Penindakan Hukum Terkesan Lemah, Bola Panas Ditangan Gubernur


Penindakan Hukum Terkesan Lemah, Bola Panas Ditangan Gubernur

PEMBERITAAN di Radar Bangka pada Minggu (16/6) kemarin terkait aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan lindung (HL) dan reklamasi PT Koba Tin Merapen, Desa Lubukbesar, Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah yang memviral mendapat beragam tanggapan dari para netizen.

Keseriusan para pemangku kebijakan hingga aparat terkait sangat dipertanyakan masyarakat yang cinta kelestarian alam dan lingkungan.

Diantaranya, komentar akun facebook Yasir Munjang. "Sudah jelas HL. Berarti tinggal tindak, kalau tidak sanggup di bawah hajar lewat pusat pasti selesai. Jangan dimulai untuk memberi sedikit celah merusak di daerah kawasan HL di Bangka yang kecil ini," ungkapnya.

Sementara akun Hependi Pendi mengomentari. "Sudah terlambat, mending dak usah diangkat agik berita kayak ini percuma, ibarat bola ditendang lambung tapi dak de yang nak nanduk e," katanya.

Sedangkan akun Herdian Farid Effendi menegaskan. "Sebagai Insan Pers, sudah selayaknya memberikan informasi tentang rusaknya kawasan HL oleh manusia rakus yang hanya memperkaya diri sendiri tanpa memikirkan sebab akibatnya kedepan. Dan ini merupakan pukulan telak untuk para Aparat kepolisian, jangan hanya diam karena yang dilakukan pemilik modal sudah keterlaluan. Jangan sampai praduga masyarakat ada oknum yang bermain dengan para cukong," ungkapnya.

Sedangkan akun Ario Gugun Ranger mengatakan. "Susah Ngomong lah Om. 
Semoga Gakkum dan KPK turun tangan," tegasnya.

Sementara akun Wahyu Firdaus menimpali. "Sebener e, kalau hukum berjalan, tidak akan ada yang berani," pungkasnya.

Sementara Kepala KPHP Sungaisembulan, Badariah setelah dikonfirmasi harian melalui pesan WA terkait aktivitas tambang skala besar di kawasan HL Merapen tersebut, Senin (17/6) pagi mengatakan, pihaknya akan membentuk tim untuk penanganan lebih lanjut. "Maaf...kami akan bentuk team terpadu untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi harian ini setelah pembentukan tim yang dimaksud, sanksi seperti apa yang bakal dikenakan terhadap para perusak HL Merapen itu untuk menimbulkan efek jera?. Terlebih, jika sah-sah terbukti para cukong disana beraktivitas dengan tidak mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang prosesnya tidak gampang bahkan harus sampai ke Kementerian.

Menanggapi hal itu, Badariah menegaskan team dibentuk oleh Gubernur, jadi bukan pihaknya yang berwenang menjawab itu.

"Team dibentuk Gubernur (Gubernur Babel Erzaldi Rosman, red). Jadi yang berwenang untuk menjawab bukan saya..maaf," pungkas Badariah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung, Marwan saat dikonfirmasi harian ini melalui sellulernya sebelumnya memberikan jawaban, jika pihaknya meminta agar para cukong yang beraktivitas di kawasan HL Merapen, Lubukbesar tersebut memiliki hati nurani dengan tidak merusak kawasan HL.

"Semua cukong-cukong yang diberitakan beraktivitas di Merapin, agar punya hati nurani," katanya.

Marwan juga mempersilahkan para cukong mencari kekayaan, asalkan tidak dengan merusak kawasan HL.

"Silahkan mencari kekayaan, tapi jangan merusak HL. Karena selama ini HL telah melindungi manusia dari berbagai musibah bencana. Dan tugas kita, adalah merawatnya agar Tuhan tidak murka kepada manusia," tandasnya.

Sebelumnya, diduga ada tiga cukong yang berada dibalik aktivitas tambang Merapin, Lubukbesar yakni AKH yang ternyata warga Pangkalpinang bukan dari Muntok, Bangkabarat. Kemudian, AO asal Sungailiat dan YY disebut-sebut dari Lubukbesar. Aktivitas tambang disana, dilakukan dengan sistem tambang besar jenis TN hingga Fuso. (and)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Penolakan Tambang Timah Laut Desa Batuberiga, Pemda Bateng Support Aspirasi Masyarakat
Penolakan Tambang Timah Laut Desa Batuberiga, Pemda Bateng Support Aspirasi Masyarakat
Selasa, 19 November 2019 13:00 WIB
KOBA - Pemkab Bangka Tengah (Bateng) mendukung hasil musyawarah masyarakat Desa Batuberiga, Kecamatan Lubukbesar yang disampaikan ke DPRD Bateng, Senin
Hj Iriani Ibnu: Workshop STEAM Tingkatkan Kreativitas Guru Paud
Hj Iriani Ibnu: Workshop STEAM Tingkatkan Kreativitas Guru Paud
Senin, 18 November 2019 15:13 WIB
KOBA - Guna meningkatkan kreativitas para guru PAUD di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), maka Himpaudi Bateng bekerjasama dengan Himpaudi Babel
Bawaslu dan KPU Bateng Terima Pinjam Pakai Kendaraan Operasional
Bawaslu dan KPU Bateng Terima Pinjam Pakai Kendaraan Operasional
Senin, 18 November 2019 13:20 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Dr Ir H Ibnu Saleh MM menyerahkan kendaraan dua unit mobil operasional pinjam pakai
Enam Fraksi DPRD Setujui Raperda APBD Bateng 2020 Jadi Perda
Enam Fraksi DPRD Setujui Raperda APBD Bateng 2020 Jadi Perda
Senin, 18 November 2019 15:00 WIB
KOBA - Keenam fraksi DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dalam gelaran paripurna, Senin (18/11) pagi, menyatakan setujui terhadap rancangan peraturan