeriksaan, dugaan sebagai pelaku pembunuhan korban nenek Nur mengarah kepada Welly Romadhan. Kemudian, pada Selasa (30/7) kemarin, petugas langsung bergerak untuk mengamankan tersangka. 

Malam itu juga, sekitar pukul 20.00 WIB setelah rencana dan persiapan timgab matang langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka Welly Romadhan yang saat itu sedang duduk di samping rumah Rus  yang merupakan paman pelaku di Desa Celuak juga. Setelah berhasil ditangkap, tersangka Welly langsung dibawa dan diamankan ke Mapolsek Simpangkatis untuk menjalani proses hukumnya.

Saat menjalani pemeriksaan petugas penyidik, tersangka Welly mengakui bahwa dirinya telah menganiaya nenek Nur pada malam kejadian itu dengan cara memukul dengan kepalan tangan secara berulang-ulang di bagian mata dan pelipis kanan korban hingga tak sadarkan diri hingga akhirnya tewas.

Dalam presrilis yang digelar di Mapolres Bateng, Kamis (1/8) siang, Kapolres Bateng, AKBP Edison LB Sitanggang SIK membenarkan, jika pihaknya berhasil mengungkap kasus pembunuhan nenek Nur atau Nor yang menghebohkan warga Desa Celuak pada Minggu (28/7) dini hari lalu, kemudian timgab membekuk tersangka dalam kasus pembunuhan ini yang tak lain adalah orang dekat korban atau tepatnya cucu korban yakni Welly Romadhan pada Selasa (30/7) malam.

"Tersangka Welly ini telah kami amankan di Mapolres Bateng dan masih menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut. Kepada penyidik, pelaku telah mengakui bahwa dirinya yang telah menganiaya nenek Nur dengan pukulan tangan kosong di bagian mata dan pelipis kanan korban meregang nyawa," ujar Kapolres Edison. 

Lanjutnya, setelah tersangka Welly ini mengetahui jika neneknya sudah tewas, selanjutnya untuk mengelabuhi orang lain termasuk aparat yakni dengan cara mengikat kedua tangan korban menggunakan seutas tali, mengacak-acak seisi rumah mulai dari perabot rumah tangga hingga isi lemari pakaian korban. 

"Kepada petugas tersangka mengakui, bahwa hal itu maksudkan, agar orang lain yang melihat nanti seolah-olah nenek Nur ini meninggal akibat jadi korban pencurian dan penganiayaan oleh orang lain," ungkapnya.

Dari tersangka, petugas berhasil mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk mencongkel, selembar celana pelaku saat malam kejadian, sehelai kain seprei yang terdapat bercak darah korban, sepasang baju yang dikenakan korban pada malam kejadian, 300 mata emas terdiri dari sebuah gelang berbentuk rantai, enam buah cincin, sebuah kalung berbentuk rantai berikut dengan liontin berbentuk lambang hati, selain itu juga ada uang tunai Rp 37.471.000,-.

"Welly Romadhan tersangka pelaku pembunuhan nenek Nur yang tak lain adalah neneknya sendiri ini dijerat dengan pasal 351 KUHP, ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun," tandas Kapolres Edison. (and)




Banner

Berikan Komentar

Koba Lainnya
Bupati Bangka Tengah Salurkan Bantuan Bagi Para Pencari Kerja
Bupati Bangka Tengah Salurkan Bantuan Bagi Para Pencari Kerja
Jum'at, 03 Juli 2020 18:22 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah, Ibnu saleh serahkan bantuan sarana peralatan kerja ini bagi para pencari kerja di Bangka Tengah
Aset Koba Tin Tak Terurus, Era Susanto Tegaskan Tingkatkan Keamanan
Aset Koba Tin Tak Terurus, Era Susanto Tegaskan Tingkatkan Keamanan
Kamis, 02 Juli 2020 15:49 WIB
KOBA - Ketua Komisi III DPRD Bangka Tengah, Era Susanto, soroti maraknya penjarahan sejumlah oknum masyarakat terhadap aset PT Koba
Dapati Laporan Warga Sakit DPD KNPI Bateng Sigap Bergerak Berikan Bantuan Kemanusiaan
Dapati Laporan Warga Sakit DPD KNPI Bateng Sigap Bergerak Berikan Bantuan Kemanusiaan
Kamis, 02 Juli 2020 15:47 WIB
KOBA - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kamis (02/07/2020) pagi mendatangi rumah warga Desa Kulur,
23 Personil Polres Bateng Naik Pangkat, Salah Satunya Iptu M Boy Akbar
23 Personil Polres Bateng Naik Pangkat, Salah Satunya Iptu M Boy Akbar
Rabu, 01 Juli 2020 19:20 WIB
KOBA -- Bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke 74 sebanyak 23 personil Polres Bangka Tengah mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih